Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Pertamina Salurkan 200 Paket Seragam Sekolah untuk Anak Prasejahtera di Banyuwangi
  • Paraguay vs Prancis: Tidak Setiap Cerita Indah Akan Terulang
  • Telkom Perkuat Transformasi Digital UMKM Papua Barat Daya Lewat Program Rural Youth AI Facilitator
  • Siapa Bilang Kalah? Tanjung Verde Menang di Hati Pecinta Bola Dunia
  • Kolombia Negara Terakhir Lolos Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
  • Tanjung Verde Paksa Argentina Bertarung Hingga Extra Time
  • 3 Fakta Iringi Mesir Singkirkan Australia dan Lolos 16 Besar
  • Lokasi Layanan Samsat Keliling Akhir Pekan 4 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Paraguay vs Prancis: Tidak Setiap Cerita Indah Akan Terulang

Paraguay vs Prancis: Tidak Setiap Cerita Indah Akan Terulang

Sepakbola Deba Salamah04 Juli 2026 / 13:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Piala Dunia 2026: Prancis vs Paraguay (AI/Tutur)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Philadelphia (Tutur.co.id) – Paraguay akan kembali menghadapi ujian terberatnya saat berjumpa Prancis pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Minggu (5/7/2026) pukul 04.00 WIB. Les Bleus datang sebagai salah satu kandidat terkuat peraih gelar juara, sementara Paraguay berstatus kuda hitam setelah menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan Jerman di babak 32 besar.

Kemenangan atas Jerman menjadi salah satu kejutan terbesar pada fase gugur Piala Dunia era modern. Sebelum turnamen dimulai, Jerman berada di peringkat ke-10 FIFA, sedangkan Paraguay menghuni posisi ke-41. Selisih 31 peringkat tersebut menjadi salah satu gap terbesar yang berhasil dipatahkan dalam pertandingan fase gugur Piala Dunia sejak 1994.

Kejutan sensasional yang berhasil diciptakan Paraguay saat menyingkirkan Jerman memang membuktikan mereka layak disebut sebagai kuda hitam Piala Dunia 2026. Namun, menghadapi Prancis menghadirkan tantangan yang jauh berbeda. Les Bleus datang dengan segala kelebihannya yang membuat mereka mampu menjaga intensitas permainan sepanjang laga.

Sepak bola memang kerap menghadirkan kejutan, tetapi tidak setiap cerita indah akan terulang. Pada akhirnya, pertandingan di level tertinggi lebih sering ditentukan oleh konsistensi, kualitas individu, dan kemampuan memanfaatkan setiap peluang. Paraguay diyakini tetap mampu memberikan perlawanan sengit, tetapi jika Prancis bermain sesuai kapasitas terbaiknya, kejutan besar seperti saat menumbangkan Jerman tampaknya akan sulit terulang di Philadelphia.

Paraguay Datang dengan Modal Mental Besar

Keberhasilan menyingkirkan Jerman menjadi bukti perkembangan pesat Paraguay di bawah asuhan Gustavo Alfaro. Setelah dipermalukan Amerika Serikat 1-4 pada laga pembuka fase grup, La Albirroja bangkit dan tampil semakin solid.

Organisasi pertahanan yang disiplin, kerja sama antarlini, serta semangat juang tinggi menjadi identitas baru Paraguay sepanjang turnamen. Tim ini mampu bertahan di bawah tekanan, menunggu momen yang tepat, lalu menghukum lawan melalui efektivitas serangan balik maupun adu penalti.

Sejak Alfaro menangani tim pada Agustus 2024, Paraguay hanya sekali menelan kekalahan dalam 12 pertandingan Kualifikasi Piala Dunia. Secara keseluruhan, mereka juga hanya kalah lima kali dalam 23 laga internasional terakhir dengan catatan 10 kemenangan dan delapan hasil imbang.

Melawan Prancis, Paraguay diperkirakan kembali mengandalkan blok pertahanan rendah, mempersempit ruang di lini tengah, serta memanfaatkan bola mati sebagai salah satu senjata utama. Dalam pertandingan menghadapi tim besar, efektivitas setiap peluang akan menjadi faktor yang sangat menentukan.

Baca Juga  Ismael Saibari Kembali Bersinar, Maroko Selangkah Lagi ke Babak Gugur

Prancis Unggul di Semua Lini

Meski Paraguay tengah menikmati momentum positif, Prancis tetap menjadi favorit kuat untuk lolos ke perempat final. Les Bleus memiliki kualitas individu yang lebih baik, kedalaman skuad yang luar biasa, serta pengalaman panjang menghadapi tekanan di fase gugur.

Tim asuhan Didier Deschamps menjadi salah satu dari tiga tim—bersama Argentina dan Meksiko—yang selalu meraih kemenangan hingga babak 16 besar. Mereka juga tampil sebagai tim tersubur sepanjang turnamen dengan koleksi 12 gol dari empat pertandingan.

Ketajaman lini depan Prancis ditopang oleh kombinasi Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, dan Bradley Barcola. Keempatnya kembali menunjukkan kualitas saat mengalahkan Swedia 3-0 pada babak 32 besar, dengan Mbappe mencetak dua gol.

Prancis diperkirakan akan menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Mereka akan berusaha menekan Paraguay melalui penguasaan bola, eksploitasi sisi lapangan, serta pergerakan cepat para penyerangnya.

Gol cepat bisa menjadi kunci kemenangan Les Bleus. Jika mampu unggul lebih dahulu, Paraguay dipaksa keluar dari pola bertahan yang selama ini menjadi kekuatan utama mereka, sehingga ruang serangan Prancis akan semakin terbuka.

Duel Tempo Akan Menentukan Jalannya Laga

Pertarungan ini diprediksi ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan tempo permainan.

Prancis akan berusaha memainkan sepak bola berintensitas tinggi, mempercepat sirkulasi bola, dan terus memberi tekanan ke pertahanan Paraguay. Sebaliknya, Paraguay akan mencoba memperlambat ritme pertandingan, memutus aliran bola lawan, serta menjaga organisasi pertahanan tetap rapat.

Apabila Paraguay mampu mempertahankan skor imbang hingga memasuki babak kedua, tekanan psikologis bisa mulai beralih kepada Prancis. Strategi serupa terbukti berhasil saat mereka memaksa Jerman bermain hingga babak adu penalti.

Namun apabila Les Bleus mampu mencetak gol sejak awal pertandingan, misi Paraguay untuk menciptakan kejutan dipastikan akan jauh lebih berat.

Rekor Pertemuan Masih Milik Prancis

Sejarah juga berpihak kepada Prancis. Dari lima pertemuan sebelumnya, Paraguay belum pernah sekalipun meraih kemenangan dengan catatan dua hasil imbang dan tiga kekalahan.

La Albirroja juga masih menyimpan kenangan pahit saat disingkirkan Prancis pada babak 16 besar Piala Dunia 1998 lewat gol emas Laurent Blanc pada menit ke-114.

Selain itu, performa Prancis dalam beberapa tahun terakhir sangat konsisten. Sebagai tim peringkat satu dunia FIFA, Les Bleus memenangkan sembilan dari 10 pertandingan internasional terakhir serta mencatatkan 15 kemenangan dari 18 pertandingan Piala Dunia sejak menjadi juara pada edisi 2018.

Baca Juga  SKK Migas Temukan 13 Sumur Baru di Samboja, Potensi Capai 1 Juta Barel Minyak

Pelatih Didier Deschamps pun mengukir rekor sebagai pelatih dengan kemenangan terbanyak di Piala Dunia, yakni 18 kemenangan.

Kondisi Terkini Kedua Tim

Paraguay kemungkinan masih belum diperkuat bek tengah Omar Alderete yang belum pulih dari cedera lutut. Jose Canale diperkirakan kembali mengisi lini belakang bersama Gustavo Gomez.

Diego Gomez dapat kembali bermain setelah menjalani hukuman akumulasi kartu, sedangkan Miguel Almiron, Julio Enciso, dan Gabriel Avalos tetap menjadi andalan di lini depan.

Di kubu Prancis, Marcus Thuram masih diragukan tampil karena cedera betis. Namun selain itu, Didier Deschamps memiliki seluruh pemain inti dalam kondisi siap bertanding.

Mbappe kembali menjadi tumpuan utama setelah mengoleksi 18 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia dan hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi di daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.

Sementara itu, Michael Olise berpeluang mencatat sejarah baru. Ia telah membukukan lima assist di Piala Dunia 2026 dan hanya membutuhkan satu assist lagi untuk menyamai rekor Pele sebagai pemain dengan assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia.

Prediksi Susunan Pemain

Paraguay (4-3-3): Gill; Juan Jose Caceres, Gustavo Gomez, Jose Canale, Junior Alonso; Matias Galarza, Andres Cubas, Diego Gomez; Miguel Almiron, Gabriel Avalos, Julio Enciso.

Prancis (4-2-3-1): Mike Maignan; Jules Kounde, Dayot Upamecano, William Saliba, Lucas Digne; Aurelien Tchouameni, Adrien Rabiot; Ousmane Dembele, Michael Olise, Bradley Barcola; Kylian Mbappe.

Prediksi Paraguay vs Prancis

Paraguay telah membuktikan diri sebagai salah satu kejutan terbesar Piala Dunia 2026. Disiplin bertahan, semangat pantang menyerah, dan mental kuat membuat mereka mampu menumbangkan Jerman.

Namun menghadapi Prancis merupakan tantangan yang berbeda. Les Bleus memiliki kualitas individu, kedalaman skuad, dan produktivitas lini depan yang jauh lebih komplet. Kreativitas Michael Olise, kecepatan Dembele dan Barcola, serta ketajaman Mbappe diprediksi menjadi pembeda dalam pertandingan ini.

Paraguay diyakini akan memberikan perlawanan sengit, tetapi jika Prancis mampu menjaga efektivitas serangan dan mencetak gol lebih dulu, Les Bleus berpeluang besar mengamankan tiket ke perempat final.

Prediksi skor: Paraguay 0-2 Prancis.

Babak 16 Besar headline Piala Dunia 2026 Prancis Prancis vs Paraguay
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTelkom Perkuat Transformasi Digital UMKM Papua Barat Daya Lewat Program Rural Youth AI Facilitator
Next Article Pertamina Salurkan 200 Paket Seragam Sekolah untuk Anak Prasejahtera di Banyuwangi

Berita Lainnya

Siapa Bilang Kalah? Tanjung Verde Menang di Hati Pecinta Bola Dunia

04 Juli 2026 / 12:00 WIB

Kolombia Negara Terakhir Lolos Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

04 Juli 2026 / 11:01 WIB

Tanjung Verde Paksa Argentina Bertarung Hingga Extra Time

04 Juli 2026 / 10:15 WIB

3 Fakta Iringi Mesir Singkirkan Australia dan Lolos 16 Besar

04 Juli 2026 / 10:01 WIB

Kanada vs Maroko: Dendam 2022 atau Mimpi Afrika?

04 Juli 2026 / 08:00 WIB

Tutur Berduka Kehilangan Sosok Maryadi Direktur Bisnis Tutur Media Digital

03 Juli 2026 / 23:26 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Persib Tundukkan Persija 2-1 dan Perkokoh Posisi di Puncak Klasemen

Deba Salamah11 Mei 2026 / 01:00 WIB

Pertamina Salurkan 200 Paket Seragam Sekolah untuk Anak Prasejahtera di Banyuwangi

04 Juli 2026 / 14:42 WIB

Paraguay vs Prancis: Tidak Setiap Cerita Indah Akan Terulang

04 Juli 2026 / 13:00 WIB

Telkom Perkuat Transformasi Digital UMKM Papua Barat Daya Lewat Program Rural Youth AI Facilitator

04 Juli 2026 / 12:25 WIB

Siapa Bilang Kalah? Tanjung Verde Menang di Hati Pecinta Bola Dunia

04 Juli 2026 / 12:00 WIB

Kolombia Negara Terakhir Lolos Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

04 Juli 2026 / 11:01 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.