Milan (Tutur.co.id) – Inter Milan tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat dari Bodo/Glimt di pertandingan playoff 16 besar. Pelatih Inter Milan Cristian Chivu mengaku sudah usaha sekuat tenaga tapi nasib tak berpihak kepadanya.
“Kami sudah mencoba segalanya. Kami menghadapi tim yang sangat terorganisir, dengan sepuluh pemain bertahan di belakang bola. Saya tidak bisa menyalahkan pemain, mereka sudah memberikan segalanya,” kata Chivu dikutip dari laman resmi Inter, Rabu (25/2/2026).
Inter dipastikan angkat kaki setelah menelan kekalahan 1-2 pada leg kedua playoff babak 16 besar di Stadion San Siro. Hasil tersebut membuat Nerazzurri kalah agregat 2-5 setelah sebelumnya juga tumbang pada leg pertama di markas Bodo/Glimt.
Chivu mengaku kecewa dengan hasil yang diraih, namun tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya sepanjang pertandingan. Juru taktik asal Rumania itu memuji Bodo/Glimt yang bermain terorganisasi dengan determinasi dan energi besar.
Menurut Chivu, Inter kesulitan membongkar pertahanan rapat lawan yang tampil disiplin dan efektif memanfaatkan peluang. Dia juga menilai tim asal Norwegia tersebut layak melaju ke babak selanjutnya karena mampu tampil konsisten dalam dua pertemuan.
Gelandang Inter Nicolo Barella juga mengakui keunggulan lawan. Namun demikian, Barella tidak ingin meratapi kegagalan ini. Pemain asal Italia itu meminta timnya segera bangkit dan mengalihkan fokus ke kompetisi domestik.

