Jakarta (Tutur.co.id) – Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla mengajak seluruh masjid di Indonesia untuk memanjatkan doa bersama dan membaca qunut nazilah pada salat Jumat. Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap berbagai konflik yang sedang melanda sejumlah wilayah di dunia Islam.
Dalam pernyataannya pada Kamis (5/3), Jusuf Kalla menilai bulan suci Ramadan menjadi momentum yang tepat bagi umat Islam untuk memohon rahmat, perlindungan, serta pertolongan Allah SWT bagi masyarakat yang tengah menghadapi konflik dan ketegangan.
Ia menyoroti situasi yang saat ini berkembang di sejumlah kawasan, terutama di Iran, yang turut memengaruhi stabilitas di beberapa negara lain di sekitarnya seperti Pakistan, Afghanistan, Kuwait, Arab Saudi, hingga Palestina.
Melalui doa yang dipanjatkan secara bersama-sama di masjid-masjid seluruh Indonesia, Jusuf Kalla berharap konflik yang terjadi di berbagai wilayah dunia Islam dapat segera menemukan jalan penyelesaian dan membawa kembali suasana damai bagi masyarakat yang terdampak.
Menurutnya, qunut nazilah yang dibaca dalam salat Jumat bukan hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga wujud empati dan dukungan moral umat Islam Indonesia bagi saudara-saudara mereka di berbagai belahan dunia yang sedang menghadapi situasi sulit.
Ia juga mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai momen untuk memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.
Jusuf Kalla berharap doa yang dipanjatkan secara serentak tersebut dapat menjadi ikhtiar spiritual agar masyarakat di wilayah konflik diberi keselamatan, ketabahan, serta terbukanya jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan.
“Semoga dalam bulan Ramadan ini kita semua diberikan kekuatan, dan dunia Islam—khususnya di Iran, Timur Tengah, dan Palestina—dapat memperoleh kedamaian dari Allah SWT,” ujar Jusuf Kalla.

