Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Aturan Baru Sopir Truk, Harus Jago Bahasa Inggris!

Aturan Baru Sopir Truk, Harus Jago Bahasa Inggris!

Internasional Muthia Hanifah04 Mei 2026 / 16:39 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Truk komersial di AS di tengah aturan baru tes bahasa Inggris bagi pengemudi. (Foto: Tutur/TerraTern)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Washington (tutur.co.id) – Amerika Serikat (AS) menerapkan aturan baru untuk para sopir truk. Yang paling menghebohkan adalah aturan harus fasih Bahasa Inggris. Pasalnya, hal itu membuat banyak sopir truk yang kehilangan pekerjaan mengingat banyaknya sopir truk di AS yang berstatus imigran dan punya kemampuan Bahasa Inggris yang terbatas.

Dilansir dari TerraTern, Senin 4 Mei 2026, tujuan utama aturan ini adalah demi untuk keselamatan berlalu lintas. Harapannya dengan pemahaman Bahasa Inggris yang baik tentu akan mengurangi risiko kecelakaan di jalan. Dengan kata lain, pemerintah ingin memastikan pekerjaan sopir truk ini diisi orang yang benar-benar kompeten.

“Mencegah risiko-risiko dari sopir-sopir yang tidak bisa membaca tanda rambu-rambu,” kata Sekretaris Transportasi, Sean Duffy.

Pernyataan ini menegaskan bahwa kemampuan bahasa dianggap krusial termasuk bagi para pekerja di belakang kemudi. Terutama dalam membaca rambu-rambu dan dalam rangka memahami kondisi jalan. Nah hal inilah yang menjadi dasar utama kebijakan baru tersebut diterapkan.

Dampak dan Kontroversi

Ya, kebijakan baru ini memang telah menimbulkan kontroversi besar di Negeri Paman Sam. Banyak pengemudi imigran kehilangan pekerjaan. Mereka sebelumnya lulus dengan sistem lama, kini harus beradaptasi dengan standar baru yang lebih ketat.

Kasus kecelakaan fatal yang relatif tinggi memang menjadi latar belakang kebijakan ini. Sebagai catatan, beberapa insiden melibatkan pengemudi yang tidak memenuhi syarat ini telah memicu kekhawatiran di dalam negeri Amerika Serikat dan memaksa pemerintah akhirnya mengambil langkah tegas ini.

Saat ini juga masih banyak sekolah pelatihan ilegal yang begitu gampang meluluskan pengemudi tanpa standar. Hal itu yang membuat pemerintah akhirnya bergerak cepat dengan menutup ratusan institusi ilegal tersebut.

Kebijakan baru ini memang langsung berdampak besar bagi industri logistik AS. Banyak perusahaan jasa pengiriman mulai kesulitan mencar pengemudi truk yang sesuai standar. Akibatnya saat ini biaya operasional menjadi membengkak akibat makin sedikitnya sopir truk yang memenuhi standar.

Baca Juga  Mengenal Ayatollah Ali Khamenei, Simbol Perlawanan Anti Barat

Singkatnya, kebijakan baru ini menunjukkan dilema besar. Di satu sisi keselamatan harus diutamakan, tetapi stabilitas ekonomi juga penting.

Amerika Serikat bahasa inggris sopir truk transportasi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Perkuat Posisi Indonesia di Peta Motorsport Global
Next Article Video: Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Masuk Peradilan Militer, Megawati: Pusing Saya!

Berita Lainnya

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Gencatan Senjata Runtuh! Langit Kuwait dan Bahrain Mencekam

16 Juli 2026 / 22:58 WIB

Telah Keluar Perintah Iran untuk Houthi Yaman, Blokade Laut Merah!

16 Juli 2026 / 22:01 WIB

Tensi Kawasan Teluk Kembali Memanas, Dubes Yaman Sowan Anis Matta

15 Juli 2026 / 19:55 WIB

IRGC Masuk Daftar Teroris, Tentara Islam Iran Kecam Parlemen Inggris

15 Juli 2026 / 19:32 WIB

Tulisan Tangan Duka Cita Presiden Prabowo atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa

15 Juli 2026 / 16:44 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Promo Judi Online di Indonesia Melonjak 128 Persen Sejak Gelaran Piala Dunia 2026

Ahmad Nuryaman29 Juni 2026 / 16:34 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.