Toronto (Tutur.co.id) – Dua tim yang sama-sama meraih kemenangan pada laga pembuka Grup E Piala Dunia 2026 akan saling berhadapan saat Jerman menghadapi Pantai Gading di BMO Field, Toronto, Minggu (21/6/2026) pukul 03.00 WIB. Pertandingan ini berpotensi menjadi penentu puncak klasemen sekaligus membuka jalan menuju babak 32 besar.
Jerman datang dengan status favorit setelah mencatat kemenangan terbesar di Piala Dunia 2026 sejauh ini, sementara Pantai Gading membawa kepercayaan diri tinggi usai menumbangkan Ekuador lewat gol dramatis di menit-menit akhir.
Jerman Sedang Mengamuk
Der Panzer mengirim pesan tegas kepada para pesaingnya saat menghancurkan Curacao dengan skor telak 7-1 pada laga pertama Grup E.
Tim asuhan Julian Nagelsmann sebenarnya sempat dikejutkan oleh gol penyeimbang Curacao setelah Felix Nmecha membuka keunggulan cepat pada menit keenam. Namun, kualitas Jerman berbicara setelah Kai Havertz mencetak dua gol, disusul kontribusi Nico Schlotterbeck, Jamal Musiala, Nathaniel Brown, dan Deniz Undav.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu kemenangan terbesar Jerman dalam sejarah Piala Dunia modern. Menariknya, dari lima pertandingan Piala Dunia abad ke-21 yang menghasilkan tujuh gol atau lebih untuk satu tim, tiga di antaranya dicatatkan oleh Jerman.
Jika mampu mengalahkan Pantai Gading dan Ekuador gagal mengalahkan Curacao, Jerman akan langsung mengamankan posisi puncak Grup E.
Lebih mengesankan lagi, Jerman kini mengantongi 10 kemenangan beruntun di semua kompetisi sejak September 2025. Dalam sembilan kemenangan tersebut, mereka selalu mencetak minimal dua gol.
Namun demikian, masih ada satu masalah yang belum terselesaikan. Lini pertahanan Jerman masih terlihat rapuh. Mereka kebobolan dalam empat dari lima pertandingan terakhir dan belum pernah mencatat clean sheet di Piala Dunia sejak mengalahkan Argentina pada final tahun 2014.
Pantai Gading Datang Sebagai Ancaman Serius
Setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022, Pantai Gading kembali ke panggung dunia dengan cara yang mengesankan.
The Elephants berhasil mengalahkan Ekuador 1-0 pada laga pembuka berkat gol spektakuler Amad Diallo pada menit ke-90. Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena Ekuador sebelumnya tidak terkalahkan dalam 19 pertandingan beruntun selama hampir dua tahun.
Kini, tim asuhan Emerse Fae berada dalam posisi yang sangat baik untuk menciptakan sejarah. Satu poin dari dua laga tersisa kemungkinan besar cukup untuk membawa mereka ke babak gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia.
Pantai Gading juga menjadi salah satu dari hanya dua wakil Afrika yang berhasil memenangkan laga pembuka fase grup, bersama Ghana. Mereka bahkan datang ke pertandingan ini dengan modal empat kemenangan beruntun, termasuk kemenangan mengejutkan 2-1 atas Prancis dalam laga persahabatan beberapa pekan lalu.
Yan Diomande Jadi Sorotan
Salah satu nama yang paling menarik perhatian di skuad Pantai Gading adalah Yan Diomande. Pemain berusia 19 tahun yang tengah dikaitkan dengan Liverpool itu tampil luar biasa saat menghadapi Ekuador. Diomande menciptakan lima peluang, melakukan lima tekel, memenangkan 11 duel, dan mencatatkan 12 sentuhan di kotak penalti lawan.
Statistik tersebut menjadikannya pemain pertama sejak data Piala Dunia mulai dicatat pada 1966 yang mampu mencapai seluruh angka tersebut dalam satu pertandingan. Performa impresifnya membuat Diomande diprediksi kembali menjadi ancaman utama bagi lini pertahanan Jerman.
Selain Diomande, Pantai Gading juga memiliki pemain-pemain berbahaya seperti Amad Diallo, Franck Kessie, Bazoumana Toure, dan Seko Fofana yang mampu menciptakan masalah bagi siapa pun.
Kabar Tim
Jerman kemungkinan besar tidak akan melakukan banyak perubahan setelah kemenangan besar atas Curacao. Deniz Undav yang mencetak satu gol dan dua assist dari bangku cadangan berpeluang masuk starting XI. Namun Nagelsmann diperkirakan tetap mempertahankan kuartet penyerang Leroy Sane, Jamal Musiala, Florian Wirtz, dan Kai Havertz.
Kai Havertz sendiri sedang dalam performa luar biasa. Ia menjadi satu-satunya pemain Jerman yang selalu mencetak gol pada empat turnamen besar terakhir.
Di lini belakang, Manuel Neuer yang kini berusia 40 tahun akan kembali mengawal gawang dengan dukungan Joshua Kimmich, Jonathan Tah, Nico Schlotterbeck, dan Nathaniel Brown.
Di kubu Pantai Gading, Amad Diallo berpeluang tampil sebagai starter setelah menjadi pahlawan kemenangan atas Ekuador. Pemain Manchester United tersebut telah mencetak enam gol internasional sejak Oktober tahun lalu, terbanyak di skuad Pantai Gading saat ini.
Prediksi Susunan Pemain
Jerman (4-2-3-1):
Neuer; Kimmich, Tah, Schlotterbeck, Brown; Pavlovic, Nmecha; Sane, Musiala, Wirtz; Havertz.
Pantai Gading (4-4-2):
Y. Fofana; Doue, Singo, Agbadou, Konan; Diallo, Kessie, S. Fofana, Diomande; Bonny, Toure.
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading
Pantai Gading memiliki kecepatan dan daya ledak yang cukup untuk mengeksploitasi kelemahan pertahanan Jerman. Namun secara keseluruhan, kedalaman skuad, kreativitas lini tengah, serta kualitas individu para pemain Der Panzer masih berada di level yang lebih tinggi.
Jerman juga memiliki kebiasaan memulai pertandingan dengan agresif dan selalu mencetak gol pertama dalam sembilan dari 10 laga internasional terakhir mereka.
Meski Pantai Gading diprediksi mampu memberikan perlawanan sengit, pengalaman dan kualitas Jerman diyakini akan menjadi pembeda dalam laga ini.
Jerman 3-2 Pantai Gading.

