Monaco (Tutur.co.id) – Ajang balap mobil Formula 1 (F1) akan menerapkan aturan baru pada musim 2026. Perubahan aturan tersebut merupakan salah satu perubahan yang signifikan dilakukan sepanjang sejarah penyelenggaraan ajang balapan jet darat.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc menyebut aturan baru F1 yang diterapkan menjadi tantangan besar. Namun, pembalap asal Monako itu mengaku bersemangat untuk memulai musim karena persaingan akan sangat merata. Pasalnya para tim masih dalam tahap pengembangan.
“Ini menjadi tantangan besar tapi itu suatu yang menggairahkan saya, dan dengan semua kerja di belakang layar saya hanya benar-benar tertarik untuk menyetir dan melihat bagaimana rasanya berkendara, jadi itu sangat menarik,” ujar Leclerc dikutip dari Formula 1, Senin (26/1/2026).
Pada musim 2026 terdapat perubahan peraturan yang signifikan dilakukan di kelas Formula 1. Salah satu perubahannya yakni mobil akan lebih kecil dan lebih ringan dengan menerapkan berat minimum mobil menjadi 770 kg atau lebih ringan 30 kg dari mobil sebelumnya.
Lalu penerapan sayap depan dan belakang yang dapat digerakkan untuk menggantikan drag reduction system (DRS). Juga aturan downforce yang jauh lebih sedikit dengan persentase pengurangan 15-30 persen. Aturan ini membuat mobil akan menghasilkan kecepatan tikung yang rendah tetapi akan mendapatkan kecepatan tinggi ketika memasuki lintasan lurus.
Leclerc mengaku tak sabar untuk menjalani sesi uji coba bersama dengan mobil baru Ferrari yakni SF-26 yang diluncurkan pada akhir pekan lalu. Mobil yang baru diluncurkan tersebut masih belum dikendarai oleh Leclerc karena dalam proses tahap pengembangan.
“Saya sangat bersemangat karena ada begitu banyak obrolan dan begitu banyak pekerjaan di belakang layar untuk mendapatkan kondisi mobil yang siap dan membawa mobil bisa berjalan di trek secara normal,” ungkap Leclerc.

