Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak terbatas pada perdagangan Kamis (2/7/2026) di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang menanti sejumlah sentimen global. BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak di kisaran 5.734-6.100 dan merekomendasikan tiga saham pilihan, yakni RAJA, MBMA, dan NCKL.
Dalam riset harian, BRI Danareksa Sekuritas menyebut pelaku pasar masih mencermati respons lanjutan terhadap data perdagangan dan inflasi domestik, serta pergerakan nilai tukar rupiah yang tetap menjadi salah satu faktor utama penentu arus modal asing.
Selain itu, investor juga menunggu rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang diperkirakan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed). Secara teknikal, IHSG diperkirakan memiliki level support di 5.560 dan resistance di 5.820.
Sentimen eksternal turut datang dari bursa saham Amerika Serikat yang ditutup melemah. Indeks Dow Jones turun 0,03 persen, disusul S&P 500 yang terkoreksi 0,22 persen, serta Nasdaq yang melemah 0,66 persen.
Di tengah kondisi tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan akumulasi beli pada tiga saham berikut:
RAJA dengan target harga Rp4.230-Rp4.580.
MBMA dengan target harga Rp525-Rp555.
NCKL dengan target harga Rp840-Rp875.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG berhasil rebound 51,93 poin atau 0,92 persen ke level 5.695. Meski demikian, investor asing masih membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp577,79 miliar.
Aksi jual asing terbesar terjadi pada saham BBRI sebesar Rp352,40 miliar, disusul BMRI Rp246,68 miliar, dan TPIA Rp92,65 miliar.
Penguatan IHSG ditopang oleh sejumlah sektor, terutama material dasar dan energi yang masing-masing naik 2,61 persen. Sektor infrastruktur menguat 1,38 persen, konsumer primer naik 0,82 persen, teknologi bertambah 0,62 persen, serta sektor industri menguat 0,30 persen. Sebaliknya, sektor keuangan, konsumer nonprimer, dan properti masih berada di zona merah.
Sementara itu, saham-saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi (top gainers) pada perdagangan sebelumnya dipimpin oleh COCO yang melonjak 34,38 persen ke Rp172. Disusul BBRM yang naik 28,71 persen menjadi Rp130, PADI menguat 28,33 persen ke Rp77, BEEF naik 25,98 persen menjadi Rp160, dan CSMI melesat 23,73 persen ke Rp73.

