Jakarta (tutur.co.id) – Produsen sepeda motor asal Inggris, Triumph Motorcycles, merombak strategi distribusinya di Indonesia dengan menunjuk Nusantara Group sebagai mitra bisnis baru. Perubahan distribusi ini efektif berlaku mulai 1 Februari 2026 dan menandai babak baru penguatan kehadiran Triumph di pasar sepeda motor premium nasional.
Melalui kemitraan tersebut, Nusantara Group akan mengelola seluruh aspek impor, penjualan, dan distribusi produk Triumph di Indonesia, sekaligus bertanggung jawab atas pengembangan merek secara berkelanjutan. Triumph menilai Indonesia sebagai pasar penting dan potensial di kawasan ASEAN, seiring pertumbuhan minat terhadap sepeda motor berkapasitas besar dan bergaya premium.
Dalam tahap awal, Nusantara Group berencana membangun jaringan diler Triumph di sembilan lokasi di berbagai daerah. Diler pertama akan dibuka di Jakarta, disusul dua gerai lain—satu lagi di Jakarta dan satu di Bandung—yang dijadwalkan beroperasi sepanjang 2026. Seluruh diler tersebut akan mengusung konsep pengalaman merek menyeluruh dengan fasilitas modern, tenaga penjual terlatih, serta layanan purna jual berstandar tinggi.
Sejak peluncuran resminya di Indonesia, Nusantara Group akan menghadirkan sebagian besar jajaran sepeda motor Triumph, mulai dari keluarga Modern Classic, Roadster, hingga Tiger. Konsumen Indonesia dapat memilih model dari kelas 400 cc yang lebih mudah diakses hingga motor berperforma tinggi yang menjadi ciri khas Triumph.
Dalam segmen premium, lini Triumph Classic dengan keluarga Bonneville—mulai dari kapasitas 400 cc, 900 cc, hingga 1.200 cc—diperkirakan menjadi salah satu andalan di pasar domestik. Kehadiran Speed 400 dan Scrambler X 400 disebut sebagai langkah strategis untuk memperluas basis konsumen dan menjadikan merek Triumph lebih inklusif bagi pengendara Indonesia.
Chief Commercial Officer Triumph Motorcycles Ltd, Paul Stroud, menyatakan bahwa kemitraan dengan Nusantara Group membuka peluang pertumbuhan yang lebih besar di Indonesia. “Langkah ini akan membuat merek Triumph semakin mudah diakses, sekaligus memungkinkan kami menyambut lebih banyak penggemar dan pelanggan di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, CEO dan Pemilik Nusantara Group, Joe Ferry, menegaskan komitmen perusahaannya untuk membangun kehadiran Triumph secara jangka panjang. Menurut dia, warisan dan kualitas sepeda motor Triumph sangat selaras dengan karakter dan selera pengendara di Indonesia, yang semakin menghargai performa, desain, dan pengalaman berkendara premium.
Triumph pertama kali didirikan pada tahun 1902. Triumph Motorcycles merayakan 120 tahun pembuatan sepeda motor pada tahun 2022. Selama lebih dari tiga dekade, Triumph Motorcycles berbasis di Hinckley, Leicestershire, dan telah memproduksi sepeda motor ikonik yang memadukan secara sempurna desain otentik, karakter, karisma, dan performa.
Penjualan global mencapai rekor 141.683 sepeda motor pada Tahun Fiskal terbaru Triumph (FY25: Juli 2024-Juni 2025), melalui jaringan 950 dealer di 68 negara, yang menegaskan posisi Triumph Motorcycles sebagai produsen sepeda motor Inggris terbesar.
Saat ini Triumph mempekerjakan sekitar 3.000 personel di seluruh dunia dan memiliki anak perusahaan di Inggris, Amerika Utara, Prancis, Jerman, Spanyol, Italia, Jepang, Swedia (Skandinavia), Benelux, Brasil, Cina, dan Thailand, serta jaringan distributor independen. Triumph memiliki fasilitas manufaktur di Hinckley, Leicestershire, dan Thailand, ditambah fasilitas CKD di Brasil dan India.

