Jakarta (Tutur.co.id) – Persija Jakarta masih di peringkat ketiga klasemen sementara Super League 2025/2026. Tim Macan Kemayoran mengantongi 51 poin dari 24 pertandingan.
Persija tertinggal enam poin dari Persib Bandung yang memuncaki klasemen. Sementara di posisi kedua ada Borneo FC yang mengoleksi 53 dengan jumlah pertandingan yang sama.
Direktur Olahraga Persija Jakarta Bambang Pamungkas menyebut persaingan juara saat ini melibatkan ketiga tim tersebut. Jika ingin juara, Rizky Ridho dan kawan-kawan tidak boleh terpeleset dalam 10 laga terakhir.
Dalam hitung-hitungannya, Bepe mengungkapkan perbedaan di antara Persija, Persib, dan Borneo FC akan sangat tipis. Namun, dia tidak menyebutkan dalam hitung-hitungannya ini Persija akan berada di posisi pertama pada pekan berapa.
Legenda Persija itu hanya berharap tim kesayangan Jakmania ini berada di posisi puncak pada pekan terakhir. Pada laga terakhir akan menjamu Semen Padang pada 23 Mei.
“Terkait dengan kapannya kita akan mengkudeta, kan saya enggak ceritakan poin tipis satu atau dua itu kita di mana, kan saya enggak ceritakan kan? Tapi, bagi kami yang penting adalah semoga di akhir musim setelah pekan ke-34 kita di nomor satu,” ucap pria yang akrab disapa Bepe itu dalam acara Ngopi Bareng Persija di Kantor Persija, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026).
Dari sepuluh laga itu, lima di antaranya Macan Kemayoran akan memainkan laga kandang. Satu di antaranya Persija menjamu Persib Bandung pada pekan ke-32 yang digelar 10 Mei.
“Jadi sekali lagi, masih 10 pertandingan, itu masih banyak hal yang bisa terjadi. Masih ada 30 poin yang bisa diperebutkan,” tandas Bepe.
Sepuluh laga ini akan dimulai saat Rizky Ridho dan kawan-kawan dengan menjamu Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara pada Minggu (15/3) pukul 20.30 WIB.

