Jakarta (Tutur.co.id) – Kepolisian Republik Indonesia total mengerahkan sebanyak 161.243 personel gabungan dalam Operasi Ketupat 2026. Terdiri dari 1.290 personel dari Mabes Polri, 87.938 Polda Jajaran dan 72.015 dari instansi terkait.
Dari personel yang diterjunkan ke lapangan, Polda Jawa Barat dan Polda Jawa Tengah yang paling banyak menurunkan personelnya. Polda Jabar dengan 11.855 personel dan Polda Jateng dengan 11.774 personel.
Dari data STAMAOPS Polri, untuk instansi terkait yang bergabung dalam Operasi Ketupat 2026 ini terdiri dari TNI, Dishub, Linmas, Pol PP hingga pihak Organda. TNI sendiri turun dengan 13.788 personel guna mendukung Operasi Ketupat tahun ini.
Sebagai catatan, personel gabungan Operasi Ketupat ini tentu akan menjadi ujung tombak bagi kelancaran arus mudik lebaran tahun ini. Diperkirakan, sebanyak 76,2 juta jiwa (53 %)akan menggunakan transportasi mobil untuk mudik lebaran tahun ini.
Disusul sebayak 24,1 juta jiwa atau sekitar 16,7% akan menggunakan moda transportasi sepeda motor. Lalu sebanyak 23,3 juta jiwa (16,2%) akan mudik dengan bus dan 6,96 juta jiwa (4,84%) kereta, dan 6,4 juta jiwa (4,45%) dengan kapal. Sedangkan untuk pesawat sekitar 4,9 juta jiwa (3,5%).

