Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Bea Cukai Bongkar 43 Kontainer Pakaian Bekas Impor Ilegal Senilai Rp37,5 miliar
  • RANS Milik Raffi Ahmad Bidik Dana Rp429 Miliar dari IPO, Kaesang dan Dony Oskaria Jadi Pemegang Saham
  • Hari Ini Nadiem Makarim Sampaikan Pembelaan di Sidang Tipikor Kasus Chromebook
  • Pertamina-Kemnaker Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja dan Budaya K3
  • Jengkol dan Petai Mana yang Lebih Sehat? Kenali Perbedaan hingga Penyebab Bau Khasnya
  • Brace Halland Antar Norwegia Tumbangkan Senegal di Piala Dunia 2026
  • Usia Boleh Bertambah, Tapi Emosi Belum Tentu Dewasa: Memahami Konsep Usia Emosional
  • UU P2SK Buka Jalan Kemenkeu, BI, dan Danantara Jadi Pemegang Saham Bursa Efek
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»Sekuritas Milik Harry Tanoe Beri Sinyal Koreksi IHSG, Simak Rekomendasi 4 Saham di Sini!

Sekuritas Milik Harry Tanoe Beri Sinyal Koreksi IHSG, Simak Rekomendasi 4 Saham di Sini!

Market Gusti Tetiro23 Juni 2026 / 08:28 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Suasana trading room di MNC Sekuritas saat memantau pergerakan IHSG. (Foto:Tutur/Dok. MNC Sekuritas)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dibayangi tekanan koreksi jangka pendek menjelang pengumuman hasil MSCI Annual Market Classification Review pada 24 Juni 2026. MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berada dalam fase koreksi sebagai bagian dari wave (b) dari wave [iv] setelah pada perdagangan Senin (22/6/2026) ditutup melemah 0,98% ke level 6.116.

Menurut MNC Sekuritas, meski IHSG masih mampu bertahan di atas rata-rata pergerakan 20 hari (MA20), tekanan jual yang muncul menunjukkan indeks berpotensi melanjutkan koreksi untuk menguji area support di kisaran 5.723-5.972. Namun setelah fase koreksi tersebut selesai, IHSG masih memiliki peluang untuk kembali menguat menuju rentang 6.548-6.782.

Pelaku pasar saat ini cenderung mengambil posisi wait and see menjelang sejumlah agenda penting, terutama keputusan MSCI terkait status pasar Indonesia di kategori emerging market. Selain itu, investor juga mencermati perkembangan peninjauan indeks FTSE Russell, hasil evaluasi lembaga pemeringkat internasional, serta sejumlah isu regulasi domestik yang memengaruhi sentimen pasar.

Secara teknikal, MNC Sekuritas menempatkan level support IHSG di 5.784 dan 5.594, sementara level resistance berada di 6.286 dan 6.459. Pergerakan indeks dalam beberapa hari ke depan diperkirakan masih akan diwarnai volatilitas tinggi hingga terdapat kepastian terkait hasil tinjauan MSCI.

Di tengah kondisi tersebut, sekuritas milik Harry Tanoe ini merekomendasikan empat saham yang dinilai menarik untuk strategi buy on weakness, yakni BBCA, ISAT, NCKL, dan RAJA.

Saham BBCA direkomendasikan buy on weakness pada area 5.475-6.150 dengan target harga 6.850 hingga 7.150 dan stop loss di bawah 5.350. Sementara ISAT dinilai masih memiliki peluang melanjutkan penguatan dengan area beli 1.510-1.675 dan target harga 1.840 hingga 1.950.

Baca Juga  Hasil MSCI Jadi Katalis, IHSG Bisa Tembus 6.300, BRI Danareksa Jagokan DEWA, MBMA, dan MDKA

Untuk sektor komoditas, NCKL direkomendasikan pada area 820-855 dengan target harga 970 hingga 1.050 dan stop loss di bawah 800. Adapun RAJA direkomendasikan pada rentang 3.150-3.730 dengan target harga 4.080 hingga 4.750 dan batas stop loss di bawah 2.950.

Secara keseluruhan, arah pergerakan IHSG dalam jangka pendek masih akan sangat ditentukan oleh hasil keputusan MSCI. Jika Indonesia tetap mempertahankan status sebagai emerging market dan terdapat sinyal positif terkait pencabutan status freeze MSCI, peluang masuknya kembali dana asing dapat menjadi katalis bagi penguatan pasar saham domestik. Namun selama ketidakpastian masih berlangsung, konsolidasi dan volatilitas diperkirakan tetap mendominasi perdagangan.

Harry Tanoe headline IHSG MNC Sekuritas rekomendasi saham
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePrabowo Minta Danantara Genjot Pariwisata, Rosan: Potensi Indonesia Sangat Besar
Next Article Lionel Messi Pecahkan Rekor Dunia dan Fakta Lain Argentina Tumbangkan Austria

Berita Lainnya

RANS Milik Raffi Ahmad Bidik Dana Rp429 Miliar dari IPO, Kaesang dan Dony Oskaria Jadi Pemegang Saham

23 Juni 2026 / 11:18 WIB

UU P2SK Buka Jalan Kemenkeu, BI, dan Danantara Jadi Pemegang Saham Bursa Efek

23 Juni 2026 / 09:28 WIB

Lionel Messi Pecahkan Rekor Dunia dan Fakta Lain Argentina Tumbangkan Austria

23 Juni 2026 / 08:58 WIB

Prabowo Minta Danantara Genjot Pariwisata, Rosan: Potensi Indonesia Sangat Besar

23 Juni 2026 / 07:57 WIB

IHSG Melemah Jelang Putusan MSCI, Investor Tunggu Kejelasan Status Pasar Indonesia

23 Juni 2026 / 05:08 WIB

IHSG Berpotensi Konsolidasi, Investor Tunggu Putusan MSCI dan Rating S&P

23 Juni 2026 / 03:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Maknai Iduladha, Pertamina Berbagi Lebih dari 4.400 Hewan Kurban

Galuh Parantri28 Mei 2026 / 14:03 WIB

Bea Cukai Bongkar 43 Kontainer Pakaian Bekas Impor Ilegal Senilai Rp37,5 miliar

23 Juni 2026 / 11:29 WIB

RANS Milik Raffi Ahmad Bidik Dana Rp429 Miliar dari IPO, Kaesang dan Dony Oskaria Jadi Pemegang Saham

23 Juni 2026 / 11:18 WIB

Hari Ini Nadiem Makarim Sampaikan Pembelaan di Sidang Tipikor Kasus Chromebook

23 Juni 2026 / 10:40 WIB

Pertamina-Kemnaker Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja dan Budaya K3

23 Juni 2026 / 10:15 WIB

Jengkol dan Petai Mana yang Lebih Sehat? Kenali Perbedaan hingga Penyebab Bau Khasnya

23 Juni 2026 / 09:46 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.