Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • The Last Dance Piala Dunia 2026: Pulang Sebagai Juara atau Tinggal Kenangan
  • Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026 Usai Kalah 0-1 dari Australia
  • Pertarungan Para Jenderal Lapangan Tengah untuk Takhta Dunia
  • Piala Dunia 2026 Jadi Arena Duel Para Predator Lapangan Hijau
  • Bantah Terima Suap, KPK Beberkan Peran Titin Rita Lestari Kasus Muara Enim
  • Kenalkan BMO Field Toronto, Stadion Paling Imut di Piala Dunia 2026
  • Bupati Muara Enim Dipalak Rp1,6 M untuk Sulap Hasil Audit BPK
  • DPR Sepakati KEM-PPKF Tahun Anggaran 2027, Defisit Dijaga di Bawah Batas Aman
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026 Usai Kalah 0-1 dari Australia

Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026 Usai Kalah 0-1 dari Australia

Sepakbola Deba Salamah12 Juni 2026 / 00:15 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pemain timnas U-19 Indonesia Fabio Azkairawan menggiring bola pada laga Piala AFF U19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Minggu (7/6/2026). (ANTARA/Juraidi)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Deli Serdang (Tutur.co.id) – Timnas Indonesia harus mengubur impiannya melaju ke final Piala AFF U-19 2026 setelah kalah 0-1 dari Australia pada laga semifinal yang berlangsung di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Kamis (11/6/2026) malam.

Gol tunggal yang menentukan kemenangan Australia dicetak oleh Marcus Edward Neil pada menit ke-88. Hasil tersebut mengantarkan Australia ke partai final untuk menghadapi Thailand pada Sabtu (13/6/2026) malam pukul 20.15 WIB.

Sementara itu, Indonesia akan menghadapi Kamboja dalam pertandingan perebutan tempat ketiga yang digelar pada hari yang sama pukul 16.00 WIB.

Thailand memastikan tiket ke final setelah menaklukkan Kamboja dengan skor meyakinkan 4-0. Kemenangan tersebut membuat Thailand berhak menantang Australia dalam laga puncak turnamen.

Pertandingan semifinal antara Indonesia dan Australia berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Disaksikan 22.628 penonton, kedua tim tampil agresif dan saling menekan.

Meski beberapa peluang berhasil diciptakan, tidak ada gol yang tercipta sepanjang babak pertama. Hingga wasit Bainazarrov Alimardom asal Kirgistan meniup peluit tanda turun minum, skor tetap bertahan 0-0.

Memasuki babak kedua, pelatih Indonesia Nova Arianto melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan daya serang tim. Theodore Evan Leeming, Nazriel Alfaro Syahdan, dan Eizar Jacob Tanjung ditarik keluar, lalu digantikan oleh Reno Salampessy, Jardim, dan Amar Rayhan Brkic.

Perubahan tersebut mulai memberikan dampak positif. Pada menit ke-66, Amar Rayhan Brkic memperoleh peluang emas setelah menerima umpan dari lini tengah. Namun, kesempatan itu belum mampu dikonversi menjadi gol.

Indonesia kembali mendapatkan peluang matang pada menit ke-79. Dimas Adi Prasetyo yang menerima umpan terukur dari Amar Rayhan Brkic berhasil lolos tanpa kawalan. Sayangnya, sontekannya masih melebar di sisi kanan gawang Australia.

Baca Juga  Kritik Tidak Menggoyahkan Komitmen Beckham Putra untuk Garuda

Saat Indonesia terus berupaya memecah kebuntuan, Australia justru berhasil mencuri gol pada menit ke-88. Marcus Edward Neil memanfaatkan peluang yang ada untuk menjebol gawang Indonesia dan membawa timnya unggul 1-0.

Skor tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir, sekaligus memastikan langkah Australia ke final Piala AFF atau ASEAN Boys Championship U-19 2026.

Usai pertandingan, pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, mengakui anak asuhnya telah menunjukkan perkembangan yang positif meski harus menerima kekalahan.

Menurut Nova, laga melawan Australia menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda Indonesia, terutama mengenai pentingnya menjaga fokus sepanjang pertandingan.

“Melawan Australia adalah pertandingan yang sangat luar biasa. Kami banyak belajar dari laga ini, terutama bahwa kehilangan fokus bisa berakibat fatal,” ujar Nova.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia lebih banyak mengandalkan skema serangan balik untuk menghadapi Australia. Sejumlah peluang berhasil diciptakan pada babak kedua, namun gagal dikonversi menjadi gol.

Nova menegaskan fokus tim kini beralih ke pertandingan perebutan posisi ketiga melawan Kamboja.

“Fokus berikutnya adalah menghadapi Kamboja dalam perebutan juara ketiga. Turnamen ini akan menjadi bahan evaluasi bagi kami agar bisa lebih baik lagi menghadapi prakualifikasi Piala Asia,” katanya.

Di kubu lawan, pelatih Australia, Richard Garcia, mengaku puas dengan perjuangan timnya yang berhasil mencapai final meski harus bekerja keras sepanjang pertandingan.

Menurut Garcia, Australia terus berusaha mencari celah untuk membongkar pertahanan Indonesia dan baru mampu menemukan hasilnya menjelang akhir laga.

“Sepanjang pertandingan kami terus berusaha membongkar pertahanan lawan, dan usaha itu akhirnya berhasil di penghujung laga,” ujarnya.

bak utama The Three Lions. Sementara itu, Lamine Yamal berpotensi menjadi kejutan terbesar turnamen apabila mampu membawa Spanyol melangkah jauh.

Baca Juga  Sule Putuskan Pensiun Setelah Lama Dihantui Cedera
Australia Nova Arianto Piala AFF U-19 Sepak Bola Nasional Timnas Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePertarungan Para Jenderal Lapangan Tengah untuk Takhta Dunia
Next Article The Last Dance Piala Dunia 2026: Pulang Sebagai Juara atau Tinggal Kenangan

Berita Lainnya

The Last Dance Piala Dunia 2026: Pulang Sebagai Juara atau Tinggal Kenangan

12 Juni 2026 / 01:00 WIB

Pertarungan Para Jenderal Lapangan Tengah untuk Takhta Dunia

11 Juni 2026 / 23:45 WIB

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Duel Para Predator Lapangan Hijau

11 Juni 2026 / 22:45 WIB

Kenalkan BMO Field Toronto, Stadion Paling Imut di Piala Dunia 2026

11 Juni 2026 / 20:48 WIB

Stadion Akron Paling Unik: Tribun Ternyaman Nonton Piala Dunia 2026

11 Juni 2026 / 19:43 WIB

Levi’s Stadium, Venue Piala Dunia 2026 yang Punya Kebun Organik di Atap

11 Juni 2026 / 17:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

7 Ceklist Wajib Sebelum Mudik 2026 dengan Mobil Pribadi

Galuh Parantri12 Maret 2026 / 11:00 WIB

The Last Dance Piala Dunia 2026: Pulang Sebagai Juara atau Tinggal Kenangan

12 Juni 2026 / 01:00 WIB

Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026 Usai Kalah 0-1 dari Australia

12 Juni 2026 / 00:15 WIB

Pertarungan Para Jenderal Lapangan Tengah untuk Takhta Dunia

11 Juni 2026 / 23:45 WIB

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Duel Para Predator Lapangan Hijau

11 Juni 2026 / 22:45 WIB

Bantah Terima Suap, KPK Beberkan Peran Titin Rita Lestari Kasus Muara Enim

11 Juni 2026 / 21:59 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.