Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • 21 Kali Gempa Susulan Guncang Palu hingga Plafon Kampus UNTAD Roboh
  • Skandal Korupsi MBG: Asep Somantri, Orang Kepercayaan Sony yang Punya 500 SPPG
  • Gempa Bumi Magnitudo 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, BPBD Lakukan Pendataan Dampak dan Kerusakan
  • Elza Syarief Mendadak Mundur Sebagai Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Ada Apa?
  • Ekonom Ingatkan Risiko di Balik Sukses Obligasi Danantara: Jangan Terlalu Cepat Berpesta!
  • Comeback Dua Kali! Iran Tunjukkan Jiwa Petarung di Piala Dunia 2026
  • Tersangka Pegawai Bea & Cukai Siap Dibawa ke Pengadilan Tipikor
  • Komisi XII DPR Setujui Pagu Indikatif Kementerian ESDM 2027 Rp27,33 Triliun, Fokus Infrastruktur Energi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Energi & Tambang»Komisi XII DPR Setujui Pagu Indikatif Kementerian ESDM 2027 Rp27,33 Triliun, Fokus Infrastruktur Energi

Komisi XII DPR Setujui Pagu Indikatif Kementerian ESDM 2027 Rp27,33 Triliun, Fokus Infrastruktur Energi

Energi & Tambang Gusti Tetiro16 Juni 2026 / 11:55 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi Kementerian ESDM (Foto: Tutur/ESDM)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Komisi XII DPR RI menyetujui usulan pagu indikatif Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp27,33 triliun. Mayoritas anggaran tersebut akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur energi nasional guna memperkuat ketahanan energi dan mendorong pemerataan akses energi di berbagai daerah.

Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi XII DPR RI bersama Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung pada Senin (15/6/2026).

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, mengatakan hasil pembahasan bersama seluruh unit Eselon I Kementerian ESDM telah menyepakati total pagu indikatif sebesar Rp27,33 triliun.

“Hasil kesepakatan Komisi XII DPR RI dengan seluruh Eselon I Kementerian ESDM yang telah dilakukan hari ini adalah sebesar Rp27,33 triliun,” ujar Bambang dalam rapat tersebut.

Dalam pemaparannya, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan alokasi anggaran tersebut akan dibagi ke sejumlah unit kerja strategis. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi memperoleh porsi terbesar sebesar Rp11,3 triliun, disusul Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan sebesar Rp10,46 triliun dan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) sebesar Rp1,8 triliun.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara memperoleh alokasi Rp702,53 miliar, Badan Geologi Rp749,49 miliar, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ESDM Rp881,43 miliar, serta BPH Migas Rp474,43 miliar.

Menurut Yuliot, sekitar Rp22,48 triliun atau 82% dari total pagu indikatif akan digunakan untuk program strategis infrastruktur energi. Alokasi tersebut mencerminkan fokus pemerintah dalam memperluas akses energi sekaligus memperkuat jaringan distribusi energi nasional.

Sejumlah proyek utama yang akan didanai antara lain pembangunan jaringan gas rumah tangga (jargas) untuk 959.232 sambungan rumah dengan nilai Rp5,21 triliun. Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan Rp3,94 triliun untuk pembangunan pipa gas bumi Dusem.

Baca Juga  Video: Menteri Haji dan Umrah Lepas Kepulangan Perdana Jemaah Haji Indonesia dari Jeddah

Pemerintah juga menyiapkan anggaran Rp702,38 miliar untuk pembangunan pipa transmisi gas Semarang-Solo-Yogyakarta dan Rp577,56 miliar untuk pembangunan pipa transmisi gas Cirebon-Bandung.

Di sektor ketenagalistrikan, anggaran akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur listrik desa (Lisdes) senilai Rp9,75 triliun yang mencakup 3.054 lokasi. Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi 250.000 rumah tangga juga memperoleh alokasi sebesar Rp520 miliar.

Selain itu, pemerintah menganggarkan Rp635,24 miliar untuk program konversi motor listrik dan Rp815,56 miliar untuk program kompor listrik.

APBN 2027 headline infrastruktur energi Kementerian ESDM Komisi XII DPR
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePeriksa 3 Saksi, KPK Telusuri Aset Kasus Kuota Haji
Next Article Tersangka Pegawai Bea & Cukai Siap Dibawa ke Pengadilan Tipikor

Berita Lainnya

Skandal Korupsi MBG: Asep Somantri, Orang Kepercayaan Sony yang Punya 500 SPPG

16 Juni 2026 / 14:01 WIB

Gempa Bumi Magnitudo 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, BPBD Lakukan Pendataan Dampak dan Kerusakan

16 Juni 2026 / 13:22 WIB

Elza Syarief Mendadak Mundur Sebagai Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Ada Apa?

16 Juni 2026 / 12:20 WIB

Ekonom Ingatkan Risiko di Balik Sukses Obligasi Danantara: Jangan Terlalu Cepat Berpesta!

16 Juni 2026 / 12:20 WIB

AS dan Iran Sepakat Damai, Pasar Saham Jepang Melompat Tinggi

16 Juni 2026 / 10:44 WIB

Dari Rekor Salah Hingga Gol Bunuh Diri Tragis, Ini 4 Fakta Belgia vs Mesir

16 Juni 2026 / 10:25 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Korupsi MBG: Indah Buat Nanik S Deyang, Tidak Indah Buat Sony Sonjaya

Toto Pribadi12 Juni 2026 / 21:38 WIB

21 Kali Gempa Susulan Guncang Palu hingga Plafon Kampus UNTAD Roboh

16 Juni 2026 / 14:06 WIB

Skandal Korupsi MBG: Asep Somantri, Orang Kepercayaan Sony yang Punya 500 SPPG

16 Juni 2026 / 14:01 WIB

Gempa Bumi Magnitudo 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, BPBD Lakukan Pendataan Dampak dan Kerusakan

16 Juni 2026 / 13:22 WIB

Elza Syarief Mendadak Mundur Sebagai Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Ada Apa?

16 Juni 2026 / 12:20 WIB

Ekonom Ingatkan Risiko di Balik Sukses Obligasi Danantara: Jangan Terlalu Cepat Berpesta!

16 Juni 2026 / 12:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.