Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Mengejutkan! Tiba-tiba Nanik Sudaryati Mundur dari Kepala BGN
  • Indonesia Kantongi Rating AAA di China, Penerbitan Panda Bond US$1 Miliar Siap Meluncur
  • Jangan Terlambat! Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta 22 Juli 2026
  • Jadwal Samsat Keliling Jabodetabek 22 Juli 2026, Catat Lokasi dan Persyaratannya
  • Tak Ada Kata Maaf! Enzo Fernandez Balas Kritik dengan Sumpah Setia untuk Argentina
  • Moody’s Beri Peringkat Baa2 untuk Obligasi US$5 Miliar Danantara Investment Management
  • Peluit Terakhir Anthony Taylor! Karier 20 Tahun Berakhir di Piala Dunia 2026
  • IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Tiga Saham Masuk Rekomendasi Beli BRI Danareksa
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»Moody’s Beri Peringkat Baa2 untuk Obligasi US$5 Miliar Danantara Investment Management

Moody’s Beri Peringkat Baa2 untuk Obligasi US$5 Miliar Danantara Investment Management

Market Gusti Tetiro22 Juli 2026 / 07:38 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di acara HUT Danantara. (Foto: instagram prabowo)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Moody’s Ratings menetapkan peringkat Baa2 dengan prospek (outlook) negatif terhadap rencana penerbitan obligasi senilai US$5 miliar oleh PT Danantara Investment Management (DIM). Lembaga pemeringkat global itu menegaskan, penilaian tersebut lebih didorong oleh kuatnya dukungan Pemerintah Indonesia dibandingkan profil kredit mandiri perusahaan.

“Prospek peringkat tersebut negatif,” tulis Moody’s dalam laporan yang dirilis pada Selasa (21/7/2026).

Moody’s menjelaskan, peringkat DIM sejalan dengan peringkat kredit Pemerintah Indonesia yang juga berada pada level Baa2 dengan outlook negatif. Penilaian tersebut mencerminkan hubungan yang sangat erat antara DIM dan pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia.

Lembaga pemeringkat itu mengungkapkan belum dapat memberikan Baseline Credit Assessment (BCA) atau penilaian kredit dasar kepada DIM. Alasannya, perusahaan masih berada pada tahap awal pengembangan, memiliki rekam jejak operasional yang terbatas, dan belum menjalankan aktivitas usaha secara mandiri dalam skala signifikan.

“Karena itu, peringkat tersebut terutama didorong oleh keterkaitan dengan pemerintah daripada kekuatan kredit mandiri,” tulis Moody’s.

Menurut Moody’s, DIM dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 sebagai bagian dari struktur kelembagaan Danantara Indonesia. Dalam struktur tersebut, Danantara Indonesia berperan sebagai entitas induk yang mengelola dan mengoptimalkan aset serta investasi badan usaha milik negara (BUMN), sedangkan DIM merupakan anak usaha yang sepenuhnya dimiliki oleh Danantara Indonesia.

Hubungan kepemilikan tersebut dinilai sangat kuat karena setiap perubahan kepemilikan hanya dapat dilakukan melalui perubahan undang-undang. Selain itu, Moody’s juga mempertimbangkan tingginya tingkat pengawasan pemerintah serta integrasi tata kelola antara Danantara Indonesia dan DIM.

Kesamaan jajaran direksi dan dewan pada kedua entitas dinilai memperkuat keselarasan strategi investasi sekaligus meningkatkan keyakinan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan apabila dibutuhkan.

Baca Juga  Kejahatan Perbankan Lewat Medsos Jadi Fokus Revisi UU P2SK

Dari sisi likuiditas, Moody’s menilai posisi DIM sangat kuat. Perusahaan didukung oleh suntikan modal dari Danantara Indonesia serta memiliki akses terhadap berbagai sumber pendanaan eksternal.

Sejauh ini, DIM telah memperoleh dana melalui penerbitan obligasi global perdana senilai US$1,5 miliar, penghimpunan sekitar Rp68,4 triliun melalui Patriot Bond, serta fasilitas revolving credit facility senilai US$10 miliar.

Dari fasilitas kredit tersebut, komitmen pendanaan sebesar US$1 miliar telah diperoleh, dengan sebagian dana telah digunakan untuk investasi pada private funds dan sektor properti. Moody’s memperkirakan perusahaan akan melakukan penarikan tambahan seiring meningkatnya kebutuhan investasi.

Lembaga pemeringkat itu juga menilai posisi likuiditas DIM akan tetap terjaga karena perusahaan tidak memiliki kewajiban pembayaran dividen maupun utang yang jatuh tempo dalam dua hingga tiga tahun mendatang.

Ke depan, Moody’s menegaskan prospek peringkat DIM akan sangat bergantung pada perkembangan peringkat kredit Pemerintah Indonesia. Apabila outlook maupun peringkat utang pemerintah membaik, peringkat DIM juga berpotensi meningkat selama hubungan dengan pemerintah tetap kuat.

Sebaliknya, peringkat DIM dapat tertekan apabila peringkat kredit Indonesia diturunkan atau terjadi perubahan mandat, kepemilikan, maupun peran DIM dalam struktur Danantara yang mengurangi ekspektasi Moody’s terhadap dukungan pemerintah.

Danantara Investment Management DIM headline Moody's obligasi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePeluit Terakhir Anthony Taylor! Karier 20 Tahun Berakhir di Piala Dunia 2026
Next Article Tak Ada Kata Maaf! Enzo Fernandez Balas Kritik dengan Sumpah Setia untuk Argentina

Berita Lainnya

Mengejutkan! Tiba-tiba Nanik Sudaryati Mundur dari Kepala BGN

22 Juli 2026 / 08:59 WIB

Indonesia Kantongi Rating AAA di China, Penerbitan Panda Bond US$1 Miliar Siap Meluncur

22 Juli 2026 / 08:18 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Tiga Saham Masuk Rekomendasi Beli BRI Danareksa

22 Juli 2026 / 07:18 WIB

IHSG Berpeluang Sentuh 6.400, Phintraco Jagokan ARKO, RAJA, BUVA, BRMS, dan DSSA

22 Juli 2026 / 06:42 WIB

IHSG Berpeluang Uji 6.398, MNC Sekuritas Pilih TLKM dan 3 Saham Ini

22 Juli 2026 / 06:12 WIB

Drama Ruang Oval: Trump Bentak Reporter hingga Klaim Iran ‘Mengemis’ ke AS

22 Juli 2026 / 00:26 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Profil Indri Wahyuni Juri Cerdas Cermat yang Viral, Ternyata Banyak Duit

Muthia Hanifah12 Mei 2026 / 20:38 WIB

Mengejutkan! Tiba-tiba Nanik Sudaryati Mundur dari Kepala BGN

22 Juli 2026 / 08:59 WIB

Indonesia Kantongi Rating AAA di China, Penerbitan Panda Bond US$1 Miliar Siap Meluncur

22 Juli 2026 / 08:18 WIB

Jangan Terlambat! Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta 22 Juli 2026

22 Juli 2026 / 08:10 WIB

Jadwal Samsat Keliling Jabodetabek 22 Juli 2026, Catat Lokasi dan Persyaratannya

22 Juli 2026 / 08:03 WIB

Tak Ada Kata Maaf! Enzo Fernandez Balas Kritik dengan Sumpah Setia untuk Argentina

22 Juli 2026 / 08:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.