Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa
  • Celios: Danantara Harus Perketat Seleksi Proyek Hilirisasi Usai Bergabung dengan Forum SWF Dunia
  • Nanik S Deyang Tak Muncul, BGN Pamer Opini ‘Pujian’ dari BPK
  • Saat Don Ritto Tertunduk Mengenakan Rompi Oranye Digiring ke Kejagung
  • Survei BI: Aktivitas Dunia Usaha Menguat pada Triwulan II 2026, Sektor Riil Jadi Penopang Utama
  • BBM Langka di Sumatera Utara, Komisi XII DPR RI Desak Pertamina Gerak Cepat
  • Skema Ketat di Balik Solar Murah Kapal 30-200 GT
  • Tersangka Don Ritto Beserta Barang Bukti Tiba di Kejagung
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Finance»Celios: Danantara Harus Perketat Seleksi Proyek Hilirisasi Usai Bergabung dengan Forum SWF Dunia

Celios: Danantara Harus Perketat Seleksi Proyek Hilirisasi Usai Bergabung dengan Forum SWF Dunia

Finance Gusti Tetiro17 Juli 2026 / 16:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Prabowo Subianto pada acara Tasyakuran HUT Ke-1 Danantara di Jakarta, Rabu (11/3/2026). (Foto: instagram prabowo)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Bergabungnya Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sebagai Associate Member International Forum of Sovereign Wealth Funds (IFSWF) dinilai menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola investasi nasional, khususnya dalam pelaksanaan proyek-proyek hilirisasi strategis.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara, mengatakan status tersebut seharusnya diikuti dengan penerapan Santiago Principles, yakni standar tata kelola yang menjadi acuan sovereign wealth fund (SWF) di berbagai negara.

“Danantara sudah join koalisi SWF dunia dan punya standar Santiago, itu harus diterapkan dalam praseleksi proyek,” kata Bhima saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Menurut Bhima, perhatian utama Danantara sebaiknya difokuskan pada proses seleksi proyek sejak tahap awal agar investasi yang dijalankan memiliki kelayakan teknis, finansial, serta tata kelola yang memadai.

Selain itu, lembaga tersebut juga perlu memperkuat manajemen risiko, termasuk mengantisipasi potensi risiko fiskal, mengukur dampak ekonomi secara menyeluruh, serta membangun koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah guna meminimalkan konflik kebijakan selama pelaksanaan proyek.

“Danantara perlu ambil posisi jadi jembatan antara kementerian teknis, pemerintah daerah, dan investor,” ujarnya.

Saat ini Danantara tengah mengembangkan 26 proyek hilirisasi nasional dengan total nilai investasi mencapai Rp225 triliun. Seluruh proyek tersebut diproyeksikan mampu menyerap 37.833 tenaga kerja dan mencakup berbagai sektor strategis.

Portofolio investasi itu meliputi pembangunan smelter aluminium, baja nirkarat, dan tembaga di sektor pertambangan. Selain itu, proyek juga menyasar sektor energi dan pangan melalui pengembangan fasilitas bioavtur, bioetanol, pengolahan kelapa sawit, industri kelapa, hingga peternakan ayam terintegrasi.

Pelaksanaan proyek dibagi ke dalam dua fase. Fase pertama dimulai melalui groundbreaking pada 6 Februari 2026 dengan enam proyek prioritas di 13 lokasi. Tahap ini memiliki nilai investasi Rp109 triliun dan diperkirakan menyerap 11.456 tenaga kerja.

Baca Juga  Menkeu Purbaya Ramal Rupiah Mulai Menguat, Target 2027 di Bawah Rp17.500 per Dolar AS

Selanjutnya, fase kedua dimulai pada 29 April 2026 melalui groundbreaking 10 proyek prioritas di 13 lokasi dengan nilai investasi Rp116 triliun. Tahap ini diproyeksikan mampu menciptakan 26.377 lapangan kerja.

Bhima menilai Indonesia memang perlu memiliki ambisi besar dalam mengembangkan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam sekaligus menciptakan lapangan kerja berkualitas. Menurutnya, peluang tersebut tidak hanya berasal dari sektor mineral, tetapi juga pangan, perikanan, hingga energi terbarukan.

“Memang sebaiknya Indonesia ambisius. Kita memiliki potensi dari pangan, perikanan sampai energi terbarukan, kenapa harus business-as-usual? Yang perlu diperhatikan, proyek-proyek harus sesuai prosedur, seperti kesiapan teknis, finansial, kondisi sosial, dan lingkungan sekitar,” katanya.

Di tengah besarnya nilai investasi yang dikelola, Bhima menekankan bahwa keberhasilan hilirisasi tidak hanya diukur dari besarnya dana yang digelontorkan atau jumlah proyek yang dibangun. Tata kelola yang transparan, proses seleksi yang ketat, serta pengelolaan risiko yang baik akan menjadi faktor penentu agar investasi mampu menghasilkan nilai tambah ekonomi secara berkelanjutan sekaligus menjaga kepercayaan investor global.

Celios Danantara headline Hilirisasi IFSWF
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleNanik S Deyang Tak Muncul, BGN Pamer Opini ‘Pujian’ dari BPK
Next Article Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

Berita Lainnya

Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

17 Juli 2026 / 17:23 WIB

Nanik S Deyang Tak Muncul, BGN Pamer Opini ‘Pujian’ dari BPK

17 Juli 2026 / 16:14 WIB

Survei BI: Aktivitas Dunia Usaha Menguat pada Triwulan II 2026, Sektor Riil Jadi Penopang Utama

17 Juli 2026 / 15:58 WIB

BBM Langka di Sumatera Utara, Komisi XII DPR RI Desak Pertamina Gerak Cepat

17 Juli 2026 / 15:48 WIB

Tersangka Don Ritto Beserta Barang Bukti Tiba di Kejagung

17 Juli 2026 / 15:20 WIB

Kabar Baik! Bansos BPNT Triwulan III 2026 Mulai Cair Rp 600.000, Cek Syarat dan Penerimanya

17 Juli 2026 / 13:08 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Prabowo Balas Prediksi Suram Ekonomi RI: Saya Tahu Siapa yang Biayai

Gusti Tetiro14 Maret 2026 / 09:58 WIB

Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

17 Juli 2026 / 17:23 WIB

Celios: Danantara Harus Perketat Seleksi Proyek Hilirisasi Usai Bergabung dengan Forum SWF Dunia

17 Juli 2026 / 16:58 WIB

Nanik S Deyang Tak Muncul, BGN Pamer Opini ‘Pujian’ dari BPK

17 Juli 2026 / 16:14 WIB

Saat Don Ritto Tertunduk Mengenakan Rompi Oranye Digiring ke Kejagung

17 Juli 2026 / 16:01 WIB

Survei BI: Aktivitas Dunia Usaha Menguat pada Triwulan II 2026, Sektor Riil Jadi Penopang Utama

17 Juli 2026 / 15:58 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.