Jakarta (Tutur.co.id) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mengganggu jalur kereta api lintas utara rute Jakarta-Surabaya. Rel terendam banjir di kilometer 32, tepatnya antara Karangjati dan Gubug.
Petugas gabungan masih melakukan pengamanan dan penanganan guna memastikan keselamatan operasional perjalanan kereta. Demikian dikatakan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Senin (16/2/2026).
BNPB mengkonfirmasi banjir terjadi setelah hujan berintensitas tinggi sejak Minggu (15/2/2026) malam hingga Senin pagi. Kondisi diperparah air kiriman dari hulu Sungai Glugu, Sungai Jajar, dan Sungai Tuntang.
Secara keseluruhan, banjir merendam 34 desa di sembilan kecamatan dengan total 5.214 kepala keluarga (KK) terdampak. Selain menggenangi permukiman, banjir menyebabkan sejumlah tanggul jebol, antara lain di Sungai Cabean dan Sungai Jratun di Tegowanu serta Sungai Jajar Baru di Karangrayung.
Di Kecamatan Purwodadi, genangan masih terjadi di sejumlah wilayah dengan ketinggian air mencapai satu meter. Salah satunya di Perumahan Permata Hijau. Sementara itu beberapa kecamatan lain dilaporkan berangsur surut.
BNPB bersama BPBD dan instansi terkait terus melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi warga, distribusi logistik, serta penguatan tanggul, dan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat prakiraan hujan masih berlanjut dalam dua hari ke depan.

