Jakarta (tutur.co.id) – Keputusan mengejutkan datang dari Timnas Indonesia jelang ajang FIFA Series 2026. Pemain diaspora Dean James dipastikan tidak masuk dalam skuad akhir yang akan berlaga di turnamen tersebut.
Padahal sebelumnya, pemain yang kini berkarier di klub Belanda itu sempat masuk dalam daftar 41 pemain awal dan bahkan lolos hingga tahap 24 besar.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengonfirmasi bahwa pencoretan Dean James dilakukan di tahap akhir seleksi pemain.
Menurutnya, keputusan tersebut bukan karena faktor teknis semata, melainkan keterbatasan kuota pemain yang bisa didaftarkan.
“Kalau Dean James menang, kita batalkan karena memang hanya 23 pemain yang bisa didaftarkan,” ujar Sumardji.
Ia menegaskan, keputusan ini murni karena regulasi turnamen yang membatasi jumlah pemain dalam skuad final.
Dalam ajang FIFA Series 2026, setiap tim hanya diperbolehkan mendaftarkan 23 pemain. Sementara itu, Timnas Indonesia sebelumnya memanggil 24 pemain ke pemusatan latihan.
Kondisi tersebut membuat satu pemain harus dicoret dari daftar akhir, dan Dean James menjadi nama yang harus tersingkir.
Sumardji juga menyebut bahwa pelatih John Herdman telah mengetahui keputusan ini dan menerima situasi tersebut.
Sejak menjalani proses naturalisasi pada 2025, Dean James tercatat sudah tampil lima kali bersama Timnas Indonesia.
Pencoretan ini tentu menjadi pukulan bagi pemain tersebut, mengingat ia sempat masuk dalam rencana awal skuad untuk FIFA Series.
Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani laga perdana FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Jika berhasil meraih kemenangan, skuad Garuda akan melaju ke partai final dan menghadapi pemenang laga antara Bulgaria kontra Kepulauan Solomon.
Meski harus kehilangan satu pemain, Timnas Indonesia tetap optimistis tampil maksimal di hadapan publik sendiri dalam ajang internasional ini. (sas)

