London (Tutur.co.id) – Liga Inggris akan menerapkan Ramadan breaks atau rehat di tengah pertandingan. Peraturan tersebut untuk mempersilakan pemain yang berpuasa untuk berbuka.
Sebelum laga, kapten tim dan ofisial pertandingan bakal memastikan terlebih dahulu apakah ada pemain yang menjalani puasa. Jika ada, maka pertandingan akan dihentikan pada waktu azan magrib untuk memberi waktu bagi para pemain yang hendak berbuka puasa.
Waktu buka puasa di Inggris berkisar antara pukul 17:00 dan 19:00 waktu setempat. Dengan demikian, pertandingan yang akan menyediakan Ramadan breaks adalah yang dimulai pada pukul 16:30 dan 17:30 waktu setempat.
Tidak ada istirahat secara khusus diberlakukan, melainkan saat waktu terdekat dengan buka puasa. Kondisi ini disesuaikan dengan situasi tendangan gawang, tendangan bebas, atau lemparan ke dalam saat bola sedang tidak dimainkan.
Durasi buka puasa kemungkinan tidak berlangsung lama. Seperti diketahui, waktu berbuka puasa saat bulan Ramadan telah disepakati pada 2021. Laga pertama yang diwarnai jeda buka puasa adalah Leicester City vs Crystal Palace.
Ketika itu pertandingan mengalami jeda sejenak jelang tendangan sudut ketika pertandingan mendekati menit ke-30. Wesley Fofana dan Cheikhou Kouyate berbuka puasa dengan minum dan mengkonsumsi panganan energi berbentuk gel.
Sejumlah bintang Liga Inggris yang beragama Islam akan memanfaatkan jeda itu antara lain Amad Diallo dari Manchester United, penyerang Liverpool Mohamed Salah, pemain Arsenal William Saliba, dan bek sayap Manchester City, Rayan Ait-Nouri.
“Di Liga Inggris, Anda bebas melakukan apa pun yang sesuai dengan keyakinan Anda. Mereka tidak akan pernah melakukan apa pun yang bertentangan dengan keyakinan Anda dan ini bagus,” kata mantan pemain Everton Abdoulaye Doucoure kepada BBC Sport pada 2023 lalu.
“Saya berpuasa setiap hari, saya tidak pernah melewatkan satu hari pun. Itu sudah menjadi hal yang normal dan sangat mudah bagi saya,” imbuh Doucoure.
“Latihan tetap berlangsung sama selama Ramadhan, tapi saat kami pergi untuk pertandingan tandang, kami mungkin perlu makan lebih lambat daripada yang lain. Jadi koki menyiapkan makanan untuk kami, memastikan semuanya sesuai seperti di rumah. Kami mendapatkan makanan halal sehingga tidak ada masalah,” pungkasnya.

