Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hiburan»Aturan Baru AI di Golden Globe Awards: Boleh Dipakai di Film Asal Manusia Pegang Komando

Aturan Baru AI di Golden Globe Awards: Boleh Dipakai di Film Asal Manusia Pegang Komando

Hiburan Toto Pribadi08 Mei 2026 / 11:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Golden Globe Awards (Foto: Tutur/LA Times)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

California (tutur.co.id) – Industri hiburan Hollywood terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Terbaru, Golden Globe Awards selaku penyelenggara acara penghargaan bergengsi untuk karya film dan program televisi Amerika Serikat, resmi menerapkan pedoman baru berkenaan dengan penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Melansir Variety, Jumat 8 Mei 2026, pedoman ini menjadi jawaban atas polemik penggunaan AI generatif di dunia perfilman. Pertanyaan besarnya: Apakah film yang menggunakan AI masih bisa dinominasikan? Jawabannya adalah boleh, dengan syarat ketat tentunya.

Intisari Aturan AI Golden Globe: Manusia Adalah Nyawa Karya

Berdasarkan pedoman terbaru, penggunaan AI tidak secara otomatis mendiskualifikasi suatu karya film atau televisi dari ajang penghargaan. Namun, ada garis batas yang sangat jelas mengenai peran teknologi tersebut.

Seluruh karya yang diajukan akan dievaluasi berdasarkan sejauh mana arahan kreatif, pengambilan keputusan artistik, dan eksekusi berasal dari individu yang tercantum dalam kredit film.

Artinya, AI dan teknologi serupa hanya boleh digunakan sebagai alat bantu dalam proses produksi. AI dilarang keras untuk menggantikan kontribusi kreatif inti dari talenta manusia. Jika AI yang menentukan arah cerita atau artistik utama, maka karya tersebut dipastikan gugur.

Aturan Khusus untuk Kategori Akting: Larangan Deepfake

Golden Globes memberikan aturan yang sangat protektif terhadap kategori pertunjukan atau akting. Pedoman ini ditujukan untuk melindungi hak seorang aktor atas tubuh dan suaranya.

Penampilan yang diajukan harus terutama berasal dari karya pemeran yang tercantum di kredit. Pertunjukan yang sebagian besar dihasilkan atau diciptakan menggunakan kecerdasan buatan dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Namun sekali lagi, penggunaan AI tidak otomatis mendiskualifikasi karya, asal alat tersebut hanya untuk meningkatkan atau mendukung pertunjukan yang tetap digerakkan manusia dan berada di bawah kendali kreatif sang penampil. Tentu saja, ini harus mendapat izin resmi dari penampil terkait.

Baca Juga  Respons KPK Soal Usulan Reformasi Lembaga Hukum Tak Hanya Polri

Larangan Keras Penggunaan Rupa Digital Tanpa Izin

Ini adalah aturan paling tegas: Karya tidak boleh mencakup penampilan yang dihasilkan melalui penggunaan rupa digital, replikasi suara, atau data biometrik seorang penampil tanpa izin.

Aturan ini secara langsung mematikan praktik deepfake atau penggandaan wajah aktor tanpa konsensus, baik aktor tersebut tercantum dalam kredit maupun tidak.

Bagaimana dengan Kategori Non-Pertunjukan? Untuk kategori di balik layar seperti penyutradaraan, penulisan naskah, komposisi musik, hingga animasi, standar umum penggunaan AI tetap berlaku.

Karya yang diajukan tetap dinilai memenuhi syarat asalkan kontribusi kreatif inti dalam bidang terkait sebagian besar berasal dari individu manusia yang diberi kredit. AI atau alat generatif hanya boleh berfungsi sebagai supporting tool (pendukung atau penambah), bukan sebagai main creator (pencipta utama) yang menggantikan peran penulis atau sutradara.

Konsekuensi Jika Menyembunyikan Penggunaan AI

Golden Globe Awards tidak main-main dengan aturan ini. Komite Kelayakan Golden Globes memiliki wewenang penuh untuk meninjau proses pengajuan karya.

Mereka dapat meminta informasi atau materi tambahan kepada rumah produksi untuk menilai sejauh mana peran AI dalam penciptaan karya tersebut. Kegagalan memberikan informasi yang diminta tepat waktu akan menyebabkan karya tersebut langsung dinyatakan tidak memenuhi syarat (didiskualifikasi).

Artificial intelligence golden globe awards headline hollywood Kecerdasan Buatan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMensos Gus Ipul Datangi KPK, Konsultasi Soal Pengadaan Barang di Kemensos
Next Article Gus Ipul Tegaskan Ajak Semua Pihak Kawal Pengadaan Barang di Kemensos

Berita Lainnya

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Jadwal Lengkap MotoGP Catalunya 2026: Persaingan Barcelona Makin Panas

Sasha Widiawati15 Mei 2026 / 09:09 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.