California (Tutur.co.id) – Timnas Spanyol diperkirakan kembali mengandalkan Alex Baena saat menghadapi Austria pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di SoFi Stadium, California, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB. Penampilan impresif gelandang serang berusia 24 tahun itu membuat peluangnya untuk kembali masuk dalam susunan pemain utama semakin besar.
Di sisi lain, cedera yang kembali dialami Nico Williams menjadi berkah tersendiri bagi Baena. Winger Athletic Bilbao tersebut diprediksi kembali absen sehingga membuka jalan bagi pemain Atletico Madrid itu untuk mempertahankan posisinya di lini serang La Roja.
Cedera Nico Williams Buka Jalan bagi Alex Baena
Sebelum turnamen dimulai, Nico Williams diproyeksikan menjadi pilihan utama Luis de la Fuente di sisi kiri serangan Spanyol. Namun, masalah kebugaran yang terus menghantui sang pemain membuat kesempatan itu berpindah ke tangan Alex Baena.
Pada laga pembuka melawan Tanjung Verde, De la Fuente sempat mencoba Gavi sebagai penyerang sayap kiri. Akan tetapi, eksperimen tersebut tidak berjalan sesuai harapan.
Kesempatan kemudian diberikan kepada Baena saat menghadapi Arab Saudi. Keputusan tersebut langsung membuahkan hasil. Pergerakan cerdas Baena yang kerap bergerak ke area tengah membuka ruang bagi Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal untuk lebih leluasa menyerang.
Kontribusinya juga memudahkan bek kiri Marc Cucurella naik membantu serangan. Dengan Baena sering masuk ke area tengah, Cucurella memiliki ruang lebih luas untuk melakukan overlap dari sisi kiri.
Gol Penentu ke Gawang Uruguay Jadi Bukti Peran Penting
Performa apik Baena membuat Luis de la Fuente kembali mempercayainya sebagai starter saat Spanyol menghadapi Uruguay pada laga terakhir fase grup.
Kepercayaan tersebut dibayar lunas. Baena mencetak satu-satunya gol kemenangan yang memastikan La Roja menang 1-0 sekaligus mengamankan posisi juara Grup H.
Meski proses gol tersebut lahir akibat buruknya koordinasi lini belakang Uruguay, Baena tetap menunjukkan kualitasnya lewat kontrol bola, putaran tubuh, dan penyelesaian akhir yang tenang.
Selain mencetak gol, statistiknya juga cukup impresif. Menurut data WhoScored, Baena mencatat akurasi umpan sebesar 76 persen, angka yang tergolong baik untuk pemain sayap yang dituntut berani mengambil risiko di sepertiga akhir lapangan.
Ia juga membukukan dua tekel sukses, menunjukkan kontribusinya bukan hanya saat menyerang, tetapi juga ketika membantu pertahanan.
Dari Pelapis Menjadi Andalan Luis de la Fuente
Sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, tidak banyak yang memperkirakan Alex Baena akan memainkan peran penting di skuad Spanyol.
Musim 2025/2026 bersama Atletico Madrid tidak berjalan terlalu istimewa. Setelah didatangkan dari Villarreal, Baena hanya mampu mencetak dua gol dan tiga assist dalam 46 penampilan di semua kompetisi.
Catatannya bersama tim nasional pun belum terlalu menonjol. Sebelum Piala Dunia dimulai, ia baru mengoleksi dua gol untuk Spanyol dan bahkan tidak dimainkan saat laga pertama melawan Tanjung Verde.
Namun, situasi berubah drastis akibat cedera Nico Williams. Kini Baena justru berhasil mengungguli sejumlah nama besar seperti Gavi, Victor Munoz, hingga Ferran Torres dalam perebutan tempat di tim utama.
Dengan performa yang terus meningkat, sulit bagi Luis de la Fuente untuk mencoret namanya dari starting XI saat menghadapi Austria.
Spanyol Tetap Bertumpu pada Yamal dan Pertahanan Kokoh
Meski Baena mulai menjadi sosok penting, harapan terbesar Spanyol tetap berada di pundak Lamine Yamal.
Wonderkid Barcelona tersebut diharapkan mampu menjadi pembeda pada fase gugur, terutama jika Spanyol ingin melangkah jauh hingga perebutan gelar juara Piala Dunia 2026.
Di sisi lain, lini pertahanan La Roja juga tampil sangat solid sepanjang turnamen. Kombinasi Marcos Llorente, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella belum sekalipun kebobolan selama fase grup.
Keseimbangan permainan juga terjaga berkat duet Pedri dan Rodri di lini tengah. Kini, Luis de la Fuente hanya tinggal menentukan satu gelandang pendamping, dengan Fabian Ruiz, Mikel Merino, dan Dani Olmo masih bersaing memperebutkan satu tempat tersisa.
Sementara itu, Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal hampir dipastikan tetap menjadi pilihan utama di lini depan. Jika Alex Baena kembali tampil impresif saat menghadapi Austria, bukan tidak mungkin ia akan semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain kunci Spanyol dalam perburuan gelar Piala Dunia 2026.

