Jakarta (tutur.co.id)- PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memperingati hari jadinya yang ke-18 melalui doa bersama yang dipusatkan di Jakarta dan diikuti secara daring oleh seluruh pekerja di wilayah operasi, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut turut diisi tausiah oleh Ustadz Agus Choirul Huda serta penyaluran santunan kepada 200 anak yatim piatu dan dhuafa. Informasi tersebut disampaikan berdasarkan keterangan yang diterima redaksi Tutur.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengatakan usia ke-18 menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan perusahaan yang dibangun melalui dedikasi, inovasi, dan komitmen seluruh pekerja dalam mendukung ketahanan energi nasional. Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi selama hampir dua dekade berhasil dilalui berkat kolaborasi dan semangat untuk terus memberikan kinerja terbaik bagi industri energi.
Saat ini, Pertamina Drilling tercatat sebagai salah satu perusahaan jasa pengeboran terbesar di Indonesia dengan mengoperasikan 58 rig darat dan lepas pantai. Perusahaan juga terus memperluas kapabilitas bisnis melalui layanan pendukung pengeboran, pengembangan panas bumi, serta berbagai solusi energi yang mendukung transisi energi nasional.
Avep menegaskan, capaian kinerja positif yang diraih perusahaan tidak terlepas dari penguatan budaya kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE) di seluruh lini operasional. Ia menekankan bahwa keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama dan diwujudkan sebagai budaya kerja sehari-hari.
Sejalan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pertamina Drilling mengajak seluruh pekerja melakukan aksi penanaman pohon di lingkungan rumah maupun area operasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi tema perusahaan tahun ini, “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, sekaligus memperkuat komitmen penerapan konsep green drilling.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inovasi ramah lingkungan, mulai dari pemanfaatan panel surya, penggunaan lampu LED hemat energi, teknologi penyimpanan energi berbasis baterai Petrovolt, hingga pengembangan proyek dual fuel engine dan pengeboran panas bumi. Ke depan, Pertamina Drilling juga menyiapkan pengembangan bisnis carbon capture storage dan carbon capture utilization and storage (CCS/CCUS) untuk mendukung strategi pertumbuhan berkelanjutan perusahaan.

