London (tutur.co.id) – Laga Liga Champions UEFA antara Arsenal melawan Bayer Leverkusen berlangsung sengit di Emirates Stadium, London, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. Hingga turun minum babak pertama, tuan rumah unggul 1-0 berkat gol indah Eberechi Eze.
Gol tersebut tercipta pada menit ke-36 melalui sepakan jarak jauh yang mengarah ke sudut atas gawang, memanfaatkan assist dari Leandro Trossard. Keunggulan ini menjadi cerminan dominasi Arsenal sepanjang babak pertama.
Secara statistik, Arsenal tampil lebih agresif dibanding tim tamu. The Gunners mencatatkan 12 percobaan tembakan dengan 7 di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Leverkusen hanya mampu melepaskan 2 tembakan sepanjang 45 menit pertama.
Meski demikian, penguasaan bola relatif berimbang, dengan Arsenal mencatatkan sekitar 50,4 persen, sedikit unggul atas Leverkusen yang mengoleksi 49,6 persen.
Kiper Leverkusen, Janis Blaswich, menjadi salah satu pemain kunci dengan serangkaian penyelamatan penting yang mencegah timnya kebobolan lebih banyak. Ia tercatat melakukan enam penyelamatan krusial.
Tekanan Intens dari Saka dan Trossard
Serangan Arsenal banyak dibangun dari sisi sayap melalui Bukayo Saka yang beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Sementara itu, Trossard dan Eze aktif mengancam dari lini kedua.
Di lini belakang, kiper David Raya juga tampil sigap, termasuk menggagalkan peluang emas Leverkusen melalui sundulan Edmond Tapsoba.
Leverkusen Kesulitan Keluar dari Tekanan
Leverkusen terlihat kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan tinggi Arsenal. Upaya serangan yang dibangun sering terhenti di lini tengah, meski beberapa peluang sempat tercipta melalui bola mati.
Pelanggaran yang dilakukan pemain seperti Robert Andrich dan Alejandro Grimaldo juga menunjukkan intensitas permainan yang tinggi dari kubu tamu dalam meredam serangan Arsenal.
Peluang Babak Kedua Masih Terbuka
Meski tertinggal, peluang Leverkusen untuk bangkit masih terbuka di babak kedua. Dengan selisih gol yang tipis, perubahan strategi dan efektivitas serangan akan menjadi kunci bagi tim asal Jerman tersebut.
Sementara itu, Arsenal berpeluang memperbesar keunggulan jika mampu mempertahankan intensitas permainan dan memaksimalkan peluang yang ada.
Laga ini masih menyisakan 45 menit penentuan yang diprediksi berlangsung semakin ketat dan menarik. (sas)

