Gilimanuk (tutur.co.id)- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk telah berhasil terurai. Seluruh kendaraan kini telah masuk dan terkendali di area buffer zone, sehingga arus menuju pelabuhan kembali tertib dan lancar, berdasar keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur.
Berdasarkan pemantauan hingga pukul 16.30 WITA, tidak ditemukan lagi antrean kendaraan di luar kawasan pelabuhan. Distribusi kendaraan yang lebih terukur dinilai menjadi kunci kelancaran arus penyeberangan dalam beberapa waktu terakhir.
Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano menyebut capaian ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak. “Penguraian antrean ini merupakan hasil kerja bersama, mulai dari optimalisasi operasional kapal, pengaturan lalu lintas, hingga pemanfaatan buffer zone secara maksimal,” ujarnya.
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat juga memastikan kondisi lalu lintas menuju pelabuhan telah terkendali. Berbagai langkah seperti percepatan layanan kapal, penambahan armada, serta penerapan sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB) terus dioptimalkan untuk menjaga stabilitas arus kendaraan.
Dari sisi operasional, pada H-3 Lebaran tercatat 48.230 penumpang dan 16.513 kendaraan menyeberang dari Bali ke Jawa, meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu. Kenaikan terlihat pada seluruh jenis kendaraan, terutama truk dan bus yang mendominasi pergerakan.
Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-3, jumlah penumpang mencapai 431.628 orang dan kendaraan 139.405 unit. ASDP menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan serta mengimbau pengguna jasa mengikuti arahan petugas demi menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan.

