Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Ekonomi Hijau»Pemerintah Luncurkan RENAKSI 2025–2030, Perkuat Peran Karbon Biru untuk Target Iklim

Pemerintah Luncurkan RENAKSI 2025–2030, Perkuat Peran Karbon Biru untuk Target Iklim

Ekonomi Hijau Gusti Tetiro20 Februari 2026 / 13:18 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Nani Hendiarti dalam acara peluncuran Rencana Aksi Nasional Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Karbon Biru (RENAKSI) 2025–2030. (ANTARA/HO-Kementerian Koordinator Bidang Pangan)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Pemerintah meluncurkan Rencana Aksi Nasional Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Karbon Biru (RENAKSI) 2025–2030 guna memperkuat kontribusi Indonesia dalam pengendalian perubahan iklim melalui perlindungan hutan bakau dan lamun.

Peluncuran RENAKSI pada Rabu (18/2) menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan cadangan karbon biru terbesar di dunia, yakni sekitar 17 persen dari total global. Potensi tersebut ditopang oleh 3,45 juta hektare hutan bakau dan 660 ribu hektare padang lamun.

Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Nani Hendiarti, menyatakan RENAKSI dirancang untuk menyelaraskan strategi implementasi dengan instrumen pendanaan yang inklusif.

“Dokumen RENAKSI ini menyelaraskan strategi implementasi dengan instrumen pendanaan berbasis prinsip Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI),” ujar Nani dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

 

Sinergi Lintas Sektor dan 21 Rencana Aksi

Penyusunan RENAKSI difasilitasi National Blue Carbon Action Partnership (NBCAP) yang dikoordinasikan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, dengan Konservasi Indonesia sebagai sekretariat kemitraan multipihak tersebut.

Nani menegaskan, dokumen ini menjadi acuan nasional untuk menyinergikan perlindungan karbon biru dengan strategi pendanaan yang inklusif dan berkeadilan sosial.

Implementasi RENAKSI akan dipertajam melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna menindaklanjuti 21 rencana aksi menjadi program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat pesisir.

 

Perkuat Target NDC dan FOLU Net Sink 2030

Komitmen Indonesia dalam pengelolaan karbon biru juga akan dipaparkan dalam Ocean Impact Summit 2026 di Bali sebagai bagian dari penguatan tata kelola karbon biru nasional.

Dukungan terhadap RENAKSI 2025–2030 turut disampaikan Kedutaan Besar Inggris. Pemerintah Inggris menilai dokumen tersebut menjadi tonggak penting dalam kemitraan iklim bilateral, terutama dalam mendukung pencapaian target Nationally Determined Contribution (NDC) dan FOLU Net Sink 2030 Indonesia.

Baca Juga  Pertamina Gandeng LanzaTech Kembangkan Teknologi Ubah Sampah Jadi Energi

Sementara itu, World Economic Forum (WEF) mengapresiasi langkah Indonesia dan memandang Ocean Impact Summit di Bali sebagai momentum strategis untuk mendorong investasi hijau dan pengembangan ekonomi biru.

 

Aset Strategis Ekonomi Biru

Secara ekonomi, ekosistem mangrove dan lamun tak hanya berfungsi sebagai penyerap karbon alami, tetapi juga menopang ketahanan pesisir, perikanan, hingga pariwisata bahari.

Dengan pendekatan kebijakan berbasis inklusi sosial (GEDSI) dan penguatan tata kelola, pemerintah berharap RENAKSI 2025–2030 dapat menjadi instrumen strategis untuk mengintegrasikan agenda iklim dengan pembangunan ekonomi berkelanjutan di wilayah pesisir.

Ekonomi biru dan perubahan iklim Ekosistem mangrove Indonesia RENAKSI karbon biru 2025–2030 Target NDC Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIndonesia Tembus Pasar AS: Tarif Tekstil 0 Persen Disepakati
Next Article Darftar Produk Tarif 0 Persen Ekspor Impor Indonesia dan Amerika Serikat

Berita Lainnya

Pertamina Dukung Proyek PSEL Kertamantul, Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

17 Juli 2026 / 13:15 WIB

Budidaya Kepiting Soka Binaan Pelindo Hasilkan 958 Kilogram, Perkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir Indramayu

16 Juli 2026 / 19:27 WIB

PT Pertamina Trans Kontinental Raih Penghargaan TJSL IDEAS 2026, Perkuat Komitmen Keberlanjutan Maritim

13 Juli 2026 / 20:02 WIB

Astra Perkuat Desa Sejahtera Astra Sumba Timur, Lestarikan Tenun Ikat dan Berdayakan Perempuan

08 Juli 2026 / 20:02 WIB

Tas Bright Gas Viral di Jakarta Fair 2026, Pertamina Bantu UMKM Naik Kelas

08 Juli 2026 / 18:56 WIB

Mengintip Desa Energi Berdikari Pertamina, Saat Energi Bersih Menumbuhkan Ekonomi Warga

07 Juli 2026 / 13:09 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Ketika Busana Menyulap Suasana Hati: Merawat Mood di Hari Imlek

Tia Syifa Ademira11 Februari 2026 / 06:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.