Atlanta (Tutur.co.id) – Semifinal Piala Dunia 2026 akan menyajikan duel klasik antara Argentina dan Inggris di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB. Kedua tim sama-sama belum terkalahkan sepanjang turnamen, tetapi harus melalui perjuangan berat untuk mencapai empat besar.
Selain sarat sejarah dan gengsi, pertandingan ini juga diprediksi ditentukan oleh sejumlah duel individu yang berpotensi menjadi pembeda. Berikut tiga pertarungan paling krusial yang bisa menentukan siapa yang berhak melaju ke final Piala Dunia 2026.
1. Jude Bellingham vs Lionel Messi, Adu Bintang Penentu Nasib Tim
Meski tidak akan saling berhadapan secara langsung sepanjang pertandingan, Jude Bellingham dan Lionel Messi dipastikan menjadi pusat perhatian.
Bellingham tampil luar biasa sepanjang fase gugur. Gelandang Real Madrid itu mencetak dua gol saat Inggris mengalahkan Meksiko, lalu kembali memborong dua gol ketika menyingkirkan Norwegia. Catatan tersebut membuatnya menjadi pemain termuda kedua setelah Pele yang mampu mencetak dua gol atau lebih dalam dua laga fase gugur Piala Dunia secara beruntun.
Di kubu Argentina, Messi tetap menjadi jantung permainan Albiceleste. Kapten berusia 39 tahun itu selalu berkontribusi dalam setiap pertandingan Piala Dunia 2026, baik melalui gol maupun assist. Hingga semifinal, ia telah mengoleksi delapan gol dan menjadi pemimpin perebutan Sepatu Emas bersama Kylian Mbappe.
Siapa pun yang mampu memberikan pengaruh lebih besar diyakini akan menjadi faktor utama yang menentukan hasil pertandingan.
2. Harry Kane vs Cristian Romero, Duel Penyerang dan Bek yang Sarat Emosi
Kapten Inggris Harry Kane kembali menjadi tumpuan lini depan The Three Lions setelah mengoleksi enam gol di Piala Dunia 2026. Namun, Kane gagal mencetak gol saat menghadapi Norwegia dan kini ditantang membuktikan ketajamannya saat menghadapi salah satu bek terbaik dunia, Cristian Romero.
Menariknya, Kane dan Romero pernah bermain bersama di Tottenham Hotspur sehingga keduanya sudah sangat memahami karakter masing-masing.
Romero dikenal sebagai bek agresif yang gemar melakukan duel satu lawan satu dan tidak ragu menekan lawan sejak awal. Sebaliknya, Kane mengandalkan kecerdasan membaca ruang, pergerakan tanpa bola, serta kemampuannya turun ke lini tengah untuk membuka ruang bagi rekan-rekannya.
3. Bukayo Saka vs Nicolas Tagliafico, Adu Kecepatan di Sisi Sayap
Duel menarik lainnya tersaji di sektor sayap antara Bukayo Saka dan Nicolas Tagliafico.
Saka memang sempat mengalami masalah kebugaran selama turnamen. Namun, penampilannya sebagai pemain pengganti saat menghadapi Norwegia memperlihatkan bahwa winger Arsenal tersebut kembali menemukan performa terbaiknya.
Kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan akurasi umpan silang Saka berpotensi menjadi senjata utama Inggris.
Di sisi lain, Argentina memiliki Tagliafico, bek kiri berpengalaman yang dikenal disiplin dalam menjaga area pertahanannya. Pemain Lyon itu dipastikan mendapat tugas khusus untuk membatasi ruang gerak Saka.
Apabila Saka mampu memenangi duel satu lawan satu melawan Tagliafico, lini pertahanan Argentina bisa berada dalam tekanan besar sepanjang pertandingan.

