Vancouver (Tutur.co.id) – Timnas Selandia Baru dan Mesir akan saling berhadapan pada laga kedua Grup G Piala Dunia 2026 di BC Place, Vancouver, Senin (22/6/2026) pukul 08.00 WIB. Kedua tim datang dengan misi yang sama, yakni meraih kemenangan pertama mereka di turnamen sekaligus menjaga peluang lolos ke babak gugur.
Baik Selandia Baru maupun Mesir gagal mempertahankan keunggulan saat menjalani pertandingan pembuka. Kini, tiga poin menjadi target utama untuk memperkuat posisi mereka di klasemen Grup G yang masih sangat terbuka.
Selandia Baru Mulai Menemukan Harapan Baru
Menjelang Piala Dunia 2026, banyak pihak mempertanyakan ketajaman lini depan Selandia Baru yang selama ini sangat bergantung pada sosok Chris Wood.
Sebelum turnamen dimulai, striker Nottingham Forest tersebut menjadi satu-satunya pemain aktif di skuad All Whites yang telah mencetak lebih dari 10 gol internasional. Namun, keraguan itu sedikit terjawab ketika mereka menghadapi Iran pada laga pembuka.
Elijah Just tampil sebagai sosok pembeda dengan mencetak gol cepat hanya tujuh menit setelah pertandingan dimulai. Gol tersebut sekaligus menjadi gol internasional ke-10 bagi pemain berusia 25 tahun itu.
Setelah Iran menyamakan kedudukan pada babak pertama, Just kembali membawa Selandia Baru unggul pada menit ke-54. Sayangnya, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir laga setelah Mohammad Mohebi mencetak gol penyeimbang untuk Iran.
Hasil imbang 2-2 membuat Selandia Baru memperpanjang rekor unik mereka di Piala Dunia. Dalam empat pertandingan terakhir di turnamen ini, All Whites belum terkalahkan, tetapi seluruhnya berakhir dengan hasil imbang, termasuk tiga laga pada Piala Dunia 2010.
Meski gagal meraih kemenangan, performa tersebut memberikan optimisme bahwa Selandia Baru semakin dekat untuk mencatat kemenangan pertama mereka di panggung Piala Dunia.
Mesir Juga Menyesali Hilangnya Tiga Poin
Situasi serupa juga dialami Mesir. Pada pertandingan pembuka Grup G, The Pharaohs tampil mengejutkan ketika menghadapi Belgia yang lebih diunggulkan. Gol spektakuler Emam Ashour pada menit ke-20 sempat membawa Mesir unggul setelah menerima umpan matang dari Mohamed Salah.
Namun, sejumlah peluang emas yang gagal dimanfaatkan membuat Mesir tidak mampu mengunci kemenangan. Belgia akhirnya menyamakan kedudukan dan memaksa pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
Meski hanya meraih satu poin, hasil tersebut tetap menjadi modal positif bagi skuad asuhan Hossam Hassan. Mereka menunjukkan bahwa Mesir tidak lagi hanya bergantung kepada Mohamed Salah.
Strategi Hassan yang mencoba mendistribusikan tanggung jawab menyerang kepada beberapa pemain lain mulai memperlihatkan hasil positif, meskipun masih membutuhkan penyempurnaan di lini depan. Kini, Mesir berharap dapat mengakhiri penantian panjang mereka untuk meraih kemenangan pertama di putaran final Piala Dunia.
Mohamed Salah Masih Jadi Tumpuan Utama
Meski peran Salah mulai lebih kreatif dibandingkan sebagai pencetak gol utama, pengaruhnya tetap sangat besar bagi Mesir. Kapten sekaligus bintang Liverpool itu saat ini hanya terpaut dua gol dari rekor 69 gol internasional milik Hossam Hassan, yang kini menjadi pelatih tim nasional.
Jika mampu mencetak dua gol saat menghadapi Selandia Baru, Salah akan menyamai catatan legenda sepak bola Mesir tersebut. Namun, agar target itu tercapai, Mesir membutuhkan kontribusi lebih besar dari para pemain pendukung.
Omar Marmoush tampil kurang efektif dalam penyelesaian akhir saat melawan Belgia, sementara Mostafa Ziko beberapa kali kehilangan bola di area berbahaya. Di sisi lain, Emam Ashour diharapkan mampu melanjutkan performa impresifnya setelah mencetak gol pada laga pembuka.
Chris Wood Tetap Ancaman Utama Selandia Baru
Di kubu Selandia Baru, Chris Wood memang gagal menambah koleksi gol internasionalnya yang telah mencapai 45 gol. Namun, striker berusia 34 tahun tersebut tetap memberikan kontribusi besar melalui dua assist yang membantu Elijah Just mencetak dua gol ke gawang Iran.
Performa tersebut menunjukkan bahwa Wood masih menjadi pusat permainan tim meskipun tidak selalu menjadi pencetak gol. Pelatih Darren Bazeley juga tidak memiliki masalah cedera baru menjelang pertandingan ini.
Absennya Matthew Garbett akibat cedera hamstring masih menjadi satu-satunya kehilangan bagi All Whites. Sementara itu, Elijah Just dipastikan kembali menjadi andalan setelah tampil gemilang pada laga pembuka.
Prediksi Selandia Baru vs Mesir
Jika melihat pertandingan pertama kedua tim, laga ini berpotensi menjadi salah satu duel paling menarik di Grup G. Selandia Baru menunjukkan perkembangan positif dan memiliki organisasi permainan yang cukup solid. Namun, kualitas individu yang dimiliki Mesir masih sedikit lebih unggul.
Kehadiran Mohamed Salah, Omar Marmoush, serta Emam Ashour memberi Mesir lebih banyak opsi untuk menciptakan perbedaan dalam pertandingan ketat.
Jika para pemain pendukung mampu memberikan kontribusi maksimal dan tidak hanya bergantung pada Salah, Mesir memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan pertama mereka di Piala Dunia.
Selandia Baru 1-2 Mesir.

