Surabaya (tutur.co.id) – Pemerintah Kota Surabaya terus mengintensifkan program Gerakan Pasar Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026. Program tersebut digelar serentak di 31 kecamatan di Kota Surabaya hingga 14 Maret 2026.
Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi pasar murah di Surabaya. Sidak dilakukan di Kantor Kelurahan Simomulyo Baru serta Balai RW 1 Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Pakal.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan distribusi bahan pokok bersubsidi berjalan lancar serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pasar Murah Sediakan Berbagai Kebutuhan Pokok
Program pasar murah yang diselenggarakan Pemkot Surabaya menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Komoditas yang dijual antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, cabai rawit, cabai merah besar, daging sapi, hingga daging ayam.
Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih stabil di tengah meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.
Menurut Wali Kota Eri Cahyadi, kegiatan pasar murah dilaksanakan selama beberapa hari sebagai bagian dari upaya pemerintah kota menjaga daya beli masyarakat.
Wali Kota Beri Kejutan Sembako Gratis
Dalam kunjungan tersebut, Eri Cahyadi yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, juga memberikan kejutan kepada warga yang hadir.
Secara pribadi, ia membagikan paket sembako gratis yang terdiri dari beras, gula, dan minyak goreng kepada masyarakat. Paket tersebut dibagikan kepada warga di beberapa titik lokasi pasar murah yang dikunjungi.
Bantuan yang diberikan meliputi sekitar 100 kantong beras, 100 kantong gula pasir, dan 100 liter minyak goreng yang dibagikan secara langsung kepada warga.
Langkah tersebut disebut sebagai bentuk kepedulian sekaligus contoh praktik berbagi di bulan Ramadan.
Edukasi Zakat dan Kepedulian Sosial
Selain memastikan program pasar murah berjalan dengan baik, Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial selama bulan Ramadan.
Ia menilai Ramadan merupakan momentum yang tepat bagi masyarakat yang mampu untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan, termasuk melalui zakat dan sedekah.
Melalui aksi sederhana tersebut, ia berharap dapat mendorong masyarakat untuk saling membantu sehingga kebutuhan warga menjelang Lebaran dapat terpenuhi.
Pemkot Surabaya Jaga Stabilitas Harga Pangan
Program pasar murah juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Surabaya dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Eri Cahyadi menyampaikan bahwa pemerintah kota akan terus memantau kondisi harga bahan pokok di pasar guna mencegah lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat.
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebihan terhadap kebutuhan pokok. Imbauan tersebut sejalan dengan pesan pemerintah pusat agar masyarakat tetap berbelanja secara bijak menjelang hari raya.
Dengan adanya pasar murah yang digelar di berbagai wilayah, Pemkot Surabaya berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasar menjelang Lebaran 2026. (sas)

