Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Pantai Gading vs Curacao: Tak Selamanya Momen Indah Bisa Diulang
  • IHSG Anjlok 3,56%, Akankah Technical Rebound atau Lanjut Uji Support 5.750?
  • Analis: Sentimen Hawkish The Fed hingga Arus Keluar Asing Masih Membayangi IHSG
  • Setelah Ambrol 3,5%, IHSG Dibayangi Uji Support 5.750 di Tengah Ketidakpastian MSCI
  • DPR Soroti 100 SPPG Fiktif: Ada Dugaan Permainan Terstruktur di Internal BGN
  • Desakan Taufik Hidayat Dihukum Kebiri, Berikut Daftar Negara yang Terapkan Aturan Itu
  • Usut Aktor Lain Pembagian Kuota Haji, KPK Cecar Hilman Latief
  • Membawa Warisan Budaya Menjadi Peluang Usaha, Kisah Inspiratif Peraih Penghargaan PFpreneur 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hukum»DPR Soroti 100 SPPG Fiktif: Ada Dugaan Permainan Terstruktur di Internal BGN

DPR Soroti 100 SPPG Fiktif: Ada Dugaan Permainan Terstruktur di Internal BGN

Hukum Deba Salamah25 Juni 2026 / 05:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Masyarakat bentangkan poster berisi kritikan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu 10 Juni 2026. Foto: Tutur/Kristo Suryokusumo.
Masyarakat bentangkan poster berisi kritikan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu 10 Juni 2026. Foto: Tutur/Kristo Suryokusumo.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (Tutur.co.id) – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas temuan 100 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga fiktif di Kabupaten Cilacap. Menurutnya, kasus tersebut merupakan pelanggaran hukum serius yang harus ditindak secara tegas.

“Ini sesuatu pelanggaran hukum yang luar biasa. Ini harus diusut dan dilakukan penegakan hukum terhadap para pelaku,” ujar Charles kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Pemerintah Kabupaten Cilacap menemukan sekitar 100 titik SPPG yang tidak memiliki bangunan fisik. Sejumlah lokasi yang terdaftar bahkan di tempat yang tidak lazim, seperti kawasan hutan, area persawahan, hingga pemakaman. Temuan ini memperkuat dugaan adanya praktik pendataan fiktif dan jual beli titik SPPG.

Charles meyakini dugaan keberadaan SPPG fiktif tidak mungkin dilakukan oleh segelintir orang saja. Ia menilai praktik tersebut berpotensi melibatkan sejumlah pihak di lingkungan internal Badan Gizi Nasional (BGN).

“Saya rasa masih ada banyak pegawai di internal BGN yang terlibat dan harus diusut secara tuntas agar semua terang benderang,” katanya.

Charles menegaskan Komisi IX DPR RI mendukung penuh langkah aparat penegak hukum, khususnya kejaksaan, dalam mengusut dugaan tindak pidana korupsi pada tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk temuan SPPG fiktif di Cilacap.

“Jadi saya mendukung penuh pihak aparat penegak hukum dalam hal ini kejaksaan untuk membuka kasus secara terang benderang,” ujarnya.

Politikus Fraksi PDI Perjuangan tersebut bahkan meyakini penyidikan kasus ini berpotensi menyeret nama-nama baru sebagai tersangka.

“Kalau ditanya apakah mungkin bisa menyeret orang-orang lain atau nama-nama baru, saya cukup yakin akan menyeret nama-nama baru,” kata Charles.

Baca Juga  Kemenkeu Klarifikasi Isu Kurang Bayar SPT Menkeu, Tegaskan Sesuai Ketentuan

Menurut Charles, temuan 100 SPPG fiktif di Cilacap menjadi indikasi kuat bahwa dugaan penyimpangan dalam program MBG tidak hanya melibatkan pejabat tingkat atas. Ia menilai pelaksanaan praktik tersebut hampir pasti membutuhkan keterlibatan pegawai di berbagai level organisasi.

“Tidak mungkin hanya tiga pimpinan BGN saja yang mengorkestrasi dan menjalankan ini. Pasti melibatkan banyak pegawai lain. Ini asumsi saya,” ujarnya.

Sebelumnya, tiga mantan pimpinan BGN telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), yakni Dadan Hindayana, Lodewijk Pusung, dan Sony Sonjaya.

Charles Honoris cilacap Dapur MBG DPR headline Program MBG SPPG
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDesakan Taufik Hidayat Dihukum Kebiri, Berikut Daftar Negara yang Terapkan Aturan Itu
Next Article Setelah Ambrol 3,5%, IHSG Dibayangi Uji Support 5.750 di Tengah Ketidakpastian MSCI

Berita Lainnya

Pantai Gading vs Curacao: Tak Selamanya Momen Indah Bisa Diulang

25 Juni 2026 / 08:30 WIB

IHSG Anjlok 3,56%, Akankah Technical Rebound atau Lanjut Uji Support 5.750?

25 Juni 2026 / 08:00 WIB

Analis: Sentimen Hawkish The Fed hingga Arus Keluar Asing Masih Membayangi IHSG

25 Juni 2026 / 07:00 WIB

Setelah Ambrol 3,5%, IHSG Dibayangi Uji Support 5.750 di Tengah Ketidakpastian MSCI

25 Juni 2026 / 06:00 WIB

Desakan Taufik Hidayat Dihukum Kebiri, Berikut Daftar Negara yang Terapkan Aturan Itu

24 Juni 2026 / 22:27 WIB

Usut Aktor Lain Pembagian Kuota Haji, KPK Cecar Hilman Latief

24 Juni 2026 / 22:13 WIB
Form Komentar Cancel Reply

UNAIR Salurkan 10.000 Paket Berkah Ramadan untuk Masyarakat Jawa Timur, Jangkau 18 Kabupaten dan Kota

Sasha Widiawati13 Maret 2026 / 02:13 WIB

Pantai Gading vs Curacao: Tak Selamanya Momen Indah Bisa Diulang

25 Juni 2026 / 08:30 WIB

IHSG Anjlok 3,56%, Akankah Technical Rebound atau Lanjut Uji Support 5.750?

25 Juni 2026 / 08:00 WIB

Analis: Sentimen Hawkish The Fed hingga Arus Keluar Asing Masih Membayangi IHSG

25 Juni 2026 / 07:00 WIB

Setelah Ambrol 3,5%, IHSG Dibayangi Uji Support 5.750 di Tengah Ketidakpastian MSCI

25 Juni 2026 / 06:00 WIB

DPR Soroti 100 SPPG Fiktif: Ada Dugaan Permainan Terstruktur di Internal BGN

25 Juni 2026 / 05:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.