London (Tutur.co.id) – Kekalahan menyakitkan harus diterima Arsenal setelah takluk 1-2 dari Southampton pada perempat final Piala FA 2025/2026 di Stadion St Mary’s, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB. Hasil ini sekaligus mengakhiri langkah The Gunners di kompetisi tersebut.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menilai kegagalan timnya memaksimalkan peluang menjadi faktor utama kekalahan. Meski tampil dominan sepanjang laga, Arsenal tidak mampu mengonversi keunggulan tersebut menjadi hasil maksimal.
“Kami mempunyai momen di mana kami sangat dominan, menciptakan peluang dan situasi di sekitar kotak penalti, tapi kami tidak cukup memaksimalkannya,” ujar Arteta.
Berdasarkan data statistik, Arsenal menguasai 64 persen penguasaan bola dan mencatatkan 23 percobaan dengan tujuh di antaranya tepat sasaran. Namun, mereka hanya mampu mencetak satu gol melalui Viktor Gyokeres pada menit ke-68.
Sebaliknya, Southampton tampil lebih efektif. Dari hanya empat tembakan tepat sasaran, mereka mampu mencetak dua gol lewat Ross Stewart (35’) dan Shea Charles (85’).
Arteta juga menyoroti lemahnya pertahanan timnya di area kotak penalti sendiri, sektor yang seharusnya menjadi kekuatan utama Arsenal.
“Kami sudah mencoba sampai detik terakhir. Akan tetapi, ada hal-hal tertentu yang harus dilakukan di sepak bola jika ingin menang,” katanya.
Kekalahan ini menambah kekecewaan Arsenal setelah sebelumnya gagal menjuarai Piala Liga Inggris usai kalah dari Manchester City di final. Dua peluang trofi pun kini telah melayang, sekaligus menutup peluang mereka meraih treble musim ini.
Meski demikian, Arteta meminta para pemainnya untuk segera bangkit dan mengalihkan fokus ke dua kompetisi yang masih terbuka: Liga Inggris dan Liga Champions.
Di Liga Inggris, Arsenal masih memimpin klasemen dengan 70 poin dari 31 pertandingan, unggul sembilan angka atas Manchester City di posisi kedua. Sementara di Liga Champions, mereka akan menghadapi Sporting CP pada leg pertama perempat final di Lisbon.
Kekalahan ini juga mengakhiri catatan Arsenal yang terakhir kali mencapai semifinal Piala FA pada musim 2019/2020, di mana mereka keluar sebagai juara. Kini, Bukayo Saka dan rekan-rekan dihadapkan pada tantangan baru untuk menjaga asa meraih gelar di kompetisi yang tersisa.

