Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Amerika Serikat Menggila! Paraguay Dibantai 4-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
  • Cara Licik Andri Mulyono Dapat Tender Motor Listrik MBG, Meski Tak Punya Dealer
  • Lokasi Layanan Samsat Keliling Akhir Pekan 13 Juni 2026
  • Lokasi Layanan SIM Keliling Akhir Pekan 13 Juni 2026
  • Makna Lagu Rusak Ancur dari Slank, Kritik Kerusakan Lingkungan dan Proyek Pembangunan
  • Asam Lambung Bisa Berujung Kanker hingga Kematian, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
  • Perundingan Masih Berlangsung, Tapi Amerika Serikat Masih Blokade Perairan Iran
  • Bukan Neymar atau Vinicius, Kaka Justru Jagokan Sosok Ini di Timnas Brasil
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hiburan»Makna Lagu Rusak Ancur dari Slank, Kritik Kerusakan Lingkungan dan Proyek Pembangunan

Makna Lagu Rusak Ancur dari Slank, Kritik Kerusakan Lingkungan dan Proyek Pembangunan

Hiburan Sasha Widiawati13 Juni 2026 / 08:50 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Grup musik legendaris Indonesia, Slank, kembali menghadirkan karya yang sarat kritik sosial melalui lagu berjudul “Rusak Ancur”. Lagu ini menjadi salah satu trek dalam album terbaru mereka, Republik Fufufafa, yang resmi dirilis pada 6 Juni 2026.

Ditulis oleh Bimbim Slank, “Rusak Ancur” hadir sebagai bentuk kegelisahan terhadap berbagai persoalan lingkungan yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Tak hanya dari sisi lirik, video musik lagu ini juga menarik perhatian karena memadukan rekaman asli dengan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Meski baru dirilis, lagu tersebut mulai mendapat perhatian publik. Di platform Spotify, “Rusak Ancur” telah mengumpulkan ribuan pemutaran, sementara video musiknya di YouTube telah ditonton ratusan ribu kali.

Melalui lirik yang lugas dan khas Slank, “Rusak Ancur” menggambarkan kondisi lingkungan yang mengalami kerusakan akibat eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan.

Lagu ini menyoroti sejumlah isu yang selama ini menjadi perdebatan publik, mulai dari abrasi pantai, ekspor pasir laut, deforestasi, perluasan perkebunan sawit, hingga maraknya aktivitas pertambangan di berbagai daerah.

Dalam salah satu bagian lagu, Slank mempertanyakan bagaimana kekayaan alam yang seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat justru dianggap lebih menguntungkan pihak-pihak tertentu melalui pemberian izin eksploitasi sumber daya alam.

Pesan tersebut semakin diperkuat dengan pengulangan frasa “Rusak Ancur” yang menjadi gambaran kondisi alam yang dinilai semakin terdegradasi akibat aktivitas manusia.

Tidak hanya berbicara soal kerusakan lingkungan secara umum, lagu ini juga menyentuh sejumlah proyek pembangunan yang sempat menjadi perhatian publik.

Slank menyinggung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan pengambilan material dari sejumlah wilayah yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Selain itu, proyek food estate juga menjadi salah satu tema yang muncul dalam lirik lagu tersebut.

Baca Juga  Filosofi Warren Buffett: Mengintip Etos Kerja Sederhana “The Oracle of Omaha”

Lewat pendekatan satir, Slank mempertanyakan efektivitas sejumlah program pembangunan yang dianggap menimbulkan persoalan baru bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.

Namun demikian, lagu ini tidak secara langsung menyerang pihak tertentu. Slank lebih memilih menggunakan bahasa kritik yang terbuka untuk mengajak publik berpikir mengenai keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam.

Sejak awal kariernya, Slank dikenal sebagai grup musik yang kerap mengangkat isu sosial, politik, dan lingkungan melalui karya-karyanya. Tradisi tersebut kembali terlihat dalam “Rusak Ancur”.

Dalam keterangan resminya, Slank menyebut lagu ini sebagai sarana untuk menyampaikan kritik terhadap berbagai bentuk kerusakan alam yang terjadi akibat ulah manusia dan berbagai kepentingan ekonomi.

Pesan yang ingin disampaikan bukan sekadar menyoroti kerusakan lingkungan, tetapi juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem demi generasi mendatang.

Secara keseluruhan, “Rusak Ancur” merupakan refleksi atas kondisi lingkungan yang dinilai semakin rentan akibat eksploitasi sumber daya alam dan pembangunan yang tidak selalu mempertimbangkan dampak ekologis.

Melalui lirik yang sederhana namun tajam, Slank mengajak pendengar untuk lebih peduli terhadap kondisi alam Indonesia. Lagu ini menjadi pengingat bahwa pembangunan dan pertumbuhan ekonomi seharusnya berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Dengan gaya musik rock yang enerjik dan lirik yang penuh kritik, “Rusak Ancur” kembali menegaskan posisi Slank sebagai salah satu grup musik Indonesia yang konsisten menyuarakan isu-isu sosial melalui karya mereka. (sas)

album Republik Fufufafa lirik Rusak Ancur makna lagu Rusak Ancur Slank band Slank Rusak Ancur
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAsam Lambung Bisa Berujung Kanker hingga Kematian, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
Next Article Lokasi Layanan SIM Keliling Akhir Pekan 13 Juni 2026

Berita Lainnya

Bukan Cuma Bali, Destinasi Wisata Indonesia Ini Jadi Favorit Turis Asia

06 Juni 2026 / 09:03 WIB

Alasan Orang Tak Suka Rayakan Ulang Tahun, Bukan Anti Sosial

21 Mei 2026 / 22:00 WIB

Viral Nobar Film Pesta Babi Dibubarkan, Ini Sinopsis dan Isu yang Diangkat

14 Mei 2026 / 09:13 WIB

Masyarakat Sipil Kecam Pembubaran Paksa Nobar Film Pesta Babi

13 Mei 2026 / 18:48 WIB

Tak Hanya Pesta Babi, Ini Deretan Film Indonesia yang Bikin Heboh

13 Mei 2026 / 16:45 WIB

BNI Dorong Generasi Muda Melek Keuangan Digital lewat Festival Cashless di Melodia 2026

09 Mei 2026 / 21:09 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Pramono Anung Tidak Gelar Operasi Yustisi Pendatang Baru di Ibu Kota

Deba Salamah22 Maret 2026 / 01:00 WIB

Amerika Serikat Menggila! Paraguay Dibantai 4-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

13 Juni 2026 / 11:46 WIB

Cara Licik Andri Mulyono Dapat Tender Motor Listrik MBG, Meski Tak Punya Dealer

13 Juni 2026 / 10:55 WIB

Lokasi Layanan Samsat Keliling Akhir Pekan 13 Juni 2026

13 Juni 2026 / 09:08 WIB

Lokasi Layanan SIM Keliling Akhir Pekan 13 Juni 2026

13 Juni 2026 / 09:03 WIB

Makna Lagu Rusak Ancur dari Slank, Kritik Kerusakan Lingkungan dan Proyek Pembangunan

13 Juni 2026 / 08:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.