Teheran (Tutur.co.id) – Langit malam di sekitar ibu kota Iran berubah menjadi lautan api pada Sabtu malam (7/3/2026). Beberapa gudang penyimpanan minyak dilaporkan menjadi sasaran serangan yang memicu rentetan ledakan besar, mengguncang kawasan tersebut dan menerangi langit dengan kobaran cahaya dari kejauhan.
Ledakan demi ledakan terdengar dari berbagai penjuru kota. Warga melaporkan kilatan cahaya disusul dentuman keras yang menggema beberapa kali terjadi. Dalam waktu singkat, langit di atas fasilitas penyimpanan bahan bakar itu dipenuhi api yang berkobar dan asap hitam tebal yang membumbung tinggi.
Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan momen-momen menegangkan setelah serangan terjadi. Kobaran api tampak melahap area penyimpanan minyak, sementara kepulan asap pekat naik ke udara, membentuk bayangan gelap yang terlihat dari kejauhan.
Sejumlah gambar dan video dari lokasi kejadian dipublikasikan oleh kanal pemantau media sosial Vahid Online. Dokumentasi tersebut menunjukkan bukan hanya satu ledakan, melainkan rangkaian ledakan susulan yang terjadi setelah serangan awal, memperkuat kesan bahwa fasilitas tersebut mengalami kerusakan serius.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari otoritas Iran mengenai jumlah korban jiwa maupun tingkat kerusakan yang ditimbulkan oleh insiden tersebut. Ketidakpastian ini semakin menambah ketegangan dan spekulasi mengenai skala sebenarnya dari serangan tersebut.
Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan. Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai laporan telah menyebut adanya serangan yang menargetkan fasilitas energi yang terkait dengan kepentingan militer Iran, membuat insiden terbaru ini semakin mempertegas eskalasi situasi yang sedang berlangsung.

