Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»News Update»Hari Pertama Puasa 2026 di Indonesia: Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Hari Pertama Puasa 2026 di Indonesia: Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

News Update Galuh Parantri17 Februari 2026 / 08:30 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilusrasi penentuan hilal (Foto: Tutur/AI)
Ilusrasi penentuan hilal (Foto: Tutur/AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id)– Menjelang awal Ramadan, pertanyaan yang hampir selalu muncul adalah puasa mulai tanggal berapa? Di Indonesia, jawabannya bisa berbeda karena tergantung metode yang digunakan dalam menentukan awal bulan Hijriah. Untuk Ramadan 1447 H atau tahun 2026, potensi perbedaan kembali muncul antara Muhammadiyah dan Pemerintah.

Perbedaan ini bukan hal baru. Setiap tahun, diskusi soal hisab dan rukyah kembali muncul. Lalu bagaimana penetapan 1 Ramadan 2026?

Metode Penentuan Awal Ramadan

Secara umum, ada dua metode utama yang digunakan di Indonesia untuk penentuan hari pertama puasa.

Pertama, hisab. Metode ini menggunakan perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan. Jika secara matematis hilal sudah memenuhi kriteria, maka bulan baru dinyatakan telah masuk.

Kedua, rukyah. Metode ini dilakukan dengan mengamati langsung hilal setelah matahari terbenam pada akhir bulan Sya’ban. Jika hilal terlihat, maka keesokan harinya ditetapkan sebagai 1 Ramadan. Jika tidak terlihat, bulan Sya’ban digenapkan menjadi 30 hari.

Puasa 2026 Versi Muhammadiyah

Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Penetapan ini diambil berdasarkan metode hisab hakiki dengan kriteria wujudul hilal. Artinya, selama secara perhitungan bulan sudah berada di atas ufuk setelah matahari terbenam, maka bulan baru dianggap telah dimulai. Karena berbasis perhitungan, tanggal ini sudah diputuskan jauh hari dan tidak menunggu pengamatan langsung.

Puasa 2026 Versi Pemerintah dan NU

Sementara itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama menetapkan awal Ramadan melalui sidang isbat. Sidang ini melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan ormas Islam, ahli astronomi, serta data dari BMKG dan MUI .

Berdasarkan kalender hijriah nasional, 1 Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Namun, tanggal ini masih menunggu hasil resmi sidang isbat menjelang akhir bulan Sya’ban.

Baca Juga  Video: Kenalkan Danantara di WEF 2026, Prabowo Tegaskan Arah Industrialisasi Indonesia

Adapun Nahdlatul Ulama umumnya mengikuti metode rukyah dan hasil keputusan pemerintah, sehingga biasanya tanggalnya sejalan.

Kenapa Bisa Berbeda?
Perbedaan penetapan memulai puasa terjadi karena perbedaan kriteria masuknya bulan baru. Muhammadiyah berpegang pada kepastian hasil perhitungan astronomi. Sementara pemerintah dan NU menunggu konfirmasi visual hilal.

Keduanya memiliki dasar ilmiah dan landasan fikih masing-masing. Karena itu, selisih satu hari dalam memulai puasa bukanlah hal yang perlu dipertentangkan.

Jadi, Puasa Mulai Kapan?

Untuk Ramadan 2026, awal puasa di Indonesia diperkirakan jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026, tergantung penetapan yang diikuti.

Apa pun tanggalnya, yang terpenting adalah kesiapan menyambut Ramadan dengan hati yang lapang. Perbedaan metode adalah bagian dari dinamika keilmuan Islam yang sudah lama hidup di Indonesia.

awal puasa bulan puasa bulan ramadan hilal Kemenag Muhammadiyah Nu puasa Ramadan serba-serbi Ramadan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVideo: Ucapkan Selamat Imlek, Menteri Agama: Keadilan Jadi Fondasi Kehidupan Berbangsa
Next Article Video: Rosan Roeslani Beberkan Progres Proyek Kampung Haji: Beli 4.641 Kamar dan Lahan 5 Ha

Berita Lainnya

Video: Mensesneg Benarkan Kuntadi Diusulkan Jadi Calon Jampidsus Kejagung

15 Juli 2026 / 16:00 WIB

Video: Ada Pejabat Simpan Emas 74 Kg, Bos BCA: Kurang Pintar Aja Itu

15 Juli 2026 / 15:00 WIB

Video: Mitra BGN Ultimatum Pemerintah, Ancam Gembok Dapur MBG Secara Nasional

15 Juli 2026 / 13:00 WIB

Berkas Perkara Korupsi Kuota Haji Lengkap, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang

14 Juli 2026 / 21:35 WIB

Video: Bantah Isu Penolakan RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Kita Gaspol Pakai Turbo!

14 Juli 2026 / 13:00 WIB

Video: Momen Hangat Kapolri dan Jaksa Agung, Saling Sapa “Sahabat” dan “Kakak Asuh”

14 Juli 2026 / 12:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Rupiah Semakin Babak Belur, Sore Ini Tembus Rp17.822 per Dolar AS

Toto Pribadi26 Mei 2026 / 18:10 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.