Surabaya (tutur.co.id) – Duka mendalam tengah menyelimuti keluarga besar Bonek, suporter militan Persebaya Surabaya. Sang jenderal Bonek, Andie Peci atau Andie Kristianto, meninggal dunia Jumat siang ini. Memori bermunculan mengenang kepergian Andie Peci, salah satunya kejadian tragis yang sempat dialaminya di 2013 silam.
Mendiang Andie Peci memang sempat menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal pada pertengahan April 2013. Akibat serangan puluhan orang tak dikenal itu, Andie Peci mengalami luka bacok di tangan serta lebam-lebam dan harus menjalani perawatan di rumah sakit Muji Rahayu.
Baca juga: Kabar Duka! Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
Penyerangan terhadap Andie Peci saat itu terjadi sekitar pukul 21.00 waktu setempat Ketika ia sedang berkumpul bersama Bonek Bonarki Manukan di base camp mereka usai menggelar aksi dukungan untuk Persebaya Surabaya 1927. Saat itu Persebaya 1927 memang tengah tak diakui eksistensinya oleh PSSI.
Akibatnya, Andie Peci harus menerima 29 jahitan setelah berusaha menangkis sabetan celurit para penyerangnya. Namun saat itu, pelaku dan motif penyerangan masih belum terungkap. Bahkan kasusnya kini menguap tanpa ada pelaku yang ditangkap.
“Perlawanan terhadap mafia dan perusak sepakbola indonesia tetap berlanjut, luka ini tak berarti apapun, Dulur #SaveOurPERSEBAYA,” tulis Andie Peci di akun X miliknya @AndiePeci saat itu.
Pihak kepolisian saat itu mengaku kesulitan karena motif penyerangan belum tentu terkait dukungannya kepada Persebaya 1927. Pasalnya, selain sebagai pentolan Bonek, sosok Andrie Peci juga dikenal sebagai aktivis buruh yang juga sangat vokal menyerukan ketidakadilan yang diterima kaum buruh.
Kesaksian ini juga disampaikan kolega Andie Peci, Ainur Rohman lewat akun media sosialnya beberapa saat setelah kabar duka itu datang.
“Teror itu tidak pernah menghentikan Peci. Dia bersuara semakin lantang, semakin aktif turun ke jalan. Sampai hari ini, para pelaku pembacokan itu tidak pernah terungkap. Siapa otak di balik penyiksaan itu tidak pernah tersingkap,” tulis Ainur Rohman di akun X, Jumat 10 Juli 2026.
Diberitakan sebelumnya, Andie Peci meninggal dunia pada pukul 11.20 WIB di RS Soewandhie Surabaya. Namun hingga berita ini diturunkan belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya pentolan Bonek paling legendaris ini.

