Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Real Madrid Resmi Datangkan Bernardo Silva, Revolusi Mourinho Berlanjut
  • Uzbekistan vs Kolombia: Debut Bersejarah White Wolves Terancam Berakhir Pahit
  • Ghana vs Panama: Black Stars Sudah Tidak Lagi Menakutkan
  • KPK Usut Relasi Titin Rita Lestari dan Augusz Terkait Korupsi Muara Enim
  • Bos Infinity International Mangkir Pemeriksaan KPK Terkait Korupsi Bea dan Cukai
  • Periksa Eks Stafsus Gus Yaqut, KPK Dalami Aliran Uang Kemenag ke Pansus Haji DPR
  • Korupsi Bea Cukai: KPK Terima Bukti Transfer Blueray ke Ahmad Dedi Rp 30 M
  • OJK Proyeksikan Dana Kelolaan Rp13,89 Triliun pada 2027, Mayoritas Bersumber dari Industri Jasa Keuangan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Uzbekistan vs Kolombia: Debut Bersejarah White Wolves Terancam Berakhir Pahit

Uzbekistan vs Kolombia: Debut Bersejarah White Wolves Terancam Berakhir Pahit

Sepakbola Deba Salamah18 Juni 2026 / 02:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Piala Dunia 2026: Uzbekistan vs Kolombia. (AI/Tutur)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Mexico City (Tutur.co.id) – Uzbekistan akan menjalani salah satu momen terbesar dalam sejarah sepak bolanya saat menghadapi Kolombia pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026) pukul 09.00 WIB. Pertandingan ini menjadi debut Uzbekistan di putaran final Piala Dunia, sementara Kolombia datang dengan ambisi besar untuk kembali bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.

Kedua tim mengincar posisi dua besar Grup K yang juga dihuni Portugal dan DR Kongo. Dengan ketatnya persaingan di grup ini, hasil positif pada laga pembuka akan sangat menentukan peluang mereka untuk melangkah ke babak gugur.

Uzbekistan Ukir Sejarah, Kini Hadapi Tantangan Besar

Setelah berkali-kali gagal di ambang kelolosan sejak merdeka dari Uni Soviet pada 1991, Uzbekistan akhirnya berhasil mewujudkan impian tampil di Piala Dunia.

Tim berjuluk White Wolves tampil impresif sepanjang kualifikasi zona Asia. Mereka hanya menelan satu kekalahan dari 16 pertandingan dan sukses mengamankan tiket menuju Amerika Utara.

Menariknya, pencapaian tersebut tidak membuat posisi pelatih Timur Kapadze aman. Federasi Sepak Bola Uzbekistan kemudian menunjuk legenda Italia, Fabio Cannavaro, sebagai pelatih baru. Mantan kapten Italia yang mengangkat trofi Piala Dunia 2006 itu kini mendapat tugas membawa Uzbekistan bersaing di panggung terbesar sepak bola dunia.

Persiapan Uzbekistan menuju turnamen belum sepenuhnya meyakinkan. Dalam dua laga uji coba terakhir, mereka kalah 0-2 dari Kanada dan takluk 1-2 dari Belanda. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Cannavaro masih memiliki pekerjaan besar untuk meningkatkan daya saing timnya.

Laga melawan Kolombia menjadi ujian pertama sebelum mereka menghadapi tantangan yang lebih berat kontra Portugal pada pertandingan berikutnya. Bagi hampir 40 juta penduduk Uzbekistan, pertandingan ini bukan sekadar laga pembuka, melainkan momen bersejarah yang telah lama dinantikan.

Baca Juga  Perusahaan Nakal Langgar THR, Komisi IX DPR: Sanksi Tegas

Kolombia Datang dengan Ambisi Melangkah Jauh

Jika Uzbekistan baru mencicipi atmosfer Piala Dunia, Kolombia justru akan menjalani partisipasi ketujuh mereka di turnamen ini. Setelah mencapai final Copa America edisi terakhir, harapan publik Kolombia kembali meningkat. Banyak yang percaya Los Cafeteros memiliki kualitas untuk melampaui pencapaian terbaik mereka pada Piala Dunia 2014, ketika berhasil menembus perempat final sebelum dihentikan Brasil.

Meski gagal lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar, Kolombia bangkit dengan sangat baik pada siklus kualifikasi kali ini. Mereka finis di posisi ketiga zona CONMEBOL dan bahkan mencatat kemenangan penting 2-1 atas Brasil.

Sepanjang kualifikasi, hanya Argentina yang mampu mencetak gol lebih banyak dibanding Kolombia. Produktivitas tersebut menjadi bukti kualitas lini serang mereka yang dihuni sejumlah pemain berpengalaman.

Peringkat ke-13 dunia FIFA juga mencerminkan kekuatan tim asuhan Nestor Lorenzo. Setelah sempat menelan kekalahan beruntun dari Kroasia dan Prancis pada Maret lalu, Kolombia kembali menemukan momentum lewat kemenangan 3-1 atas Kosta Rika dan 2-0 atas Yordania dalam laga pemanasan menuju Piala Dunia.

Pada kemenangan atas Yordania, Jhon Arias tampil sebagai bintang dengan memborong dua gol dan meningkatkan kepercayaan diri tim menjelang laga pembuka Grup K.

Kekuatan Utama Kedua Tim

Fabio Cannavaro diperkirakan tetap mengandalkan formasi 3-4-2-1 yang menitikberatkan pada organisasi pertahanan. Dalam skema tersebut, bek muda Manchester City, Abdukodir Khusanov, menjadi sosok kunci di lini belakang.

Selain Khusanov, Uzbekistan juga memiliki beberapa pemain berpengalaman seperti Eldor Shomurodov, pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional dengan 44 gol, serta gelandang kreatif Abbosbek Fayzullaev, yang dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Asia 2023.

Fayzullaev mencetak empat gol selama kualifikasi Piala Dunia, sementara Shomurodov menyumbangkan lima gol dan empat assist. Namun Uzbekistan kemungkinan kehilangan gelandang senior Jaloliddin Masharipov yang masih dibekap cedera punggung.

Baca Juga  Bappenas: Perempuan Harus Jadi Co-Creator, Bukan Objek Pembangunan Semata

Di kubu Kolombia, situasinya jauh lebih ideal karena hampir seluruh pemain inti berada dalam kondisi fit. Nestor Lorenzo diperkirakan akan menurunkan trio berbahaya yang terdiri dari Luis Diaz, James Rodriguez, dan Luis Suarez untuk menopang serangan.

Luis Diaz tampil luar biasa selama kualifikasi CONMEBOL dan hanya kalah produktif dari Lionel Messi dalam daftar pencetak gol. Sementara itu, James Rodriguez menjadi raja assist kualifikasi dengan torehan tujuh assist. Di lini tengah, kombinasi Jefferson Lerma dan Richard Rios diyakini akan menjadi motor permainan Kolombia.

Prediksi Susunan Pemain

Uzbekistan (3-4-2-1):
Yusupov; Khusanov, Abdullaev, Ashurmatov; Sayfiev, Shukurov, Mozgovoy, Nazrullaev; Fayzullaev, Urunov; Shomurodov.

Kolombia (4-2-3-1):
Vargas; Munoz, Sanchez, Lucumi, Mojica; Lerma, Rios; Arias, Rodriguez, Diaz; Suarez.

Prediksi Uzbekistan vs Kolombia

Debut di Piala Dunia sering kali menghadirkan tekanan tersendiri, dan Uzbekistan kemungkinan akan bermain lebih hati-hati dengan fokus utama menjaga organisasi pertahanan.

Di sisi lain, Kolombia memiliki pengalaman, kualitas individu, serta kedalaman skuad yang lebih baik. Kombinasi James Rodriguez dan Luis Diaz berpotensi menjadi pembeda dalam pertandingan yang diperkirakan berlangsung ketat.

Uzbekistan diyakini mampu memberikan perlawanan sengit, tetapi pengalaman Kolombia di level internasional bisa menjadi faktor penentu.

Los Cafeteros diperkirakan mampu mengamankan tiga poin penting pada laga pembuka Grup K, meski harus bekerja keras untuk membongkar pertahanan disiplin Uzbekistan.

Uzbekistan 0-2 Kolombia.

headline James Rodriguez Kolombia Piala Dunia 2026 Uzbekistan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGhana vs Panama: Black Stars Sudah Tidak Lagi Menakutkan
Next Article Real Madrid Resmi Datangkan Bernardo Silva, Revolusi Mourinho Berlanjut

Berita Lainnya

Real Madrid Resmi Datangkan Bernardo Silva, Revolusi Mourinho Berlanjut

18 Juni 2026 / 05:00 WIB

Ghana vs Panama: Black Stars Sudah Tidak Lagi Menakutkan

18 Juni 2026 / 00:00 WIB

OJK Proyeksikan Dana Kelolaan Rp13,89 Triliun pada 2027, Mayoritas Bersumber dari Industri Jasa Keuangan

17 Juni 2026 / 20:31 WIB

Inggris vs Kroasia: Pertarungan Dua Generasi di Piala Dunia 2026

17 Juni 2026 / 18:00 WIB

Penuh Rekor Messi di Piala Dunia 2026 Banjir Pujian, Menanti Respon Ronaldo

17 Juni 2026 / 16:39 WIB

Polri Minta Tambahan Anggaran Rp66,1 Triliun di 2027, Ini Rinciannya

17 Juni 2026 / 15:22 WIB
Form Komentar Cancel Reply

IIMS 2026 Siap Digelar, Dyandra Promosindo Paparkan Tren dan Strategi Pameran

Galuh Parantri30 Januari 2026 / 12:00 WIB

Real Madrid Resmi Datangkan Bernardo Silva, Revolusi Mourinho Berlanjut

18 Juni 2026 / 05:00 WIB

Uzbekistan vs Kolombia: Debut Bersejarah White Wolves Terancam Berakhir Pahit

18 Juni 2026 / 02:00 WIB

Ghana vs Panama: Black Stars Sudah Tidak Lagi Menakutkan

18 Juni 2026 / 00:00 WIB

KPK Usut Relasi Titin Rita Lestari dan Augusz Terkait Korupsi Muara Enim

17 Juni 2026 / 23:01 WIB

Bos Infinity International Mangkir Pemeriksaan KPK Terkait Korupsi Bea dan Cukai

17 Juni 2026 / 22:08 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.