Jakarta (Tutur.co.id) – Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyoroti fenomena militer yang saat ini dianggap kebablasan dengan mulai merambah masuk ke berbagai lini mulai dari pengamanan hingga masuk ke perkebunan dan pertambangan. Padahal secara aturan itu tidak benar.
“Kan banyak pengamat yang bilang militer sekarang masuk dibanyak tempat seperti mengawal kejaksaan. Menurut undang-undang kepolisian dan kejaksaan tidak boleh. Yang boleh menjamin keselamatan jaksa itu polisi,” kata Mahfud MD dalam acara podcast ZUPERTALK WITH DON.
Namun menurut Mahfud, hal itu terjadi karena besar kemungkinan ada masalah di kepolisian sehingga kejaksaan minta bantuan militer. “Tapi kenapa masyarakat mendukung ya karena kalau tidak seperti itu takut banyak (kasus) yang macet,” kata Mahfud.
Senada dengan kejadian di kejaksaan, Mahfud juga membenarkan masuknya militer ke perkebunan dan pertambangan. Lagi-lagi menurut Mahfud hal itu terjadi karena memang ada yang salah dengan tata kelola sebelumnya.
“Militer juga masuk ke hutan-hutan (perkebunana dan pertambangan) itu orang berpikir dianggap militerisme. Mungkin benar tapi mungkin juga ada yang berpikir kalau militer tidak turun juga tidak bener-bener. Meski pas diambil ngelolanya juga tidak benar karena tidak punya penagalaman,” kata Mahfud.
Untuk lebih lengkapnya Kawan Tutur dapat menonton langsung podcast ZUPERTALK WITH DON yang hadir dengan topik-topik menarik.

