Miami (Tutur.co.id) – Timnas Norwegia dan Inggris akan saling berhadapan pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium, Miami, Minggu (12/7/2026) pukul 04.00 WIB. Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di delapan besar karena mempertemukan dua tim yang sama-sama datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan lawan-lawan kuat di babak sebelumnya.
Meski sejarah berpihak kepada Inggris, Norwegia datang dengan modal yang tak bisa dipandang sebelah mata. The Three Lions memang mendominasi rekor pertemuan dengan tujuh kemenangan dari 12 laga dan bahkan membuat Norwegia gagal mencetak gol dalam empat pertemuan terakhir.
Namun, catatan masa lalu belum tentu menentukan hasil di Piala Dunia 2026. Pasukan Singa Skandinavia tengah menikmati momentum terbaik dalam sejarah mereka setelah menyingkirkan Brasil dan untuk pertama kalinya melaju ke perempat final Piala Dunia. Dengan performa gemilang Erling Haaland, kreativitas Martin Odegaard, serta kepercayaan diri yang terus meningkat, Norwegia memiliki kapasitas untuk mematahkan dominasi Inggris.
Di sisi lain, skuad Thomas Tuchel datang dengan pengalaman lebih matang di turnamen besar dan mentalitas kuat usai melewati laga dramatis kontra Meksiko. Duel di Miami pun diprediksi menjadi pertarungan sengit antara sejarah yang berpihak kepada Inggris dan momentum luar biasa milik Norwegia, yang siap menentukan siapa yang paling layak melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026.
Inggris Datang dengan Mental Baja
Skuad asuhan Thomas Tuchel menunjukkan karakter yang berbeda saat menghadapi Meksiko di Stadion Azteca. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung lawan dan harus tampil dengan 10 pemain sejak pertengahan babak kedua, The Three Lions tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
Dua gol Jude Bellingham serta satu gol Harry Kane membawa Inggris melangkah ke perempat final Piala Dunia untuk ke-11 kalinya dalam sejarah. Menariknya, kemenangan tersebut diraih meski Inggris hanya mencatatkan penguasaan bola sekitar 33 persen, terendah sepanjang sejarah mereka di Piala Dunia. Sebaliknya, efektivitas serangan balik dan disiplin bertahan menjadi kunci keberhasilan pasukan Tuchel.
Inggris kini mengantongi tiga kemenangan beruntun di Piala Dunia 2026 dengan selalu mencetak minimal dua gol. Secara keseluruhan, mereka juga memenangi enam dari tujuh pertandingan terakhir di semua ajang.
Meski demikian, satu catatan kurang menguntungkan masih membayangi. Dalam beberapa edisi terakhir Piala Dunia, Inggris kerap tersingkir saat menghadapi sesama tim Eropa di fase gugur. Lima dari enam kekalahan terakhir mereka di babak knockout datang dari lawan asal Benua Biru.
Norwegia Ukir Sejarah Bersama Haaland
Di sisi lain, Norwegia sedang menikmati perjalanan terbaik dalam sejarah sepak bola mereka. Untuk pertama kalinya, tim asuhan Stale Solbakken berhasil mencapai babak perempat final Piala Dunia setelah menumbangkan Brasil.
Erling Haaland kembali menjadi pembeda. Penyerang Manchester City itu mencetak dua gol ke gawang Selecao dan membawa Norwegia mempertahankan rekor sempurna mereka yang belum pernah kalah dari Brasil di level senior.
Sepanjang turnamen, Norwegia tampil sangat agresif. Mereka telah mencetak 12 gol dalam lima pertandingan, namun juga kebobolan sembilan kali. Produktivitas tinggi tersebut membuat setiap pertandingan Norwegia selalu berlangsung terbuka dan menghibur.
Meski demikian, rekor menghadapi sesama tim Eropa masih menjadi pekerjaan rumah. Satu-satunya kekalahan Norwegia di Piala Dunia 2026 terjadi saat menghadapi Prancis pada fase grup, dan mereka belum pernah mengalahkan negara Eropa di putaran final Piala Dunia.
Rekor Pertemuan Berpihak kepada Inggris
Secara historis, Inggris memiliki catatan yang jauh lebih baik dibanding Norwegia. The Three Lions memenangi tujuh dari sembilan pertemuan terakhir kedua tim, sementara Norwegia hanya meraih dua kemenangan.
Yang lebih menarik, Norwegia juga gagal mencetak gol dalam empat pertemuan terakhir melawan Inggris. Namun, kedua negara sudah tidak bertemu sejak laga persahabatan tahun 2014 ketika Inggris menang tipis 1-0 lewat gol penalti Wayne Rooney.
Melihat performa kedua tim saat ini, statistik masa lalu dipastikan tidak akan banyak berpengaruh. Norwegia tampil dengan generasi terbaiknya, sedangkan Inggris sedang menunjukkan kedewasaan bermain yang belum terlihat pada fase grup.
Kabar Tim
Inggris dipastikan kehilangan Jarell Quansah yang harus menjalani hukuman skorsing setelah menerima kartu merah saat melawan Meksiko. Reece James juga masih diragukan karena cedera hamstring, sehingga Djed Spence berpeluang mengisi posisi bek kanan.
Jordan Henderson dipastikan mengakhiri turnamen lebih cepat setelah mengalami cedera pergelangan tangan dan harus menjalani operasi. Sementara itu, Declan Rice dan Marc Guehi sempat menjalani latihan terpisah, namun diperkirakan tetap siap dimainkan.
Di kubu Norwegia, kondisi tim jauh lebih ideal. Bek kiri David Moller Wolfe telah kembali berlatih penuh setelah mengalami cedera ringan saat melawan Brasil. Solbakken bahkan memiliki banyak opsi di lini depan dengan Oscar Bobb dan Andreas Schjelderup sama-sama tampil impresif sebagai pemain pengganti.
Performa Erling Haaland juga sedang luar biasa. Dengan koleksi tujuh gol, ia masih bersaing dalam perebutan Sepatu Emas bersama Lionel Messi dan Kylian Mbappe. Ketajamannya terlihat dari efektivitas penyelesaian akhir, di mana hampir 39 persen tembakannya berhasil berbuah gol.
Duel Haaland vs Kane Jadi Penentu
Laga ini juga menghadirkan pertarungan dua mesin gol terbaik dunia. Erling Haaland menjadi tumpuan utama Norwegia, sementara Harry Kane kembali menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin lini depan Inggris.
Selain itu, duel lini tengah antara Martin Odegaard dan Jude Bellingham diprediksi menjadi salah satu kunci pertandingan. Kreativitas Odegaard akan berhadapan dengan energi serta kemampuan Bellingham dalam menguasai kedua sisi permainan.
Jika Inggris kembali mampu memaksimalkan serangan balik seperti saat melawan Meksiko, mereka memiliki peluang besar menyulitkan Norwegia. Sebaliknya, sedikit saja kesalahan di lini belakang bisa langsung dihukum oleh Haaland.
Prediksi Skor Norwegia vs Inggris
Melihat kualitas kedua tim, pertandingan diperkirakan berlangsung terbuka dan penuh peluang. Norwegia hampir selalu mencetak gol, tetapi pertahanan mereka juga kerap memberikan ruang bagi lawan.
Inggris memiliki pengalaman lebih matang di turnamen besar, sementara Norwegia datang dengan momentum luar biasa dan kepercayaan diri tinggi setelah menumbangkan Brasil.
Prediksi skor: Norwegia 1-2 Inggris

