Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
  • Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal
  • Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab
  • Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa
  • Emas Batangan 74 Kg hingga Dolar Kasus Febrie Adriansyah Dinyatakan Asli
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

Sepakbola Deba Salamah18 Juli 2026 / 08:45 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris. (AI/Tutur)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Atlanta (Tutur.co.id) – Prancis dan Inggris kembali dipertemukan dalam laga bergengsi perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026, Minggu (19/7/2026) pukul 02.00 WIB. Meski disebut sebagai pertandingan yang tidak ingin dimainkan, duel ini tetap menawarkan gengsi besar karena menjadi kesempatan terakhir menutup turnamen dengan kemenangan dan membawa pulang medali perunggu.

Kedua tim datang dengan luka yang berbeda. Prancis gagal memenuhi status favorit usai takluk 0-2 dari Spanyol di semifinal. Sementara Inggris kembali harus mengubur mimpi menembus final setelah menyerah 1-2 dari juara bertahan Argentina.

Prancis Ingin Menutup Era Didier Deschamps dengan Manis

Semifinal melawan Spanyol menjadi akhir yang pahit bagi Didier Deschamps. Pelatih berusia 57 tahun itu sebelumnya menyebut Spanyol sebagai favorit juara, dan prediksinya terbukti benar.

La Roja tampil dominan di Dallas Stadium melalui gol penalti Mikel Oyarzabal dan tendangan spektakuler Pedro Porro. Sepanjang pertandingan, lini serang Prancis yang biasanya mematikan justru dibuat tidak berkutik. Les Bleus hanya mampu mencatatkan Expected Goals (xG) sebesar 0,31, menandakan minimnya peluang berbahaya yang mereka ciptakan.

Kekalahan tersebut memicu banyak kritik terhadap pendekatan taktik Deschamps. Bahkan, Kylian Mbappe secara terbuka mempertanyakan strategi tim setelah pertandingan usai.

Meski demikian, catatan Deschamps sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola Prancis tetap tidak ternoda. Ia kini berpeluang menutup kariernya bersama tim nasional dengan mempersembahkan medali perunggu.

Jika berhasil mengalahkan Inggris, Prancis akan meraih medali perunggu Piala Dunia ketiga dalam sejarah mereka, setelah sebelumnya finis di posisi ketiga pada edisi 1958 dan 1986. Sementara itu, pada Piala Dunia 1982 mereka harus puas menempati peringkat keempat.

Inggris Kembali Gagal di Momen Penentuan

Di kubu Inggris, tekanan juga mengarah kepada Thomas Tuchel setelah kekalahan dramatis dari Argentina. The Three Lions sebenarnya sempat berada di atas angin lewat gol Anthony Gordon. Namun, keputusan bermain lebih bertahan setelah unggul justru menjadi bumerang.

Baca Juga  Real Madrid Tanpa Mbappe dan Bellingham Hadapi Manchester City

Lionel Messi memanfaatkan situasi tersebut dengan memberikan dua assist yang berujung pada gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez, membawa Argentina membalikkan keadaan menjadi 2-1.

Hasil tersebut kembali memperpanjang catatan buruk Inggris di Piala Dunia. Mereka kini telah kalah dalam tujuh pertandingan fase gugur Piala Dunia saat menghadapi tim yang berada di 10 besar peringkat dunia.

Inggris juga mencatat rekor yang tidak membanggakan. Mereka menjadi satu-satunya negara yang dua kali gagal lolos ke final Piala Dunia pada abad ke-21 meski sempat unggul lebih dahulu di semifinal. Sebelumnya hal serupa terjadi saat kalah dari Kroasia pada edisi 2018.

Meski peluang meraih gelar sudah tertutup, Tuchel masih memiliki kesempatan membawa Inggris mencatatkan pencapaian terbaik kedua mereka sepanjang sejarah Piala Dunia. Namun, catatan juga tidak berpihak kepada The Three Lions karena mereka selalu kalah dalam dua laga perebutan tempat ketiga sebelumnya, yakni dari Italia pada 1990 dan Belgia pada 2018.

Rekor Pertemuan Lebih Memihak Prancis

Dalam beberapa tahun terakhir, Prancis tampil dominan saat menghadapi Inggris. Les Bleus memenangkan sebagian besar pertemuan kedua tim, termasuk kemenangan pada perempat final Piala Dunia 2022 yang mengakhiri perjalanan Inggris di Qatar.

Secara keseluruhan, Inggris hanya mampu meraih satu kemenangan dalam sembilan pertemuan terakhir melawan Prancis. Modal tersebut membuat tim asuhan Deschamps lebih percaya diri menghadapi duel perebutan posisi ketiga kali ini.

Kabar Tim Prancis

Prancis hampir dipastikan kehilangan William Saliba setelah bek Arsenal tersebut mengalami cedera punggung saat menghadapi Spanyol. Hingga kini belum ada kepastian mengenai kondisinya, tetapi peluang tampil dinilai sangat kecil.

Posisinya kemungkinan besar akan digantikan oleh Maxence Lacroix, yang masuk sebagai pemain pengganti pada laga semifinal.

Baca Juga  Vietnam Mulai Mata-matai Kekuatan Timnas Indonesia

Didier Deschamps juga membuka peluang melakukan sedikit perubahan di lini belakang. Ibrahima Konate berpeluang tampil sejak menit awal, sedangkan Brice Samba sempat mengalami masalah fisik dalam sesi latihan, meski posisi penjaga gawang utama diperkirakan tetap menjadi milik Mike Maignan.

Kabar Tim Inggris

Inggris juga kehilangan bek kanan Reece James akibat cedera otot yang dialaminya saat menghadapi Argentina. Kembalinya Jarell Quansah setelah menjalani hukuman skorsing memberi tambahan opsi di lini belakang.

Sementara itu, Djed Spence diperkirakan bergeser ke sisi kanan sehingga Nico O’Reilly kembali mengisi posisi bek kiri. Jordan Henderson masih belum pulih dari cedera pergelangan tangan.

Jude Bellingham sempat menjadi sorotan setelah tertangkap kamera menepuk bagian belakang kepala Valentin Barco dalam insiden seusai pertandingan melawan Argentina. Meski demikian, hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait kemungkinan sanksi terhadap gelandang Real Madrid tersebut.

Prediksi Susunan Pemain

Prancis (4-2-3-1):
Maignan; Kounde, Konate, Lacroix, Theo Hernandez; Kone, Zaire-Emery; Cherki, Olise, Doue; Mbappe.

Inggris (4-2-3-1):
Pickford; Spence, Konsa, Guehi, O’Reilly; Rice, Anderson; Rogers, Bellingham, Gordon; Kane.

Prediksi Skor Prancis vs Inggris

Spanyol telah menunjukkan bagaimana cara meredam ketajaman lini serang Prancis. Namun, Inggris belum memperlihatkan kualitas bertahan sebaik La Roja. Sepanjang fase gugur Piala Dunia 2026, The Three Lions belum sekalipun mampu mencatatkan clean sheet.

Selain itu, Prancis memiliki keuntungan berupa waktu pemulihan yang lebih panjang setelah memainkan semifinal lebih awal. Faktor kebugaran serta pengalaman di laga-laga besar diperkirakan menjadi pembeda dalam pertandingan ini.

Jika mampu memanfaatkan peluang dengan lebih efektif dibanding semifinal, Les Bleus diprediksi akan mengakhiri era Didier Deschamps dengan kemenangan sekaligus mengamankan medali perunggu Piala Dunia 2026. Sementara itu, Inggris berpotensi kembali harus puas finis di peringkat keempat.

Prediksi skor: Prancis 2-1 Inggris.

Heaadline Inggris Piala Dunia 2026 Prancis Prancis vs Inggris
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleElnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal
Next Article Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

Berita Lainnya

Inggris Kalah Mental

16 Juli 2026 / 15:00 WIB

Messi Balas Tudingan Dibantu Wasit: Kami Juara karena Kualitas, Bukan Bantuan FIFA

16 Juli 2026 / 13:00 WIB

Fakta Kekalahan Inggris dari Argentina: Statistik Memalukan dan Bumerang Taktik Tuchel

16 Juli 2026 / 11:00 WIB

Tiga Kesalahan Fatal Tuchel yang Bikin Argentina Lolos Final Piala Dunia 2026

16 Juli 2026 / 10:06 WIB

Real Madrid Siapkan Trio Maut Baru! Michael Olise, Mbappe, dan Vinicius

16 Juli 2026 / 08:00 WIB

Bawa Spanyol ke Final, Rumah Mewah Lamine Yamal Malah Jadi Target Perampok

16 Juli 2026 / 07:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Kabar Pengganti Ayatollah Ali Khamenei Sampai ke Telinga Trump, Ini Responnya

Toto Pribadi08 Maret 2026 / 22:12 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

18 Juli 2026 / 08:45 WIB

Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.