Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Pemerintah Targetkan 500 Sekolah Terintegrasi pada 2026 untuk Percepat Pemerataan Pendidikan

Pemerintah Targetkan 500 Sekolah Terintegrasi pada 2026 untuk Percepat Pemerataan Pendidikan

Nasional Gusti Tetiro10 Maret 2026 / 14:28 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kepala Staf Kepresidenan M. Qodari menyampaikan keterangan di Gedung KSP, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2026). ANTARA/Andi Firdaus/am.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Kepala Kantor Staf Kepresidenan M. Qodari menyampaikan bahwa Program Sekolah Terintegrasi yang akan mulai bergulir pada tahun ini menargetkan pembangunan 500 unit sekolah hingga 2026. Program tersebut bertujuan mempercepat peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperluas pemerataan layanan pendidikan di berbagai daerah di Indonesia.

“Program Sekolah Terintegrasi menargetkan 500 sekolah pada tahun 2026,” kata Qodari dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan, program yang dikoordinasikan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tersebut dirancang untuk menghadirkan sistem layanan pendidikan yang lebih terpadu melalui pengelolaan yang terkoordinasi dan terintegrasi.

Menurut Qodari, program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional dengan memperkuat sistem pendidikan yang lebih efektif.

“Program ini bertujuan mengintegrasikan layanan pendidikan agar lebih efektif dan mampu mempercepat peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperluas pemerataan akses bagi masyarakat,” ujarnya.

Sekolah Terintegrasi merupakan model pendidikan satu atap yang mencakup jenjang pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA atau SMK dalam satu kawasan dan manajemen yang sama. Model ini dirancang untuk memeratakan mutu pendidikan, terutama bagi siswa dari keluarga prasejahtera.

Konsep tersebut mengedepankan integrasi fisik antar jenjang pendidikan, kurikulum yang berkesinambungan, serta penyediaan fasilitas pendidikan vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan ekonomi dan potensi wilayah.

Qodari menambahkan, pemerintah saat ini juga tengah menyiapkan landasan hukum berupa Instruksi Presiden (Inpres) sebagai dasar pelaksanaan program tersebut. Regulasi tersebut diharapkan dapat menjadi payung kebijakan agar implementasi program berjalan terarah dan sejalan dengan target pembangunan pendidikan nasional.

“Landasan hukum sedang disiapkan dalam bentuk Instruksi Presiden,” katanya.

Dari sisi pendanaan, pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp60 triliun melalui skema Anggaran Biaya Tambahan (ABT) guna mendukung pelaksanaan program Sekolah Terintegrasi.

Baca Juga  Anak-Anak Kembali Sekolah dan Warga Aceh Timur Punya Hunian

Implementasi program tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan pendekatan kebijakan yang terpusat, sekaligus menyesuaikan kesiapan regulasi serta kondisi pelaksanaan di lapangan.

“Pemerintah memastikan arah kebijakan tetap konsisten dengan target nasional untuk memperkuat tata kelola pendidikan dan menghadirkan sistem pendidikan yang lebih terintegrasi,” kata Qodari.

Melalui program ini, pemerintah berharap transformasi tata kelola pendidikan dapat berjalan lebih efektif sehingga kualitas pendidikan nasional meningkat dan akses pendidikan yang layak dapat dirasakan secara lebih merata di berbagai daerah di Indonesia.

M. Qodari pemerataan pendidikan Indonesia Program Sekolah Terintegrasi sekolah satu atap PAUD hingga SMA
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePuan Maharani Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Maraknya Bupati Terjerat OTT KPK
Next Article Jadwal Leg Pertama 16 Besar Liga Champions 2025/2026

Berita Lainnya

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Nanik S Deyang Tak Muncul, BGN Pamer Opini ‘Pujian’ dari BPK

17 Juli 2026 / 16:14 WIB

Kabar Baik! Bansos BPNT Triwulan III 2026 Mulai Cair Rp 600.000, Cek Syarat dan Penerimanya

17 Juli 2026 / 13:08 WIB

Dua Kali Disambut Sri Sultan di Yogyakarta, Menkeu Purbaya Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Inovasi Hijau

17 Juli 2026 / 13:01 WIB

Jangan Terlambat! Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta 17 Juli 2026

17 Juli 2026 / 07:41 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Hari Perdana 2026, KAI Daop Yogya Layani 53.809 Penumpang

Deba Salamah01 Januari 2026 / 14:31 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.