Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • BEI Kaji Revisi Papan Pemantauan Khusus, Bursa Ingin Likuiditas Lebih Berkualitas
  • Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilan Roy Suryo Terhadap Polda
  • Mengintip Desa Energi Berdikari Pertamina, Saat Energi Bersih Menumbuhkan Ekonomi Warga
  • Kepala BGN Nanik Sudaryati dan Wakilnya Datangi KPK
  • Swiss vs Kolombia: Adu Strategi Dua Pelatih Paling Fleksibel
  • Cadangan Devisa Akhirnya Naik! BI Catat Lonjakan Pertama pada 2026 ke US$145,6 Miliar
  • Portugal Tersingkir, Roberto Martinez Langsung Mundur dari Kursi Pelatih
  • Sidang Putusan Praperadilan Roy Suryo Digelar Hari Ini
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»Cadangan Devisa Akhirnya Naik! BI Catat Lonjakan Pertama pada 2026 ke US$145,6 Miliar

Cadangan Devisa Akhirnya Naik! BI Catat Lonjakan Pertama pada 2026 ke US$145,6 Miliar

Market Gusti Tetiro07 Juli 2026 / 12:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi Bank Idonesia (Foto: Tutur/AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia kembali meningkat pada akhir Juni 2026. Setelah mengalami penurunan selama lima bulan berturut-turut, cadangan devisa akhirnya naik menjadi US$145,6 miliar dari US$144,9 miliar pada akhir Mei 2026.

Kenaikan ini menjadi yang pertama sepanjang 2026 dan memberikan sinyal positif terhadap ketahanan sektor eksternal Indonesia di tengah masih tingginya ketidakpastian ekonomi global.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan peningkatan cadangan devisa terutama didorong oleh penerimaan pajak dan jasa, meski pada saat yang sama pemerintah melakukan pembayaran utang luar negeri dan BI tetap menjalankan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah.

“Perkembangan posisi cadangan devisa Juni 2026 tersebut dipengaruhi terutama oleh penerimaan pajak dan jasa di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global,” ujar Ramdan dalam keterangan resminya, Selasa (7/7/2026).

Bank Indonesia menjelaskan, posisi cadangan devisa saat ini setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka tersebut jauh berada di atas standar kecukupan internasional yang umumnya sekitar tiga bulan impor.

Dengan posisi tersebut, BI menilai cadangan devisa masih sangat memadai untuk menopang ketahanan sektor eksternal sekaligus menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional.

Ke depan, Bank Indonesia optimistis kondisi sektor eksternal tetap solid. Keyakinan itu didukung oleh cadangan devisa yang memadai serta prospek masuknya kembali arus modal asing seiring masih positifnya persepsi investor terhadap perekonomian Indonesia dan daya tarik imbal hasil investasi domestik.

“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Ramdan.

Baca Juga  IPO SpaceX Berpotensi Pecahkan Rekor Dunia, Bidik Dana Rp1.269 Triliun

Kenaikan cadangan devisa pada Juni menjadi titik balik setelah tren penurunan yang berlangsung sejak awal tahun.

Pada akhir Desember 2025, cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar US$156,5 miliar. Selanjutnya turun menjadi US$154,6 miliar pada Januari 2026, kemudian kembali menyusut menjadi US$151,9 miliar pada Februari.

Penurunan berlanjut pada Maret menjadi US$148,2 miliar, turun lagi menjadi US$146,2 miliar pada April, dan mencapai US$144,9 miliar pada Mei sebelum akhirnya kembali meningkat pada Juni menjadi US$145,6 miliar.

Pulihnya cadangan devisa ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, meningkatkan kepercayaan investor, serta menjadi bantalan penting bagi perekonomian nasional menghadapi dinamika pasar keuangan global.

bank indonesia cadangan devisa ekonomi Indonesia headline Rupiah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePortugal Tersingkir, Roberto Martinez Langsung Mundur dari Kursi Pelatih
Next Article Swiss vs Kolombia: Adu Strategi Dua Pelatih Paling Fleksibel

Berita Lainnya

BEI Kaji Revisi Papan Pemantauan Khusus, Bursa Ingin Likuiditas Lebih Berkualitas

07 Juli 2026 / 14:43 WIB

Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilan Roy Suryo Terhadap Polda

07 Juli 2026 / 14:07 WIB

Kepala BGN Nanik Sudaryati dan Wakilnya Datangi KPK

07 Juli 2026 / 12:22 WIB

Sidang Putusan Praperadilan Roy Suryo Digelar Hari Ini

07 Juli 2026 / 10:41 WIB

Polri Usut Dugaan Korupsi Batu Bara Diduga Penyebab Blackout

07 Juli 2026 / 09:02 WIB

IHSG Dibidik Tembus 6.000 di Tanggal Cantik 7-7, Phintraco Pilih 5 Saham Calon Cuan

07 Juli 2026 / 08:28 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Kontingen Indonesia Sabet 135 Emas di ASEAN Para Games 2025, Wamenpora: Mereka Inspirasi Kita

Kristo Suryokusumo29 Januari 2026 / 18:00 WIB

BEI Kaji Revisi Papan Pemantauan Khusus, Bursa Ingin Likuiditas Lebih Berkualitas

07 Juli 2026 / 14:43 WIB

Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilan Roy Suryo Terhadap Polda

07 Juli 2026 / 14:07 WIB

Mengintip Desa Energi Berdikari Pertamina, Saat Energi Bersih Menumbuhkan Ekonomi Warga

07 Juli 2026 / 13:09 WIB

Kepala BGN Nanik Sudaryati dan Wakilnya Datangi KPK

07 Juli 2026 / 12:22 WIB

Swiss vs Kolombia: Adu Strategi Dua Pelatih Paling Fleksibel

07 Juli 2026 / 12:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.