Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Transformasi Media Digital Dipercaya, Warren Buffett Gelontorkan US$351,7 Juta ke The New York Times

Transformasi Media Digital Dipercaya, Warren Buffett Gelontorkan US$351,7 Juta ke The New York Times

Internasional Gusti Tetiro20 Februari 2026 / 09:48 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Warren Buffet (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Langkah mengejutkan datang dari investor legendaris Warren Buffett. Setelah lima tahun lalu menyebut industri surat kabar sebagai sektor yang “tamat”, konglomerasi miliknya, Berkshire Hathaway, resmi menyuntikkan dana US$ 351,7 juta atau sekitar Rp 5,9 triliun ke The New York Times.

Berdasarkan laporan terbaru ke Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat, Berkshire tercatat membeli 5,07 juta lembar saham koran berusia 175 tahun tersebut pada akhir 2025. Investasi ini bertepatan dengan momentum historis pengunduran diri Buffett dari kursi CEO setelah hampir enam dekade memimpin perusahaan.

 

Dari “Toast” ke Taruhan Digital

Pergerakan ini menandai perubahan sikap yang signifikan. Pada 2020, Buffett melepas seluruh 31 surat kabar miliknya senilai US$ 140 juta, dengan alasan pesimistis terhadap penurunan pendapatan iklan cetak.

Kini, kembalinya Buffett ke industri media dipandang sebagai sinyal kepercayaan terhadap transformasi digital yang dijalankan The New York Times—khususnya model bisnis berbasis langganan (subscription-based model) yang dinilai lebih tahan terhadap disrupsi platform teknologi.

Pakar media Northwestern University, Tim Franklin, menyebut langkah tersebut sebagai “momen lingkaran penuh (full circle)” bagi Berkshire Hathaway dan bentuk dukungan atas strategi bisnis digital yang dijalankan perseroan media tersebut.

Analis menilai, berbeda dengan era dominasi iklan cetak, kekuatan utama media saat ini terletak pada kualitas konten premium, loyalitas pelanggan digital, serta diversifikasi produk—mulai dari newsletter, podcast, hingga konten berbasis data.

 

Tren Miliarder Masuk Media

Masuknya Buffett menambah daftar miliarder yang menempatkan sebagian kekayaan mereka di media arus utama. Beberapa di antaranya:

(1) Jeff Bezos – Mengakuisisi The Washington Post pada 2013 senilai US$ 250 juta.
(2) Marc Benioff – Mengambil alih majalah Time.
(3) Carlos Slim Helú – Pemegang saham signifikan di The New York Times.
(4) News Corp milik keluarga Murdoch – Menguasai The Wall Street Journal dan New York Post.

Baca Juga  Breaking News: Trump Klaim “Perubahan Rezim” di Iran, Sebut Kepemimpinan Kini Berbeda

Fenomena ini terjadi di tengah tekanan industri media global yang menghadapi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dan migrasi belanja iklan ke platform digital seperti Google dan Meta.

 

Antara Prestise dan Demokrasi

Secara bisnis, media cetak memang tak lagi menjadi “mesin uang” seperti dua dekade lalu. Namun, nilai merek (brand equity), pengaruh politik, serta posisi strategis dalam lanskap demokrasi menjadikan media sebagai aset prestisius bagi investor kelas kakap.

Masuknya para miliarder juga dipandang memberi ruang napas bagi ruang redaksi untuk bertransformasi tanpa tekanan jangka pendek dari pasar modal. Namun di sisi lain, konsentrasi kepemilikan media di tangan segelintir individu terkaya memunculkan diskursus mengenai independensi editorial dan potensi konflik kepentingan.

Langkah Buffett kali ini bukan sekadar investasi finansial, melainkan juga sinyal bahwa model bisnis media berbasis langganan dan kekuatan merek global masih memiliki daya tarik jangka panjang—bahkan bagi investor paling konservatif sekalipun.

Berkshire Hathaway headline Miliarder kuasai media The New York Times saham Warren Buffett investasi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article7 Cara Sederhana Bikin Hati Lebih Senang Saat Kerja
Next Article 6 Reminder Hidup Buat yang Lagi Capek

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Begini Kondisi Pesawat AS yang Jatuh di Isfahan Iran, AS Sebut Dihancurkan Sendiri

Adi P06 April 2026 / 06:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.