Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Bansos PKH dan Sembako Rp1,8 Triliun Cair untuk 1,7 Juta KPM Terdampak Banjir

Bansos PKH dan Sembako Rp1,8 Triliun Cair untuk 1,7 Juta KPM Terdampak Banjir

Nasional Toto Pribadi20 Februari 2026 / 21:17 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Banjir dapat membawa sejumlah masalah kesehatan mental. Ilustrasi keluarga yang menjadi korban banjir. (Foto:Tutur/Ilustrasi AI)
Banjir dapat membawa sejumlah masalah kesehatan mental. Ilustrasi keluarga yang menjadi korban banjir. (Foto:Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (Tutur.co.id) – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) reguler triwulan I kepada lebih dari 1,7 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bantuan yang disalurkan mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan atau sembako dengan total alokasi anggaran mencapai Rp1,8 triliun.

“Bantuan sosial reguler untuk tiga provinsi, sudah kami salurkan sejak awal Februari, ditujukan kepada 1,7 juta lebih keluarga penerima manfaat,” kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, dikutip dari laman Kementerian Sosial (Kemensos), Jumat (18/02/2026).

Bansos Adaptif hingga Pemulihan Ekonomi

Selain bansos reguler, Kemensos juga menggelontorkan bansos kebencanaan atau bansos adaptif. Bantuan tersebut meliputi dukungan logistik, dapur umum, rehabilitasi, hingga rekonstruksi pascabencana.

Skema bantuan mencakup santunan ahli waris, jaminan hidup (jadup), isian hunian, serta program pemulihan ekonomi dan sosial bagi warga terdampak.

“Kami sudah mulai menyalurkan untuk ahli waris, untuk isian hunian maupun juga untuk jaminan hidup dan sekarang akan disusul untuk pemulihan ekonomi dan sosial. Kami mengikuti penyaluran BNPB. BNPB pada minggu yang lalu sudah salur, kita akan menyusul di belakangnya,” ujar Mensos.

Mekanisme Penyaluran Berlapis dan Tervalidasi

Dalam proses penyaluran bansos pascabencana di Sumatra, Kemensos mengacu pada data nasional dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Setelah itu, dilakukan penetapan data by name by address oleh kepala daerah (bupati/walikota) yang turut ditandatangani oleh kapolres, kajari, serta dandim setempat.

Tahap berikutnya adalah validasi dan persetujuan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di tiga provinsi terdampak. Berdasarkan hasil verifikasi tersebut, Kemensos menyalurkan bantuan sesuai jenis dan skema yang telah ditetapkan.

Baca Juga  Video: OTT di Cilacap, KPK Amankan Bupati dan 27 Orang Lainnya

Kemensos juga memastikan proses pengawasan berjalan ketat. Bersama pemerintah daerah, penyalur, serta unsur pendamping seperti Tagana, pendamping PKH, dan pilar sosial lainnya, dilakukan verifikasi, monitoring, hingga pelaporan dan dokumentasi.

“Bersama pemda dan penyalur, didampingi oleh teman-teman kami dari Tagana [taruna siaga bencana], pendamping PKH, karang taruna maupun pilar-pilar sosial yang lain, kita melakukan verifikasi data, monitoring bantuan, dan yang terakhir adalah pelaporan dan dokumentasi,” ujarnya.

29 Daerah Siap Salur, Anggaran Disiapkan Lebih dari Rp2 Triliun

Hingga saat ini, dari total 53 kabupaten/kota terdampak bencana, sebanyak 29 daerah telah tervalidasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan dinyatakan siap menerima penyaluran bantuan.

Mensos mengungkapkan kebutuhan total anggaran untuk penanganan pascabencana di tiga provinsi tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp2 triliun.

“Anggaran kami, yang kita butuhkan nanti semuanya itu Rp2 triliun lebih. Rp600 miliar lebih di antaranya sudah siap dengan menggunakan RO khusus, Direktif Presiden. Terima kasih dukungan dan bantuan dari Pak Mensesneg [Menteri Sekretaris Negara],” tandas Mensos.

Dengan percepatan penyaluran bansos reguler dan adaptif ini, pemerintah berharap pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran

bansos bantuan bencana Bencana Sumatera kementerian sosial sembako
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePesan untuk Prabowo, Ekonom: Jangan Sampai Beli Tiket ke China Mendarat ke Venezuela
Next Article Indonesia Teken Kontrak Rp650 Triliun di AS, Momen Lawan Pengangguran

Berita Lainnya

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Nanik S Deyang Tak Muncul, BGN Pamer Opini ‘Pujian’ dari BPK

17 Juli 2026 / 16:14 WIB

Kabar Baik! Bansos BPNT Triwulan III 2026 Mulai Cair Rp 600.000, Cek Syarat dan Penerimanya

17 Juli 2026 / 13:08 WIB

Dua Kali Disambut Sri Sultan di Yogyakarta, Menkeu Purbaya Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Inovasi Hijau

17 Juli 2026 / 13:01 WIB

Jangan Terlambat! Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta 17 Juli 2026

17 Juli 2026 / 07:41 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Friderica Widyasari Pimpin OJK, Begini Jurus Percepatan Reformasi Pasar Modal Indonesia….

Satria Eko01 Februari 2026 / 12:36 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.