Sukoharjo (Tutur.co.id) – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai menghentikan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) di sebagian ruas Tol Trans Jawa seiring dengan kondisi arus balik yang terpantau mulai landai.
Penghentian one way dilakukan pada ruas KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, hingga KM 263 Tol Pejagan–Pemalang. Kepala Korlantas Polri, Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa langkah ini diambil setelah volume kendaraan menuju Jakarta menunjukkan penurunan.
“Kurang lebih pukul 12.00 WIB akan kami buka untuk dua jalur normal menuju Jakarta, termasuk juga masyarakat yang dari Pejagan menuju Semarang,” ujarnya usai meninjau Pos Pengamanan Polres Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2026).
Sebelum penghentian dilakukan, pihak kepolisian telah melakukan sosialisasi sejak pukul 10.00 WIB, dilanjutkan dengan proses sterilisasi jalur untuk memastikan perubahan arus berjalan aman dan tertib.
Meski demikian, rekayasa one way masih tetap diberlakukan pada ruas KM 263 Tol Pejagan–Pemalang hingga KM 70 Tol Cikampek Utama. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di titik krusial, khususnya di kawasan Cikampek yang rawan penumpukan.
“Ini untuk mengelola arus di Cikampek agar tidak terjadi kepadatan. Oleh sebab itu, di wilayah tersebut masih kami lakukan sejumlah langkah pengaturan,” kata Agus.
Sebelumnya, Korlantas Polri memberlakukan skema one way nasional sejak Selasa (24/3), dimulai dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 GT Cikampek Utama. Kebijakan ini dibuka langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama sejumlah menteri terkait.
Setelah melewati GT Cikampek Utama, rekayasa lalu lintas lanjutan juga disiapkan guna mencegah kemacetan menuju Jakarta. Langkah-langkah ini menjadi bagian dari strategi pengaturan arus balik Lebaran agar tetap lancar, aman, dan terkendali.

