Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Spanyol vs Argentina: Duel Juara Benua Penentu Raja Dunia
  • TP PKK NTT Gandeng IAI Sambut KKN Tematik UGM, Perkuat Edukasi Penggunaan Obat hingga Tingkat Desa
  • Bek Spanyol Sebut Permainan Keras Argentina Sudah Kelewatan
  • Investasi Makin Diminati, Ini 5 Tips Agar Cuan Optimal dan Risiko Tetap Terkendali
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Trump Akan Lanjutkan Operasi Militer di Iran Hingga IRGC Melemah

Trump Akan Lanjutkan Operasi Militer di Iran Hingga IRGC Melemah

Internasional Deba Salamah13 Maret 2026 / 07:30 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (membelakangi kamera) menggelar pertemuan bilateral pada 29 Desember 2025 di resor Mar-a-Lago, Florida AS. (Foto:Tutur/Whitehouse.gov)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Washington DC (Tutur.co.id) – ​​Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran diperkirakan belum akan mereda dalam waktu dekat. Presiden AS Donald Trump disebut berencana melanjutkan operasi militer terhadap Iran setidaknya selama tiga hingga empat pekan ke depan sebelum menentukan langkah strategis berikutnya.

Laporan tersebut disampaikan oleh portal berita Axios pada Kamis, dengan mengutip sumber yang mengetahui rencana tersebut. Menurut sumber itu, fase berikutnya dari operasi militer diperkirakan akan difokuskan pada upaya melemahkan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), salah satu kekuatan militer paling berpengaruh di Iran.

Strategi tersebut disebut bertujuan untuk mengikis kekuatan IRGC hingga titik di mana tekanan internal di dalam negeri Iran dapat meningkat, bahkan berpotensi memicu gejolak dari dalam negeri.

“Akan ada upaya untuk melepaskan kekuatan dari dalam Iran. Mungkin sebuah kota akan jatuh atau sebuah unit militer memberontak,” tulis Axios mengutip sumber tersebut.

Konflik ini bermula ketika pada 28 Februari lalu Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan militer yang menargetkan sejumlah fasilitas di Iran. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur serta menimbulkan korban sipil.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan terhadap wilayah Israel serta sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat yang tersebar di kawasan Timur Tengah.

Pada awalnya, Washington dan Tel Aviv menyatakan bahwa operasi militer tersebut dilakukan untuk menghadapi ancaman dari program nuklir Iran. Namun kemudian, kedua negara itu juga menyiratkan bahwa tujuan lain dari serangan tersebut adalah mendorong perubahan kekuasaan di Iran.

Situasi ini pun memicu reaksi dari berbagai negara. Presiden Vladimir Putin dari Rusia mengecam keras pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang terjadi dalam rangkaian serangan tersebut. Putin menyebut tindakan itu sebagai pelanggaran sinis terhadap hukum internasional.

Baca Juga  Donald Trump Persiapkan Pasukan Darat untuk Serang Iran
Amerika Serikat Donald Trump headline iran IRGC Perang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMenpora Erick Thohir Sebut Pelecehan Seksual Atlet Perbuatan Jahanam
Next Article IHSG Cenderung Sideways, 3 Saham Ini Jadi Primadona

Berita Lainnya

Spanyol vs Argentina: Duel Juara Benua Penentu Raja Dunia

19 Juli 2026 / 08:00 WIB

TP PKK NTT Gandeng IAI Sambut KKN Tematik UGM, Perkuat Edukasi Penggunaan Obat hingga Tingkat Desa

19 Juli 2026 / 07:18 WIB

Investasi Makin Diminati, Ini 5 Tips Agar Cuan Optimal dan Risiko Tetap Terkendali

19 Juli 2026 / 06:18 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Ada 14 Titik Samsat Keliling Hari Ini 8 Juli 2026, Simak Syarat Bayar Pajak Kendaraan

Galuh Parantri08 Juli 2026 / 09:27 WIB

Spanyol vs Argentina: Duel Juara Benua Penentu Raja Dunia

19 Juli 2026 / 08:00 WIB

TP PKK NTT Gandeng IAI Sambut KKN Tematik UGM, Perkuat Edukasi Penggunaan Obat hingga Tingkat Desa

19 Juli 2026 / 07:18 WIB

Bek Spanyol Sebut Permainan Keras Argentina Sudah Kelewatan

19 Juli 2026 / 07:00 WIB

Investasi Makin Diminati, Ini 5 Tips Agar Cuan Optimal dan Risiko Tetap Terkendali

19 Juli 2026 / 06:18 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.