Jakarta (tutur.co.id) – Eksekusi Hotel Sultan yang dilakukan aparat gabungan termasuk dari pihak Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) pada Kamis pagi 18 Juni 2026 mendapat perlawanan sengit dari sekelompok orang berpakaian preman. Kericuhan pun tak terhindarkan dan memaksa petugas kepolisian mengamankan beberapa orang.
Dari pantauan redaksi di lapangan, proses eksekusi yang berbekal surat perintah dari PN Jakarta Pusat ini memang melibatkan personel gabungan dari PPKGBK, Kementerian Sekretariat Negara, hingga petugas kepolisian.
Kedatangan tim eksekusi ini rupanya sudah ditunggu sekelompok orang yang bertahan di Hotel Sultan yang diduga kuat selain penghuni dan karyawan hotel juga beberapa orang berpakaian preman dari PT Indobuildco.
“Kami minta saudara tertib agar kami bisa melakukan inventarisir bersama PN Jakarta Pusat. Kami mohon sekali lagi, yang masih berada dalam gedung untuk segera keluar,” ujar pihak PPKGBK lewat pengeras suara.
Kericuhan sendiri pecah saat saat tim eksekusi mendapat penghadangan di loby hotel dari sekelompok orang yang sebagian besar orang Timur. Tak hanya itu, tim eksekusi bahkan sempat dilempari batu dan kayu sehingga kericuhan tak terhindarkan.
Hingga berita ini diturunkan, eksekusi Hotel Sultan masih tertahan karena sekelompok orang masih bertahan di dalam loby hotel. Bahkan tampak masih ada beberapa tamu hotel yang masih menginap dan tertahan di dalam hotel.
Diberitakan sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak gugatan PT Indobuildco melawan Menteri Sekretaris Negara casu quo (c.q.) PPKGBK terkait pengelolaan Hotel Sultan. Putusan itu disampaikan pada 28 November 2025 melalui e-court.
Dalam perkara perdata Nomor 208/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Pst., pengadilan menyimpulkan negara (melalui Hak Pengelolaan Lahan Nomor 1/Gelora) merupakan pemilik sah.
Dengan demikian, hak guna bangunan Hotel Sultan telah dihapus demi hukum sejak 2023, tindakan negara sah, dan Indobuildco wajib mengosongkan seluruh kawasan Hotel Sultan, termasuk tanah dan bangunan. Putusan tersebut bersifat uitvoerbaar bij voorraad atau dapat segera dilaksanakan.

