Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Industri»Kemenperin Percepat Sertifikasi Halal 232 IKM di Kalsel, Perkuat Daya Saing Industri

Kemenperin Percepat Sertifikasi Halal 232 IKM di Kalsel, Perkuat Daya Saing Industri

Industri Gusti Tetiro20 Januari 2026 / 14:52 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat ekosistem industri halal nasional melalui percepatan fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM). Sepanjang 2025, Kemenperin memfasilitasi sertifikasi halal bagi 232 IKM di Kalimantan Selatan melalui Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Banjarbaru.

Langkah tersebut ditempuh sebagai upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha daerah sekaligus memberikan kepastian kehalalan produk yang beredar di masyarakat. Sertifikasi halal dinilai menjadi instrumen penting dalam memperluas akses pasar serta memperkuat kepercayaan konsumen.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa sertifikasi halal memiliki peran strategis dalam penguatan industri nasional. Menurutnya, sertifikat halal tidak hanya berfungsi memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga meningkatkan nilai tambah produk dan daya saing industri.

“Pemerintah berkomitmen mempercepat sertifikasi halal sebagai bagian dari penguatan daya saing industri nasional. Sertifikat halal tidak hanya memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga meningkatkan nilai tambah produk, memperluas akses pasar, dan memperkuat kepercayaan konsumen, baik di pasar domestik maupun global,” ujar Agus dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Fasilitasi sertifikasi halal tersebut dilaksanakan oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) BSPJI Banjarbaru yang telah terakreditasi sebagai LPH Utama oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). LPH BSPJI Banjarbaru memiliki ruang lingkup layanan makanan dan minuman dengan wilayah kerja nasional hingga internasional.

Program ini sejalan dengan kebijakan Kemenperin dalam memperkuat peran unit pelaksana teknis sebagai garda terdepan pelayanan industri di daerah. Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari menekankan bahwa penguatan ekosistem industri halal harus dibarengi dengan penerapan standar dan sistem mutu yang berkelanjutan.

“Melalui fasilitasi sertifikasi halal, kami mendorong industri untuk tidak hanya memperoleh sertifikat, tetapi juga menerapkan prinsip jaminan produk halal secara konsisten. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu produk melalui penerapan standar seperti SNI dan sistem manajemen berbasis standar internasional,” jelas Emmy.

Baca Juga  EMAS NOW Buka Cabang Perdana di Surabaya, Perluas Akses Investasi Emas di Jawa Timur

Keberhasilan program ini turut ditopang oleh kolaborasi lintas lembaga, antara lain Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PIH) Kemenperin, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Bank Indonesia, pemerintah daerah di Kalimantan Selatan, serta dukungan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Borneo Indobara. Sinergi tersebut dinilai mampu memperluas jangkauan layanan sertifikasi halal bagi IKM di daerah.

Kepala BSPJI Banjarbaru Oktaviyanto Jimat Wibowo menambahkan bahwa fasilitasi sertifikasi halal dilaksanakan melalui tahapan yang komprehensif, mulai dari pelatihan pemahaman Jaminan Produk Halal (JPH), pendampingan penyusunan dokumen, hingga pemeriksaan dan audit kehalalan produk oleh auditor halal yang kompeten.

“Kami memastikan IKM mendapatkan pendampingan menyeluruh agar mampu menerapkan prinsip kehalalan secara berkelanjutan dalam proses produksinya. Dengan kapasitas sebagai LPH Utama, BSPJI Banjarbaru siap melayani berbagai ruang lingkup produk dan jasa,” ujar Jimat.

Baznas IKM Kemenperin PIH
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVideo: Mentan Amran Sulaiman Sidak 1000 Ton Beras Selundupan
Next Article Video: KPK Duga Walikota Madiun Lakukan Penyamaran Penerimaan Bermodus CSR

Berita Lainnya

Kemenperin Cetak 2.369 Lulusan Vokasi Industri, Tingkat Penyerapan Kerja Capai 63,7%

17 Juli 2026 / 10:54 WIB

Pelindo dan Arab Saudi Jajaki Kerja Sama Pelabuhan, Bahas Investasi hingga Pelayaran Langsung

16 Juli 2026 / 15:37 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dorong Indonesia Maksimalkan Potensi Ekonomi Selat Malaka

25 Juni 2026 / 20:56 WIB

Laba Bersih Naik 23 Persen, PT Pertamina Trans Kontinental Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025

15 Juni 2026 / 20:23 WIB

Cara Mendukung Ekonomi Lokal di Tengah Situasi Ekonomi Sulit, Mulai dari Hal Sederhana

26 Mei 2026 / 09:28 WIB

Kemenperin Bantah Deindustrialisasi, Kontribusi Manufaktur ke PDB Justru Naik

25 Mei 2026 / 00:58 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Dari Carry hingga Fronx, Mobil Produksi Lokal Jadi Andalan Suzuki

Galuh Parantri31 Januari 2026 / 21:10 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.