Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Trump Tidak Menutup Kemungkinan Perundingan dengan Iran

Trump Tidak Menutup Kemungkinan Perundingan dengan Iran

Internasional Deba Salamah11 Maret 2026 / 06:05 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Donald Trump resmi meluncurkan TrumpRx.gov pada Kamis 5 Februari 2026. Portal digital pemerintah ini bertujuan menyediakan harga obat resep terendah, termasuk obat penurun berat badan (GLP-1), dengan memotong perantara asuransi, menargetkan penghematan besar bagi konsumen AS. (Foto:Tutur/Whitehouse.gov)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Washington DC (Tutur.co.id) – Presiden Donald Trump menyatakan Amerika Serikat masih membuka kemungkinan melakukan perundingan dengan Iran, meskipun hubungan kedua negara tengah berada dalam situasi yang sangat tegang. Trump mengungkapkan bahwa opsi diplomasi belum sepenuhnya ditutup, meskipun peluangnya sangat bergantung pada syarat-syarat yang dapat disepakati oleh kedua pihak.

“Itu mungkin saja, tergantung pada syaratnya, mungkin saja, hanya mungkin… Anda tahu, sebenarnya kita tidak perlu lagi berbicara, jika benar-benar dipikirkan, tetapi itu mungkin,” kata Trump kepada Fox News ketika ditanya mengenai kemungkinan tersebut pada Selasa (10/3/2026).

Trump menyampaikan bahwa kemungkinan dialog tersebut masih terbuka, namun ia juga menekankan Amerika Serikat pada dasarnya tidak terlalu membutuhkan perundingan jika melihat kondisi yang ada saat ini. Pernyataan tersebut menggambarkan sikap yang ambigu dari Washington. Di satu sisi membuka ruang diplomasi, tetapi di sisi lain menunjukkan keraguan terhadap efektivitasnya dalam situasi yang terus memanas.

Dalam kesempatan yang sama, Trump menyoroti perkembangan politik di Iran setelah pengangkatan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru negara tersebut. Ia menyatakan tidak yakin Mojtaba Khamenei dapat menjalankan kepemimpinannya dalam kondisi yang damai. Bahkan sehari sebelumnya, Trump secara terbuka menyampaikan kekecewaannya atas terpilihnya Mojtaba sebagai penerus posisi pemimpin tertinggi Iran.

Pergantian kepemimpinan tersebut terjadi setelah pemimpin tertinggi Iran sebelumnya, Ali Khamenei, dilaporkan tewas pada hari pertama operasi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari. Serangan tersebut menargetkan sejumlah lokasi strategis di Iran, termasuk di ibu kota Tehran, dan dilaporkan menimbulkan kerusakan infrastruktur serta korban sipil. Pemerintah Iran kemudian menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari sebagai bentuk penghormatan terhadap pemimpin mereka.

Baca Juga  Indonesia Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Dinilai Langgar Hukum Internasional

Serangan tersebut sebelumnya dijustifikasi oleh Amerika Serikat dan Israel sebagai langkah “preemptive” untuk mengantisipasi ancaman dari program nuklir Iran. Namun dalam perkembangan selanjutnya, kedua negara juga secara terbuka menyatakan keinginan untuk melihat perubahan kepemimpinan di Iran, yang semakin memperuncing ketegangan geopolitik di kawasan.

Iran merespon operasi militer tersebut dengan melancarkan serangan balasan terhadap wilayah Israel serta sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat yang berada di Timur Tengah. Rangkaian aksi saling serang ini memperlihatkan meningkatnya eskalasi konflik yang berpotensi memperluas instabilitas regional.

Di tengah situasi tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam keras pembunuhan Ali Khamenei dan menyebutnya sebagai tindakan yang secara terang-terangan melanggar hukum internasional. Pemerintah Rusia melalui Ministry of Foreign Affairs of Russia juga mengkritik operasi militer yang dilakukan oleh AS dan Israel, serta menyerukan deeskalasi segera dan penghentian permusuhan guna mencegah konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Amerika Serikat Donald Trump headline iran Perang Timur Tengah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong dan Empat Orang Lain Jadi Tersangka
Next Article Koreksi IHSG Dinilai Terbatas, Investor Mulai Didorong Akumulasi Saham

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

Toto Pribadi27 Maret 2026 / 13:49 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.