Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hiburan»Fadli Zon Soroti Kekurangan Layar Bioskop, Micro Cinema Layar Digi Dinilai Bisa Jadi Solusi Baru

Fadli Zon Soroti Kekurangan Layar Bioskop, Micro Cinema Layar Digi Dinilai Bisa Jadi Solusi Baru

Hiburan Gusti Tetiro05 Maret 2026 / 21:18 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya Presiden, Komisaris PT Teknologi Layar Digital Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sepakat bahwa Layar Digi dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara sektor hulu dan hilir industri perfilman nasional. ANTARA/ (HO-Kementerian Kebudayaan)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai industri film Indonesia saat ini menunjukkan perkembangan yang positif, namun masih menghadapi tantangan serius berupa keterbatasan jumlah layar bioskop di berbagai daerah.

Menurut Fadli, kekurangan layar membuat distribusi film nasional belum merata ke seluruh wilayah Indonesia. Karena itu, kehadiran konsep micro cinema berbasis digital seperti Layar Digi dinilai dapat menjadi solusi untuk memperluas akses masyarakat terhadap film nasional.

“Layar Digi ini bisa hadir sampai kecamatan, bahkan ke daerah-daerah yang belum memiliki bioskop. Ini luar biasa sekali. Peluangnya besar dan ini akan membantu kebudayaan sekaligus mendorong ekonomi kreatif di hilir,” ujar Fadli Zon dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Ia menambahkan, pengembangan jaringan layar alternatif juga penting untuk menjaga keberlanjutan ekosistem perfilman nasional agar masyarakat tetap memiliki kebiasaan menonton film di bioskop.

Senada dengan hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya menilai kehadiran Layar Digi hadir pada momentum yang tepat di tengah meningkatnya produksi dan kualitas film Indonesia.

Menurutnya, permintaan akses layar film terus meningkat, sementara tidak semua kabupaten dan kota di Indonesia memiliki fasilitas bioskop.

“Kalau ini difokuskan, tidak akan lama ini akan menjadi jaringan bioskop salah satu terbesar di Indonesia,” kata Riefky.

Sementara itu, Presiden Komisaris PT Teknologi Layar Digital, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menjelaskan bahwa Layar Digi dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara sektor hulu dan hilir industri perfilman nasional.

Ia menilai film bukan hanya industri hiburan, tetapi juga bagian dari kekuatan budaya atau soft power Indonesia yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

Selain memperluas akses layar, Layar Digi juga dirancang untuk menghadirkan kembali film-film Indonesia yang memiliki nilai sejarah agar dapat dinikmati generasi muda di berbagai daerah.

Baca Juga  Sambil Menikmati Kuliner Legendaris, Pengunjung Bisa Nonton Pagelaran Seni di Mangkunegaran Makan-Makan 2026

“Harapan kami adalah mendukung dan mendorong kreativitas anak bangsa. Ini juga menciptakan lapangan pekerjaan baru di sektor kreatif,” ujar Rahayu Saraswati.

Layar Digi sendiri merupakan konsep micro cinema yang memanfaatkan ruang komersial strategis untuk menghadirkan pengalaman menonton film dalam kapasitas lebih kecil dibanding bioskop konvensional, namun tetap dilengkapi teknologi proyeksi digital dan sistem suara yang memadai.

Inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap kondisi industri bioskop nasional yang masih terkonsentrasi di kota-kota besar. Ke depan, Layar Digi direncanakan akan dikembangkan secara bertahap ke berbagai kabupaten dan kota di Indonesia untuk memperluas jaringan layar film nasional.

Fadli Zon Industri film Indonesia Layar Digi micro cinema
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKebutuhan Masyarakat Meningkat Saat Ramadan, OJK: Pembiayaan Pindar dan Multifinance Naik
Next Article Korban Tewas Serangan AS-Israel di Iran Dilaporkan Capai 1.230 Orang

Berita Lainnya

Keren! Film Keluarga Indonesia Rajin Rajai Global Top 10 Netflix Tiap Minggu

11 Juli 2026 / 15:45 WIB

Pariwisata RI Melesat: Wisman Tembus 1,38 Juta, Malaysia Masih Jadi ‘Raja’

01 Juli 2026 / 22:07 WIB

Saat Kuasa Hukum Nadiem Protes usai Hakim Bacakan Vonis: Yang Mulia Takut?

30 Juni 2026 / 16:10 WIB

Jangan Lewatkan Pameran Hewan Peliharaan JIPS 2026, Catat Tanggal dan Waktunya

25 Juni 2026 / 14:11 WIB

Makna Lagu Rusak Ancur dari Slank, Kritik Kerusakan Lingkungan dan Proyek Pembangunan

13 Juni 2026 / 08:50 WIB

Bukan Cuma Bali, Destinasi Wisata Indonesia Ini Jadi Favorit Turis Asia

06 Juni 2026 / 09:03 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Mau Perjalanan Arus Balik Lebih Nyaman? Manfaatkan Diskon Tarif Tol Mulai 26 Maret 2026

Galuh Parantri26 Maret 2026 / 16:19 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.