Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Elza Syarief Mendadak Mundur Sebagai Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Ada Apa?
  • Ekonom Ingatkan Risiko di Balik Sukses Obligasi Danantara: Jangan Terlalu Cepat Berpesta!
  • Comeback Dua Kali! Iran Tunjukkan Jiwa Petarung di Piala Dunia 2026
  • Tersangka Pegawai Bea & Cukai Siap Dibawa ke Pengadilan Tipikor
  • Komisi XII DPR Setujui Pagu Indikatif Kementerian ESDM 2027 Rp27,33 Triliun, Fokus Infrastruktur Energi
  • Periksa 3 Saksi, KPK Telusuri Aset Kasus Kuota Haji
  • Uruguay Nyaris Tumbang! Araujo Selamatkan La Celeste dari Kejutan Arab Saudi
  • AS dan Iran Sepakat Damai, Pasar Saham Jepang Melompat Tinggi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»8 Fakta di Balik Kehebatan Cape Verde Tahan Imbang Spanyol

8 Fakta di Balik Kehebatan Cape Verde Tahan Imbang Spanyol

Sepakbola Deba Salamah16 Juni 2026 / 09:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Spanyol ditahan imbang Cape Verde 0-0 di laga perdana Grup H Piala Dunia 2026. (Foto: X @SpainIsFootball)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Atlanta  (Tutur.co.id) – Timnas Spanyol secara mengejutkan gagal meraih kemenangan saat menghadapi Cape Verde pada laga Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Selasa (15/6). Meski mendominasi permainan sepanjang pertandingan, La Furia Roja harus puas bermain imbang 0-0.

Penampilan gemilang kiper veteran Cape Verde, Vozinha, menjadi faktor utama di balik gagalnya Spanyol mencetak gol. Sang penjaga gawang tampil luar biasa dengan serangkaian penyelamatan penting yang membuat gawang Blue Sharks tetap perawan.

Walaupun tidak ada gol yang tercipta, duel ini tetap menghadirkan sejumlah catatan menarik dan bersejarah. Berikut delapan fakta yang mewarnai pertandingan Spanyol kontra Cape Verde.

1. Vozinha Masuk Daftar Kiper Legendaris Piala Dunia

Penjaga gawang Cape Verde, Vozinha, mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia. Dengan usia yang telah melewati 40 tahun, ia menjadi kiper ketiga yang mampu membukukan clean sheet di turnamen ini.

Sebelumnya, pencapaian serupa hanya pernah dilakukan oleh Peter Shilton dan Dino Zoff. Penampilan solid Vozinha menjadi fondasi utama keberhasilan Cape Verde menahan gempuran Spanyol.

2. Cape Verde Cetak Rekor Fair Play yang Langka

Meski hanya menguasai 26 persen bola, Cape Verde menunjukkan disiplin luar biasa. Sepanjang pertandingan, mereka hanya melakukan satu pelanggaran.

Catatan tersebut menjadi jumlah pelanggaran paling sedikit yang pernah dilakukan sebuah tim dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak edisi 1966.

3. Spanyol Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan

Hasil imbang ini memang mengecewakan bagi Spanyol, tetapi mereka tetap memperpanjang rekor impresif tanpa kekalahan.

Kini La Furia Roja telah menjalani 32 pertandingan kompetitif secara beruntun tanpa kalah, dengan rincian 25 kemenangan dan tujuh hasil imbang. Rekor ini menjadi yang terbaik dalam sejarah tim nasional Spanyol.

Baca Juga  Sergio Ramos Selangkah Lagi Menjadi Pemilik Baru Sevilla

4. Lamine Yamal Tetap Bersinar Meski Hanya Bermain 19 Menit

Masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-71, Lamine Yamal langsung memberikan dampak signifikan.

Menariknya, pemain muda tersebut menjadi pemain dengan jumlah dribel terbanyak dalam pertandingan ini, yakni lima kali. Statistik itu menunjukkan betapa berbahayanya Yamal meski hanya tampil kurang dari 20 menit.

5. Spanyol Sangat Dominan, Tetapi Mandul

Spanyol tampil sangat dominan dengan 74 persen penguasaan bola dan total 27 tembakan sepanjang laga.

Jumlah tersebut menjadi catatan tembakan terbanyak yang dibuat Spanyol dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak menghadapi Uruguay pada edisi 1966. Namun, efektivitas penyelesaian akhir menjadi masalah besar karena tak satu pun peluang mampu berbuah gol.

6. Gavi Masuk Jajaran Pemain Muda Bersejarah

Gelandang Spanyol, Gavi, kembali mencatatkan prestasi individu yang mengesankan.

Pada usia 21 tahun 314 hari, ia menjadi pemain termuda ketiga yang telah tampil dalam sedikitnya lima pertandingan bersama tim nasional Spanyol. Di atasnya hanya ada Iker Casillas dan Miguel Tendillo.

7. Wakil Afrika Kembali Menjadi Momok bagi Spanyol

Hasil imbang melawan Cape Verde memperpanjang tren kurang menguntungkan Spanyol saat menghadapi tim-tim Afrika di Piala Dunia.

Dalam tiga edisi terakhir, Spanyol gagal meraih kemenangan atas wakil Benua Afrika. Sebelumnya, mereka juga ditahan imbang Maroko pada Piala Dunia 2018 dan 2022.

8. Cape Verde Langsung Ukir Sejarah pada Debut Piala Dunia

Meski hanya meraih satu poin, hasil ini terasa seperti kemenangan bagi Cape Verde.

Tim berjuluk Blue Sharks sukses mencatat clean sheet pada pertandingan pertama mereka di putaran final Piala Dunia. Bahkan, mereka nyaris mencuri kemenangan pada menit ke-90 melalui sundulan Borges yang masih mampu diamankan Unai Simón.

Baca Juga  Amerika Serikat vs Paraguay: Tuan Rumah Bidik Awal Sempurna
Atlanta Stadium Cape Verde Grup H Piala Dunia 2026 Spanyol
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKenaikan Pertamax: Menyelamatkan APBN dengan Pertaruhan Stabilitas Negara
Next Article Berikut Sambutan Prabowo Saat Menjamu Presiden Jerman di Istana Negara

Berita Lainnya

Comeback Dua Kali! Iran Tunjukkan Jiwa Petarung di Piala Dunia 2026

16 Juni 2026 / 12:15 WIB

Uruguay Nyaris Tumbang! Araujo Selamatkan La Celeste dari Kejutan Arab Saudi

16 Juni 2026 / 10:50 WIB

Dari Rekor Salah Hingga Gol Bunuh Diri Tragis, Ini 4 Fakta Belgia vs Mesir

16 Juni 2026 / 10:25 WIB

Tak Terima Kualifikasi Disebut Tak Menarik, 13 Federasi Balik Serang UEFA

16 Juni 2026 / 05:00 WIB

Iran vs Selandia Baru: Ujian Mental Tim Melli di Tengah Badai Politik

16 Juni 2026 / 02:00 WIB

Utak-Atik Peluang Kalah dan Menang Laga Grup G dan H Piala Dunia 2026

16 Juni 2026 / 00:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Kematian Ayah Hansi Flick Sedikit Redakan Panasnya Duel El Clasico

Toto Pribadi11 Mei 2026 / 00:17 WIB

Elza Syarief Mendadak Mundur Sebagai Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Ada Apa?

16 Juni 2026 / 12:20 WIB

Ekonom Ingatkan Risiko di Balik Sukses Obligasi Danantara: Jangan Terlalu Cepat Berpesta!

16 Juni 2026 / 12:20 WIB

Comeback Dua Kali! Iran Tunjukkan Jiwa Petarung di Piala Dunia 2026

16 Juni 2026 / 12:15 WIB

Tersangka Pegawai Bea & Cukai Siap Dibawa ke Pengadilan Tipikor

16 Juni 2026 / 12:09 WIB

Komisi XII DPR Setujui Pagu Indikatif Kementerian ESDM 2027 Rp27,33 Triliun, Fokus Infrastruktur Energi

16 Juni 2026 / 11:55 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.