Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • IHSG Berpotensi Sideways, Simak Target Harga RAJA, MBMA, dan NCKL dari BRI Danareksa
  • Kemenangan Inggris atas Kongo Munculkan Dua Cerita Berbeda
  • Oranje Gagal Total! Ronald Koeman Tinggalkan Kursi Pelatih Timnas Belanda
  • IHSG Terancam Lanjut Merosot, MNC Sekuritas Ungkap 4 Saham Berpeluang Cuan
  • Dua Gol Krusial Harry Kane Jaga Mimpi Inggris di Piala Dunia 2026
  • Pariwisata RI Melesat: Wisman Tembus 1,38 Juta, Malaysia Masih Jadi ‘Raja’
  • Bupati Kuansing Suhardiman Amby Terima Suap Mobil Land Cruiser Kredit
  • Gelombang Panas Eropa: 1000 Lebih Orang Spanyol Tewas ‘Terpanggang’
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Terancam Lanjut Merosot, MNC Sekuritas Ungkap 4 Saham Berpeluang Cuan

IHSG Terancam Lanjut Merosot, MNC Sekuritas Ungkap 4 Saham Berpeluang Cuan

Market Gusti Tetiro02 Juli 2026 / 04:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). (Foto:Tutur/ANTARA Asprilla Dwi Adha/tom)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta(tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpotensi melanjutkan koreksi setelah ditutup anjlok 3,06 persen ke level 5.643 pada perdagangan Kamis (2/7/2026). MNC Sekuritas menilai tekanan jual masih mendominasi pergerakan indeks, meski terdapat peluang munculnya fase penguatan baru. Di tengah volatilitas pasar, perusahaan sekuritas tersebut merekomendasikan empat saham yang dinilai menarik untuk strategi buy on weakness, yakni AADI, DSSA, ELSA, dan RAJA.

MNC Sekuritas menjelaskan, dalam skenario terbaik (best case), posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian wave (b) dari wave [iv] dalam skenario hitam. Dengan demikian, indeks diperkirakan masih berisiko terkoreksi hingga menguji area 5.472–5.540.

“Namun, perlu dicermati skenario merah, di mana IHSG saat ini berpotensi membentuk bagian awal wave [v] dari wave 3,” tulis tim riset MNC Sekuritas dalam laporan hariannya, Kamis (2/7/2026).

MNC Sekuritas memperkirakan level support IHSG berada di 5.486 dan 5.317, sedangkan level resistance berada di 6.007 dan 6.286.

Di tengah potensi koreksi tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham yang layak dicermati dengan strategi buy on weakness.

AADI – Buy on Weakness

Saham AADI terkoreksi 2,20 persen ke level 7.775 dengan tekanan jual yang meningkat dan bergerak di bawah rata-rata pergerakan 20 hari (MA20). MNC Sekuritas memperkirakan AADI saat ini berada pada bagian wave B dari wave (B) dalam skenario hitam.

Buy on Weakness: 7.300–7.675
Target Harga: 8.325 dan 8.850
Stop Loss: di bawah 7.000

 

DSSA – Buy on Weakness

DSSA turun 3,64 persen ke level 795 disertai tekanan jual dan masih bergerak dalam fase sideways. Secara teknikal, saham ini diperkirakan berada pada bagian wave B dari wave (4).

Baca Juga  Kabar Gembira, Transjakarta Hidupkan Kembali Rute Tanjung Priok

Buy on Weakness: 600–720
Target Harga: 910 dan 1.140
Stop Loss: di bawah 560

 

ELSA – Buy on Weakness

ELSA melemah 1,89 persen ke level 520 dengan tekanan jual yang masih meningkat. Posisi saham ini diperkirakan sedang berada pada bagian wave (5) dari wave [C].

Buy on Weakness: 486–510
Target Harga: 545 dan 605
Stop Loss: di bawah 476

 

RAJA – Buy on Weakness

RAJA terkoreksi 1,10 persen ke level 3.600 dan ditutup tepat di area MA20 setelah diwarnai peningkatan tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan saham ini berada pada bagian wave B dari wave (A).

Buy on Weakness: 3.250–3.460
Target Harga: 4.340 dan 4.750
Stop Loss: di bawah 2.950

AADI DSSA ELSA headline RAJA
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDua Gol Krusial Harry Kane Jaga Mimpi Inggris di Piala Dunia 2026
Next Article Oranje Gagal Total! Ronald Koeman Tinggalkan Kursi Pelatih Timnas Belanda

Berita Lainnya

IHSG Berpotensi Sideways, Simak Target Harga RAJA, MBMA, dan NCKL dari BRI Danareksa

02 Juli 2026 / 07:04 WIB

Dua Gol Krusial Harry Kane Jaga Mimpi Inggris di Piala Dunia 2026

02 Juli 2026 / 01:45 WIB

Pariwisata RI Melesat: Wisman Tembus 1,38 Juta, Malaysia Masih Jadi ‘Raja’

01 Juli 2026 / 22:07 WIB

Gelombang Panas Eropa: 1000 Lebih Orang Spanyol Tewas ‘Terpanggang’

01 Juli 2026 / 18:28 WIB

BPS: Kunjungan Wisman ke Indonesia Naik 5,83% pada Mei 2026

01 Juli 2026 / 17:58 WIB

Kiwoom: Waspadai Volatilitas IHSG pada Juli, Ada 14 Agenda Pidato Presiden

01 Juli 2026 / 17:18 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Adu Mekanik Donald Trump dengan Garda Revolusi Iran

Toto Pribadi01 Maret 2026 / 20:44 WIB

IHSG Berpotensi Sideways, Simak Target Harga RAJA, MBMA, dan NCKL dari BRI Danareksa

02 Juli 2026 / 07:04 WIB

Kemenangan Inggris atas Kongo Munculkan Dua Cerita Berbeda

02 Juli 2026 / 07:00 WIB

Oranje Gagal Total! Ronald Koeman Tinggalkan Kursi Pelatih Timnas Belanda

02 Juli 2026 / 06:00 WIB

IHSG Terancam Lanjut Merosot, MNC Sekuritas Ungkap 4 Saham Berpeluang Cuan

02 Juli 2026 / 04:58 WIB

Dua Gol Krusial Harry Kane Jaga Mimpi Inggris di Piala Dunia 2026

02 Juli 2026 / 01:45 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.