Jakarta (tutur.co.id) – Suasana Wisuda Purnabakti Hakim Konstitusi mendadak riuh ketika Arief Hidayat menyelipkan candaan dalam pidato perpisahannya di Mahkamah Konstitusi, Rabu (4/2/2026).
Arief mengungkapkan bahwa anak-anaknya memilih jalan akademik sebagai dosen. Ia pun berseloroh, “Tapi saya sebetulnya pingin anak saya bisa jadi Wakil Presiden,” yang langsung disambut tawa hadirin.
Tak berhenti di situ, Arief juga bercerita tentang rencana kelahiran cucunya di Solo atau Semarang. Menurutnya, Solo disebut sebagai kota penuh berkah karena melahirkan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.
